√Pengertian Ekspor dan Impor, Tujuan, Manfaat, Dampaknya Menurut Para Ahli

Diposting pada

Pendidikan.co.id – Sejak dahulu, Indonesia sudah melakukan ekspor dan impor ke pedagang bangsa lain. Pendatang dari belahan dunia, berbondong-bondong melakukan perdagangan ke bangsa Indonesia sejak abad ke-5.

Pengertian Ekspor dan Impor, Tujuan, Manfaat, Dampaknya Menurut Para Ahli

Pedagang bangsa lain membawa beraneka ragam barang dagangan mereka, seperti kain sutra, keramik, dan sebagainya. Para pedagang membeli bahan rempah-rempah di Indonesia, ada pun mereka juga bertukar dengan barang-barang mereka dengan rempah-rempah. Sejak abad ke-16, pedagang dari Eropa mulai datang ke Indonesia untuk membeli rempah-rempah.

Pengertian Ekpor dan Impor

Ekspor

Ekspor Ialah kegiatan penjualan barang atau jasa dalam negeri ke pihak yang ada di luar negeri. Barang yang dijual oleh pihak dalam negeri berupa hasil alam yang melimpah seperti rempah-rempah, biji kopi, dan bahan lainya.

Biasanya kegiatan ekpor di Indonesia dapat secara langsung dan bisa secara tidak langsung. Dalam ekspor secara langsung ialah kegiatan menjual barang atau jasa melalui eksportir ke negara lain. Sedangkan ekspor tidak langsung ialah kegiatan menjual melalui perantara ke negara lain.

Di Indonesia ekspor dibagi menjadi 2 bagian yakni migas dan non-migas. Bahan migas terdiri dari kelompok, bensin, minyak, tanah, gas dan solar. Sedangkan bahan non-migas berupa hasil industri, laut, perkebunan dan pertanian.

Impor

Impor ialah suatu proses pembelian (mendatangkan) barang atau jasa negara lain masuk ke dalam negeri. Pada umumnya, impor berskala besar biasanya menggunakan bea cukai di tiap negara pengirim maupun penerima. Barang-barang yang dibeli dari negara lain berupa mobil, motor, alat-alat make up maupun elektornik. Lembaga yang membeli barang dari luar negeri disebut dengan “importir”.

Lihat Juga  √ Pengertian Kritik Sastra, Fungsi, Ciri, Manfaat dan Pendekatan

Dengan kata lain, kegiatan ekspor dan impor dari dalam negeri maupun di luar negeri ingin mensejahterakan masyarakat nya di bidang ekonomi.


Pengertian Ekpor dan Impor Menurut Para Ahli

  • Menurut wikipedia Indonesia, ekspor ialah suatu proses transportasi kegiatan barang atau komoditas dari dalam negeri ke luar negeri. Sedangkan impor ialah proses masuknya barang atau komoditas dari luar negeri ke dalam negeri.
  • Menurut departemen perdagangan Internasional, ekspor ialah suatu kegiatan mengeluarkan barang dalam negeri ke luar negeri. Sedangkan impor ialah kegiatan yang memasukan barang dari luar negeri ke dalam negeri.

Tujuan Ekpor dan Impor

Tujuan diadakan kegiatan ekspor dan impor adalah upaya memenuhi kebutuhan masyarakat dan menambah pendapatan devisi bagi negara dalam mensejahterakan kehidupan masyarakat. Namun, jika kedua kegiatan tersebut terpisah, maka ekpor dan impor mempunyai tujuan yang berbeda tetapi saling berkaitan. Berikut ini beberapa tujuan dari kegiatan ekpor antara lain:

  • Membuka perdagangan di luar negeri.
  • Menambah pendapatan devisa.
  • Menambah harga jual tinggi.

Sedangkan tujuan dari impor antara lain:

  • Kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
  • Kebutuhan barang produksi dapat diperoleh dari luar negeri.
  • Kebutuhan barang diperoleh dapat terjangkau oleh masyarakat.

Manfaat dari Ekspor dan Impor

Kegiatan dari ekspor dan impor banyak memberikan manfaat bagi negara maupun masyarakat yang melakukannya. Berikut ini merupakan manfaat-manfaat dari ekspor dan impor antara lain sebagai berikut:

Manfaat Ekpor

Berikut beberapa manfaat dari ekspor sebagai berikut:

1. Menambah pendapat devisa

Devisa ialah pendapat yang sangat penting untuk meningkatan perekonomian suatu negara berkembang maupun maju. Maka kegiatan ekspor banyak sekali menghasilkan devisa besar.

