√ Pengertian Spermatopyta, Struktur, Ciri, Klasifikasi, dan Jenisnya

Diposting pada

Pendidikan.Co.Id – Kesempatan ini kita akan membahas mengenai Spermatopyta, penjelasan selengkapnya mengenai Spermatopyta ini akan diuraikan sebagai berikut :

Pengertian Spermatopyta, Struktur, Ciri, Klasifikasi, dan Jenisnya

Pengertian Spermatophyta

Spermatophyta ini adalah kelompok atau golongan tumbuhan yang menghasilkan biji, sebab itu mereka juga sering disebut dengan dengan tumbuhan berbiji. Spermatophyta ini merupakan kormophyta sebab memiliki akar, batang, serta daun sejati. Spermatophyta ini juga dapat/bisa menghasilkan bungan sehingga termasuk ke dalam anthophyta. Habitat dari spermatophyta biasanya di darat, tetapi terdapat juga yang ditemukan mengapung di daerah perairan (contohnya seperti teratai).

Struktur Dan Ciri Spermatopyta (Tumbuhan Berbiji)

  1. Tubuhnya makroskopis dengan ukuran yang bervariasi.
  2. Termasuk organisme multiseluler dan eukariotik (memiliki dinding sel).
  3. Sudah memiliki akar, batang serta daun sejati.
  4. Pada umumnya spermatophyta ini memiliki sifat autotrof (bisa menghasilkan makanannya sendiri itu dengan melalui proses fotosintesis), kecuali pada tumbuhan berbiji yang sifatnya itu parasit.
  5. Mempunyai berkas pengangkut berupa xilem (pengangkut air serta mineral dari tanah) dan juga floem (mengangkat zat-zat makanan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh).
  6. Proses reproduksinya itu dengan melalui penyerbukan (Polinasi) serta pembuahan (fertilisasi).

Reproduksi Spermatopyta

Proses reproduksi spermatophyta ini secara generatif (seksual) dilakukan dengan membentuk biji yang diawali dengan pembentukan gamet (gametogenesis), kemudian setelah itu penyerbukan (polinasi), lalu terjadi peleburan gamet jantan serta betina (fertilisasi) yang akan menghasilkan embrio.
Perkembangan dengan secara vegetatif (aseksual) dilakukan dengan organ-organ vegetatif seperti misalnya tunas, rhizoa, atau solon.

KLasifikasi Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)

Secara umum spermatophyta (Tumbuhan Berbiji) ini dibagi menjadi dua kelompok besar, diantaranya ialah sebagai berikut :

1. Angiospermae (Tumbuhan berbiji tertutup)

Angiospermae ini berasal dari Bahasa Yunani, angios yang artinya  adalah“tertutup” serta spermae artinya itu biji. Jadi, secara Bahasa, Angiospermae ini merupakan tumbuhan yang menghasilkan biji tertutup. Hampir seluruh tumbuhan angiospermae ini memiliki bunga. Diantara seluruh tumbuhan tinggi lainnya, kelompok atau golongan tumbuhan angiospermae inilah yang mempunyai macam jenis paling banyak, yakni kurang lebih itu terdapat sekitar 300.000 spesies. Tumbuhan dari kelompok ini juga sangat penting, baik bagi manusia atau juga hewan disebabkan karna merupakan sumber makanan.

Ciri-ciri yang paling umum dimiliki oleh tumbuhan angiospermae diantaranya :

  • Bakal biji yang terlindungi oleh adanya daun buah, sehingga disebut dengan biji tertutup.
  • Tumbuhan angiospermae ini umumnya berupa pohon besar, tumbuhan rambat ataupun panjat, perdu serta tumbuhan tidak berkayu.
  • Daunnya relative lebar serta pipih dengan bentuk yang beranekaragam.
  • Mempunyai sistem perakaran serabut dan tunggang.
  • Mempunyai batang lunak dan keras berkayu.
  • Mempunyai bunga sebagai alat perkembangbiakan utama.

