√ Pengertian Protozoa, Jenis, Ciri, Klasifikasi & Reproduksi

Diposting pada

Pendidikan.Co.Id -Protozoa (protista mirip hewan) diklasifikasi dengan ciri-ciri serta reproduksi yang masing-masing mempunyai perbedaannya sendiri. Sebelum membahas ciri-ciri protozoa, mari kita membahas pertama-tama dengan mengerti apa itu Pengertian Protozoa.

Pengertian Protozoa, Jenis, Ciri, Klasifikasi & Reproduksi

Pengertian Protozoa

Secara garis besar, Pengertian Protozoa merupakan suatu organisme seluler yang sifatnya itu adalah eukariotik dengan tidak mempunyai dinding sel serta heterotrof dan juga dapat bergerak (motil).

Protozoa bisa bergerak dengan memfungsikan alat geraknya, yakni :

  1. pseudopodia (kaki semu),
  2. silia (rambut getar), atau
  3. flagela (bulu cambuk).

Dalam kajian evolusi, Protozoa diduga ialah akan menjadi suatu organisme hewan yang sangat kompleks. Protozoa itu sendiri terdiri dari kurang lebih 65 ribu jenis yang sudah dikenali oleh para ilmuan.

Ciri-Ciri Protozoa

Protozoa merupakan suatu organisme yang menyerupai hewan yang ialah salah satu dari filum dari kingdom protista. Ciri-Ciri dari Protozoa (Protista Mirip Hewan) ialah sebagai berikut:

  1. Organisme uniseluler (bersel satu )
  2. Sifatnya eukariotik (Mempunyai  inti sel yang terbungkus oleh sebuah membran)
  3. Tidak memiliki dinding sel
  4. Heterotrof (umumnya tidak dapat membuat makanan sendiri)
  5. Hidup dengan sendiri (soliter) atau berkelompok (koloni)
  6. Hidup bebas secara parasit, bebas, dan sporofit
  7. Memiliki alat gerak yang berupa silia, flagela dan pseudopodia
  8. Memiliki ukuran tubuh sekitar 100-300 mikron
  9. alat utama pergerakan yakni flagela, silia, pseudopodia.
  10. Dalam  suatu keadaan yang kurang menguntungkan biasanya seringkali terjadi yang namanya pembentukan dari suatu kista yang dimaksudkan ialah untuk dapat bertahan hidup.
  11. Protozoa memiliki 2 jenis cara hidup, ada yang hidup dengan cara berkelompok, namun ada juga yang hidup sendiri.

Klasifikasi Protozoa (Protista Mirip Hewan)

Protozoa diklasifikasi dengan berdasarkan alat geraknya yang terdapat empat filum Protozoa. Macam – jenis dari Klasifikasi Protozoa ini antara lain ialah sebagai berikut:

  1. Ciliata (Ciliophora/Infusoria)
    jenis protozoa yang bergerak dengan memfungsikan silia (rambut getar). Contoh ialah Paramecium sp
  2. Rhizopoda (Sarcodina)
    jenis protozoa yang bergerak dengan memfungsikan pseudopodia (kaki semu). Contoh ialah Amoeba sp
  3. Sporozoa (Apicomplexa)
    Salah satu jenis protozoa yang unik karena tidak memiliki alat gerak. Contoh ialah Plasmodium sp.
  4. Flagellata (Mastigophora)
    jenis protozoa yang bergerak dengan memfungsikan flagela (bulu cambuk). Contoh ialahTrypanosoma sp.
Lihat Juga  √ Ovum: Pengertian, Struktur, Fungsi dan Proses Pembentukan Sel Telur

Reproduksi Protozoa (Protista Mirip Hewan)

Protozoa bisa bereproduksi dengan secara aseksual (tak kawin) dan juga dengan secara seksual (kawin). Dibawah ini ialah penjelasan dari reproduksi protozoa dengan secara aseksual dan dengan secara seksual antara lain ialah sebagai berikut..

Reproduksi Secara Aseksual :

secara aseksual pada garis besar ialah dengan melakukan sebuah pembelahan biner. Dari satu menjadi dua sel, dari dua menjadi empat sel begitu seterusnya. Pembelahan biner ini diawali pada pembelahan inti disebut dengan kariokinesis, dan setelah itu diikuti dengan pembelahan sitoplasma (sitokinesis).

Reproduksi Secara Seksual :

Dengan seksual ialah dengan melakukakan sebuah penyatuan gamet yang berbeda- beda jenis sehingga akan dapat menghasilkan zigot atau secara konjugasi  (penyatuan inti vegetatif sel). Tetapi, terdapat juga Protozoa yang tidak melakukan reproduksi dengan secara seksual, contohnya Amoeba sp.


Jenis – Jenis Protozoa

Berikut ini macam jenis protozoa yang terdapat di lingkungn yang dapat kita ditemukan, dibawah ini adalah penjelasannya sebagai berikut :

1. Rhizopoda

Ciri-ciri dari rizhopodia antara lain :

  1. Habitat dari rizhopodia ialah tempat perairan yang memiliki banyak sekali kandungan zat organik di dalam perairannya.
  2. Proses dari reproduksi dengan secara aseksual yakni dengan ialah melakukan cara pembelahan sebuah biner dari sel ke sel kedua.
  3. Memiliki bagian tubuh yang difungsikan sebagai alat gerak yang dikatakan dengan kaki semu.
  4. Memiliki bentuk tubuh dengan secara fisik yang seringkali berubah-ubah disebut juga dengan tidak tetap (flexibel).
  5. Sebagian besar dari bagian tubuhnya itu terbentuk sebab adanya ektoplasma serta endoplasma.
  6. Protozoa ialah hewan yang memiliki sel satu.

