√ Pengertian Sumsum Tulang Belakang, Fungsi, Struktur, Bagian dan Letaknya

Diposting pada

Pendidikan.Co.Id – Saat ini kita kembali membagikan artikel dengan topik Sumsum Tulang Belakang atau disebut dengan (Medula Spinalis), Sumsum tulang belakang ini merupakan bagian dari sistem saraf dan memiliki peran untuk mengontrol gerak termasuk didalamnya mata, hidung, dan lain sebagainya, untuk lebih jelasnya baca artikel dibawah ini :

Pengertian Sumsum Tulang Belakang, Fungsi, Struktur, dan Letaknya

Pengertian Sumsum Tulang Belakang (Medula Spinalis)

Sumsum tulang belakang (Medula Spinalis) adalah suatu saraf tipis yang merupakan perpanjangan dari sistem saraf pusat dari otak serta melengkungi serta dilindungi oleh tulang belakang. Sumsum tulang belakang terdapat memanjang di dalam rongga tulang belakang, mulai dari ruas-ruas tulang leher sampai pada ruas tulang pinggang ke dua.

Sumsum tulang belakang ini juga dibungkus oleh selaput meninges. Bila diperhatikan secara melintang, sumsum tulang belakang bagian luar tampak itu berwarna putih (substansi alba) dan juga bagian dalam yang berbentuk seperti kupu-kupu itu, berwarna kelabu (substansi grissea). Pada bagian yang berwarna putih itu banyak mengandung akson (neurit) yang diselimuti myelin. Bagian ini untuk dapat menghantarkan impuls menuju otak serta dari otak mengarah ke efektor.

Bagian yang berwarna kelabu tersebut mengandung serabut saraf yang tidak ada myelinnya. Bagian ini dibedakan dua yakni akar dorsal (akar posterior) dan akar ventral (akar anterior). Akar dorsal ini mengandung neuron sensorik sedangkan akar ventral mengandung neuron motorik.

Fungsi utama dari sumsum tulang belakang adalah transmisi pemasukan rangsangan antara periferi serta otak. Fungsi selanjutnya dari sumsum tulang belakang adalah untuk mengontrol gerakan refleks, termasuk itu gerakan refleks pada mata, hidung, serta lain-lain.

Fungsi Sumsum Tulang Belakang

Dibawah ini merupakan fungsi sumsum tulang belakang(Medula Spinalis), antara lain sebagai berikut :

  1. Menghantarkan impuls dari reseptor (indera) ke otak,
  2. Menghantarkan impuls dari otak ke reseptor (indra),
  3. Menghubungkan otak dengan seluruh tubuh,
  4. Sebagai pusat untuk gerak refleks dan juga memberi kemungkinan jalan terpendek gerak refleks.

Struktur Bagian Sumsum Tulang Belakang

Sumsum tulang belakang adalah suatu kumpulan saraf berbentuk silinder yang dimulai dari otak bagian bawah kemudian memanjang menyusuri kanal tulang belakang. Sumsum tulang belakang tersebut terbagi menjadi beberapa segmen, masing-masing segmen mempunyai sepasang akar saraf di kanan serta juga kiri. Akar saraf depan (ventral) atau saraf eferen tersebut bertindak ialah sebagai motorik, sedangkan pada akar saraf belakang (dorsal) atau juga saraf aferen itu bertindak ialah sebagai sensorik.

Segmen-segmen pada sumsum tulang belakang tersebut dikelompokkan menjadi beberapa area, dengan urutan dari atas ke bawah antara lain:

  1. Servikal (leher), terdiri dari 8 akar saraf.
  2. Torak (dada), terdiri dari 12 akar saraf.
  3. Lumbar (perut), terdiri dari 5 akar saraf.
  4. Sakrum (pelvis), terdiri dari 5 akar saraf.
  5. Koksigeus (tulang ekor), terdiri dari 1 akar saraf.

Dari tiap-tiap level area tersebut, maka serabut saraf akan menyebar di bagian tubuh dan juga organ-organ tertentu sesuai dengan levelnya. Sebagai contohnya, saraf torak berarti mempersarafi pada bagian dada, kulit, otot-otot pernafasan, serta organ-organ di dalamnya. Begitu untuk seterusnya sampai pada mempersarafi kaki.

Bagian Sumsum Tulang Belakang

Apabila dilakukan pemotongan melintang, maka akan terlihat sebuah struktur sumsum tulang belakang yang dibagi menjadi dua bagian, yaitu bagian abu-abu (yang berbentuk kupu-kupu) dan bagian putih (yang mengitari bagian abu-abu).

Bagian putih (substansia alba)

Bagian putih (substansia alba) ini terdiri dari serabut saraf yang disebut dengan akson, yang memanjang naik sertaa turun di sepanjang medula spinalis. Tiap-tiap kelompok akson itu membawa informasi tertentu yang perlu dikomunikasikan. Cara kerjanya, Saluran akson yang naik akan berkomunikasi dengan otak, sementara yang turun akan membawa sinyal dari otak ke berbagai otot dan kelenjar di seluruh tubuh.

Bagian abu-abu (substansia grisea)

Sedangkan untuk bagian abu-abu (substansia grisea) pada sumsum tulang belakang itu terbagi lagi dalam beberapa fungsi khusus. Apabila bagian abu-abu dibagi menjadi dua bagian, tiap-tiap bagiannya memiliki bagian yang disebut dengan sebutan tanduk dorsal, tanduk ventral, dan tanduk lateral. Tanduk dorsal dan ventral itu terhubung dengan otot rangka, sedangkan untuk tanduk lateral itu terhubung dengan otot jantung dan otot polos.

Pada tanduk dorsal itu terdapat badan sel saraf penghubung (asosiasi konektor) yang akan menerima impuls dari sel saraf sensori serta akan menghantarkannya ke saraf motor. Pada bagian putih itu terdapat serabut saraf asosiasi. Kumpulan serabut saraf tersebut membentuk saraf (urat saraf). Urat saraf yang membawa impuls ke otak adalah sebuah saluran asenden dan juga yang membawa impuls yang berupa perintah dari otak itu merupakan saluran desenden.

itulah penjelasan mengena Pengertian Sumsum Tulang Belakang, Fungsi, Struktur, Bagian dan Letaknya semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Lihat Juga  √ Pengertian Pasar Oligopsoni, Ciri, Kelebihan dan Kekurangan
Lihat Juga  √ Pengertian Distribusi, Tujuan, Jenis, Saluran, Tugas dan Contohnya
Lihat Juga  √ Hak dan Kewajiban : Pengertian, Makna dan Contoh Menurut UUD 1945