Angiospermae ini juga dapat dibagi lagi menjadi dua kelompok :

Dengan berdasarkan jumlahdari keping lembaganya, tumbuhan angiospermae ini juga dibagi kedalam dua kelas, yakni Monocotyledonae (berkeping satu) serta juga Dycotyledonae (berkeping dua)

a. Monocotyledonae (monokotil)

  • Tumbuhan monokotil memiliki ciri-ciri antara lain, yaitu:
  • bijinya memiliki satu daun lembaga;
  • sistem akar serabut;
  • batang tidak berkambium;
  • bentuk tulang daun melengkung atau sejajar;
  • jumlah mahkota bunga berkelipatan tiga.

b. Dycotyledonae (dikotil)

  • Tumbuhan dikotil memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
  • Bijinya memiliki dua daun lembaga.
  • Sistem akarnya tunggang.
  • Batangnya berkambium.
  • Pertulangan daunnya menyirip atau menjari.
  • Bagian mahkota bunga ini mempunyai jumlah berkelipatan 2, 4, atau 5.

2. Gymnospermae (Tumbuhan Berbiji Terbuka)

Gymnospermae ini berasal dari Bahasa Yunani, gymnos yang artinya adalah telanjang atau terbuka dan juga spermae artinya biji. Secara Bahasa, Gymnospermae ini merupakan tumbuhan yang memiliki biji terbuka. Disebut juga dengan biji terbuka karena, bakal bijinya itu terbuka atau tidak dilindungi oleh adanya daun-daun buahnya.
Gymnospermae (tumbuhan berbiji terbuka) memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Bakal biji ini tidak dilindungi oleh daun buah, itulah sebabnya tumbuhan ini disebut dengan tumbuhan gymnospermae.
  2. Umumnya itu berupa pohon besar.
  3. Pada batangnya itu juga terdapat kambium, sehingga batang itu dapat membesar.
  4. Umumnya mempunyai akar tunggang. Serta tumbuhan gymnospermae memiliki berkas pengangkut berupa floem serta juga xylem.
  5. Bentuk daunnya itu berupa jarum atau sisik seperti daun pohon pinus serta cemara, dan juga ada yang daunnya lebar seperti misalnya daun melinjo.
  6. Tidak mempunyai bunga sesungguhnya.
  7. Alat perkembangbiakannya itu berupa strobilus atau disebut juga dengan runjung. Strobilus ini terdiri dari dua yaitu, strobilus jantan serta strobilus betina. Strobilus jantan ini berupa kumpulan kantung-kantung sari yang berisi suatu serbuk sari dan juga mengandung sperma. Sedangkan strobilus betina itu mengandung bakal biji yang berisi sebuah sel telur.
  8. Beberapa tumbuhan Gymnospermae ini juga memiliki alat kelamin (jantan dan betina) pada satu pohon, namun terdapat juga yang terpisah.

Contoh Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)

Beberapa contoh dari pemanfaatan Spermtophyta ini sebagai berikut :

  1. Sebagai makanan pokok, contohnya seperti gandum, jagung, padi, serta sagu.
  2. Dijadikan sebagai sayuran, contohnya seperti misalnya kacang, tomat, kol, wortel dan kentang.
  3. Sebagai bahan dasar pakaian, contohnya seperti rami dan kapas.
  4. Untuk bahan bangunan, contohnya itu seperti jati, meranti, serta sana keling.
  5. Sebagai obat-obatan, contohnya ialh seperti mengkudu, adas, serta kumis kucing.
  6. Terdapat juga yang dimanfaatkan untuk kosmetik.

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai Pengertian Spermatopyta, Struktur, Ciri, Klasifikasi, dan Jenisnya, semoga apa yang diuraikan dapat bermanfaat untuk anda.

Lihat Juga  √ 3 Proses dan Faktor Pembentukan Urine
Lihat Juga  √ Pengertian Asimilasi, Ciri, Syarat, Proses, Faktor dan Contohnya
Lihat Juga  √ Pengertian Kloroplas, Fungsi, Struktur dan Cara Kerjanya