Contoh dari Rhizopoda antara lain ialah sebagai berikut :

  1. Amoeba yang ialah salah satu dari kelas protozoa yang hidupnya berada diwilayah yang bebas. Selain dari itu juga ditemukan terdapat sebagian yang hidup pada bagian-bagian tubuh dari manusia.
  2. Radiolaria ialah salah satu kelas protozoa yang hidupnya itu berada di wilayah laut berdampingan dengan fosil lalu akan dapat melakukan pembentukan tanah radiolaria yang terbentuk dari sebuah silikat.
Lihat Juga  √ Pengertian Fermentasi, Jenis, Manfaat dan Contohnya

2. Flagelata

Ciri-ciri dari flagelata antara lain ialah sebagai berikut :

  1. Memiliki sifat autotrof.
  2. Dalam bertahan hidup flagelata memakan zat organik yang terdiri dari sebuah larutan.
  3. Pembelahan diri yang dilakukan dalam bentuk yang memanjang.
  4. Proses dari reproduksinya ialah dengan cara aseksual.
  5. Ukuran dengan secara fisik berkisar pada antara 35 sampai dengan 60 um.
  6. Alat gerak yang digunakan ialah flagel.
  7. Bagian dari tubuh dari flagelata itu tersusun tanpa adanya sebuah rangka.
  8. Sel yang ada, tidak memiliki bentuk yang tetap (flexibel)
  9. Habitatnya berada pada wilayah atau daerah perairan air tawar.
  10. Memiliki sel satu.
  11. Apabila dilihat secara umum memiliki bagian yakni kloroplas.

Contoh dari Flagelata ialah sebagai berikut :

  1. Trypanosomagambiense ialah salah satu dari protozoa yang da[at mengakibatkan sebuah penyakit tidur yang dapat terjadi dimanusia.
  2. Noctilucamiliaris merupakan salah satu dari protozoa yang berhabitat pada wilayah laut serta juga seringkali dapat membuat lautan itu memancarkan suatu cahaya dimalam hari.
  3. Myxotricha ialah salah satu dari protozoa yang hidupnya berada pada bagian usus rayap serta selanjutnya akan membantu rayap tersebut dalam proses pencernaan kayu. Hal tersebut dapat terjadi sebab adanya enzim selulosa didalam yang terkandung.

3. Sporozoa

Ciri-ciri dari Sporozoa antara lain ialah sebagai berikut :

  1. Melakukan reproduksi secara seksual
  2. Dapat ditemukan pada nyamuk dengan melalui proses peleburan terhadap 2gamet.
  3. reproduksi aseksual pada sporozoa dengan melalui sebuah proses pembentukan spora dibagian tubuh inang disebut juga dengan sporogoni atau bisa juga dengan melalui proses pembelahan diri dibagian tubuh inang disebut juga dengan schizogoni.
  4. Bersifat parasit yang dapat ditemukan pada manusia serta juga hewan.
  5. Memiliki sel satu.
  6. Tidak memiliki peralatan dalam bergerak pada anggota tubuhnya.
Lihat Juga  √ Pengertian Reaksi Redoks, Ciri Beserta Fungsinya

Contoh dari Sporozoa ini antara lain ialah sebagai berikut :

  1. Plasmodium vivax ialah salah satu dari sporozoa yang bisa/dapat mengakibatkan penyakit makara tertiana.
  2. Plasmodium falcifarum ialah salah satu dari sporozoa yang bisa/dapat mengakibatkan penyakit malaria tropika.
  3. Plasmodium malariae ialah salah satu dari sporozoa yang bisa/dapat mengakibatkan penyakit malaria kuartana.
  4. Plasmodium ovale ialah salah satu dari sporozoa yang bisa/dapat mengakibatkan malaria oval.
4. Ciliata

Ciri-ciri dari Ciliata ini antara lain ialah sebagai berikut :

  1. Mempunyai 2 (duat) bagian inti sel yakni [ada bagian alat reproduksi seksual serta juga aseksual.
  2. Proses reproduksi yang dilaksanakan dengan cara seksual ialah dengan melalui konjugasi.
  3. Proses reproduksi yang dilaksanakan dengan cara aseksual ialah dengan melalui proses pembelahan diri.
  4. Memiliki bagian alat yang digunakan untuk dapat bergerak padabentuk rambut getar yang terdapat pada bagian dinding sel.
  5. Memiliki bagian celah mulut yang telah dilengkapi dengan bagian yang disebut anus sel.
  6. Habitatnya dapat ditemukan pada wilayah air tawar yang terdapat didalamnya kandungan zat organik.
  7. memiliki sel satu.
  8. Memiliki bentuk dibagian tubuh yang tidak dapat berubah-ubah alias tetap.

Contoh dari Ciliata ini antara lain ialah sebagai berikut :

  1. Slentor merupakan salah satu dari protozoa yang memiliki bentuk fisik tubuh menyamai bentuk terompet
  2. pada bagian tangkainya menempel dibagian substrat.
  3. Balantidium coli merupakan salah satu dari protozoa yang hidupnya dibagian kolon mania dan
  4. juga dapat mengakibatkan penyakit yakni disentri balantidium.

Sekian Uraian mengenai Pengertian Protozoa, Jenis, Ciri, Klasifikasi, dan Reproduksi Semoga dapat bermanfaat untuk anda.

  1. Pengertian Rakyat, Penduduk dan Ketentuan Menurut Para Ahli
  2. Pengertian, Ketentuan dan Tata Cara Shalat Jum’at