2. Memperluas perdagangan bagi produk dalam negeri

Kegiatan ekspor berperan sentral dalam pemasaran produk-produk dalam negeri ke luar negeri, sehingga semakin besar permintaan produk perdagangan pasar di luar negeri, maka makin besar produksi yang dihasilakan di dalam negeri.

Lihat Juga  √ Pengertian Dekonsentrasi, Tujuan, Ciri Dampak dan Contohnya

3. Menambah lapangan kerja

Tersedianya lapangan kerja yang besar dalam upaya untuk mengurangi angka pengangguran di dalam negeri. Dengan adanya kegiatan produk ekspor di dalam negeri, maka kegiatan tersebut berperan untuk menambah lapangan kerja. Dengan begitu, untuk meningkatkan hasil produksi banyak, maka efiesin yang sesuai ialah menambah jumlah lapangan kerja.

4. Meningkatkan kerjasama antar negara

Hubungan kerjasama antar negata dibidang ekonomi sangatlah penting, karena tiap negara saling membutuhkan barang atau material.


Manfaat Impor

Selain ekspor, impor juga mempunyai beberapa manfaatnya antara lain sebagai berikut:

1. Memperoleh bahan baku

Bahan baku sangat dibutuhkan dalam kegiatan produksi barang, maka ketersedian pemasokan bahan baku harus terjaga agar produksi berjalan lancar dan aman untuk ke depannya.

2. Memperoleh teknologi modern

Teknologi berperan sangat penting untuk memperoleh produksi tertentu. Namun, di Indonesia sangat minim tersedianya teknologi modern, maka dari itu Indonesia impor beberapa barang teknologi modern guna memperoleh hasil produksi sangat efisien.

3. Menambah pendapatan devisa

Bukan hanya ekspor yang menambah pendapatan devisa, ternyata manfaat impor juga menambah pendapata devisa dengan dipengaruhi oleh beberapa faktor nilai jual barang dibandingkan dari kegiatan ekpor.


Dampak dari Ekspor dan Impor

Kegiatan ekspor dan impor tidak hanya menghasilkan dampak positif terhadap negara maupun masyarakat, melainkan dapat menghasilkan dampak negatif yang timbul dari kegiatan ekspor dan impor. Berikut dampak negatif dari kegiatan ekspor dan impor yaitu:

Dampak Negatif Ekspor

Terdapat beberapa dampak negatif yang dihasilkan dari ekspor antara lain sebagai berikut:

1. Produsen kurang efeksin dalam kegiatan produksi

Kurang efesien nya dalam produksi dalam negeri terjadi karena kurang bersaing untuk meningkatkan produksi yang dihasilkan.

Lihat Juga  √ Pengertian Jaringan Penguat, Jenis, Fungsi Dan Cirinya

2. Pertumbuhan ekonomi negara terganggu

Terganggunya pertumbuhan ekonomi negara terjadi karena jumlah pendapatan devisa negara diterima semakin menurun.


Dampak Negatif Impor

Terdapat beberapa dampak negatif yang diakibatkan oleh impor antara lain sebagai berikut:

3. Meningkatnya angka pengangguran

Meningkatnya angka pengangguran terjadi karena kegiatan impor yang sangat besar dalam negeri, maka otomatis kesempatan membuka lapangan kerja hilang karena impor yang berlebihan.

4. Menghasilkan persaingan industri di dalam negeri

Kegiatan impor menyebabkan berbagai produsen mengalami kewalahan karena banyak persaingan dalam industri yang terjadi di luar negeri maupun di dalam negeri.

Oleh karen itu, negara meminimalisir pembatasan kegiatan impor untuk mengurangi dampak impor di dalam negeri. Adapun dampak positif negara yang membatasi impor antara lain sebagai berikut:

  • Mengurangi pengeluaran dan dari devisi
  • Mengurangi barang impor.
  • Mencintai barang dalam negeri
  • menambah kekuatan neraca.

 

Demikian Uraian Penjelasan Materi Tentang Pengertian Ekspor dan Impor, Tujuan, Manfaat, Dampaknya Menurut Para Ahli
Semoga Bermanfaat Penjelasan Materi ini, Terima Kasih.

 

Rekomendasi Artikel Lainnya, Baca Juga: