√ Pengertian Dongeng, Struktur, Unsur, Ciri, dan Jenisnya

Diposting pada

Pendidikan.Co.Id – Secara singkat definisi dongeng ini merupakan bentuk sastra lama yang meceritakan mengenai suatu hal yang fiksi atau artinyatidak nyata, namun tetap sangat disukai oleh banyak orang khususnya anak-anak.Penjelasan ini tidak hanya pengertiannya saja, tapi juga kita membahas struktur dongeng, ciri dan jenis-jenis dongeng. penjelasannya sebagai berikut :

Pengertian Dongeng, Struktur, Unsur, Ciri, dan Jenisnya

Pengertian Dongeng

Pengertian Dongeng merupakan bentuk sastra lama yang menceritakan mengenai suatu peristiwa atua kejadian yang luar biasa berupa fiksi (tidak nyata) atau khayalan.

Dongeng ini merupakan bentuk cerita tradisional atau juga cerita yang disampaikan secara terun-temurun dari nenek moyang yang mempunyai fungsi untuk dapat mengajarkan nilai-nilai moral serta juga sebagai hibuaran.

Dari pengertian dongeng yang dipaparkan diatas, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa pengertian dongeng itu merupakan salah satu jenis karya sastra yang menceritakan sesuatu hal yang tidak nyata fiktif untuk digunakan sebagai pelajaran serta sebagai hiburan bagi masyarakat.

Struktur Dongeng

Sebuah dongeng itu dibangun oleh tiga (3) bagian penting, yakni pendahuluan, isi atau peristiwa, serta penutup. Dibawah ini merupakan penjelasan dari masing-masing bagian dari dongeng.

  1. Pendahuluan, berisi kalimat pengantar untuk memulai dongeng.
  2. Isi (kejadian/Peristiwa),merupakan bagian penting dari dongeng yang menceritakan mengenai urutan kejadian dari suatu peristiwa.
  3. Penutup, merupakan bagian akhir cerita yang dibuat untuk mengakhiri cerita.

Unsur Dongeng

Terdapat Unsur Intrinsik dan juga Ekstrinsik didalam dongeng, pennjelasannya sebagai berikut :

Unsur Intrinsik Dongeng

  1. Tema
    Tema merupakan suatu gagasan pokok yang mendasari terbentuknya sebuah dongeng.
  2. Latar
    Latar atau setting merupakan ruang, waktu, suasana, serta juga alat pada peristiwa/kejadian yang terjadi dalam sebuah karya sastra.
  3. Alur
    Alur atau plot ini merupakan jalan cerita dalam sebuah karya sastra.
  4. Tokoh
    Tokoh merupakan pelaku dalam sebuah cerita.
  5. Penokohan (Watak/Karakter Tokoh)
    Penokohan merupakan watak, sifat, sikap, kondisi fisik serta juga karakter yang dimiliki oleh tokoh dalam sebuah cerita.
  6. Sudut Pandang
    Sudut pandang merupakan posisi pengarang dalam memandang suatu peristiwa dalam sebuah cerita.
  7. Amanat
    Amanat merupakan sebuah pesan yang ingin disampaikan seorang penulis atau juga pengarang cerita kepada pembaca.

Unsur Ekstrinsik

Latar Belakang Masyarakat

Latar belakang masyarakat ini merupakan faktor-faktor didalam lingkungan masyarakat penulis yang mempengaruhi penulisan dongeng oleh penulis tersebut. Beberapa contoh latar belakang masyarakat ini antara lain adalah :

  1. Ideologi Negara
  2. Kondisi Politik
  3. Kondisi Sosial
  4. Kondisi Ekonomi
  5. Nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat tersebut

Latar Belakang Pengarang

Latar belakang pengarang ini merupakan faktor-faktor didalam pengarang yang mempengaruhi penulisan dongeng tersebut, beberapa faktor dari latar belakang pengarang ini diantaranya:

  1. Riwayat hidup penulis
  2. Kondisi psikologis
  3. Aliran sastra penulis

Ciri-Ciri Dongeng

Seperti layaknya cerita-cerita yang lain, dongeng mempunyai beberapa ciri yang membedakannya dengan bentuk cerita yang lain. Dibawah ini merupakan beberapa ciri-ciri dongeng yang benar.

  1. Diceritakan dengan alur yang sederhana.
  2. Alur cerita singkat dan cepat.
  3. Tokoh yang ada tidak diceritakan secara detail.
  4. Peristiwa yang ada didalamnya kebanyakan fiktif atau khayalan.
  5. Ditulis dengan gaya pencitraan secara lisan.
  6. Lebih menekankan pada bagian isi atau persitiwa.

Jenis-Jenis Dongeng

Terdapat beberapa macam dongeng yang perlu kamu ketahui, Dibawah ini merupakan pembagian jenis-jenis dongeng, diantaranya :

  1. Mite merupakan salah satu bentuk dongeng yang menceritakan tentang hal-hal gaib seperti cerita dewa, hantu, peri, serta hal-hal gaib lainnya.
  2. Sage merupakan cerita dongeng yang menceritakan mengenai kepahlawanan, keperkasaan, serta kesaktian dari seseorang tokoh.
  3. Fabel merupakan bentuk dongeng yang tokoh utamanya ini ialah hewan yang mempunyai perilaku seperti manusia.
  4. Legenda merupakan dongeng yang menceritakan mengenai peristiwa atau kejadian atau asal-usul dari suatu tempat atau juga benda.
  5. Cerita jenaka merupakan cerita yang berisi mengenai peristiwa atau kejadian-kejadian lucu yang menghibur siapa saja yang menontonnya.
  6. Cerita pelipur lara merupakan cerita yang biasanya digunakan untuk menjamu tamu serta juga menggunakan media seperti wayang dan juga alat lainnya.
  7. Cerita perumpamaan merupakan suatu bentuk dongeng yang mengandung kiasan/ibarat nasihat-nasihat.

Nah itulah penjelasan mengenai Pengertian Dongeng, Struktur, Unsur, Ciri, dan Jenisnya, semoga apa yang dipaparkan diatas dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Lihat Juga  √ Imperialisme : Pengertian, Tujuan, Macam, Penyebab, Akibat Menurut Para Ahli
Lihat Juga  √ Alveolus : Pengertian, Fungsi, Ciri dan Struktur Bagiannya
Lihat Juga  √ Pengertian Geopolitik, Fungsi, Tujuan, Aspek, Kedudukan dan Paradigma