√ Pengertian Teks Diskusi, Ciri, Struktur, Kaidah dan Jenisnya

Diposting pada

Pendidikan.Co.Id – Kesempatan ini kita akan membahas mengenai Teks Diskusi, penjelasan mengenai teks diskusi ini juga dilengkapi dengan beberapa point penting seperti struktur, kaidah atau unsur dan jenis dari teks diskusi, teks diskusi ini merupakan sebuah teks yang didalamnya itu terdapat pendapat yang berbeda mengenai sesuatu hal yang menjadi pro dan kontra dengan harapan mendapat hasil atau kesimpulan yang tepat, untuk penjelasan mengenai teks diskusi selengkapnya ini akan diuraikan sebagai berikut :

Pengertian Teks Diskusi, Ciri, Struktur, Kaidah dan Jenisnya

Pengertian Teks Diskusi

Teks diskusi ini merupakan suatu teks yang memberikan dua (2) pendapat berbeda tentang atau mengenai suatu hal (pro serta kontra) yang menimbulkan atau memunculkan kedua belah pihak itu menjadi saling membicarakan masalah yang menjadi masalah atua persoalan (diskusi).

Salah satu dari manfaat dari berdiskusi ialah dapat/bisa memperluas pengetahuan serta memperbanyak pengalaman. Diskusi merupakan salah satu kegiatan/aktivitas wicara. Diskusi ini merupakan suatu pertukaran gagasan, pikiran, serta pendapat antara dua (2) orang atau lebih secara lisan.

Ciri – Ciri Teks Diskusi

Untuk dapat lebih mudah dalam membedakan antara teks ini dengan teks yang lainnya, maka kita dapat mencermati karakteristik teks diskusi sebagai berikut ini.

  1. Teks ini terdiri dari isu, argumen pendukung (pro), argumen penentang (kontra), serta kesimpulan.
  2. Teks ini juga berisi mengenai informasi yang cenderung memiliki sifat informatif-argumentatif.

Struktur Teks Diskusi

Terdapat 4 struktur yang menyusun teks diskusi ini sehingga dapat menjadi utuh. Struktur dari teks diskusi ini diantaranya sebagai berikut :

  • Isu; ini berisikan suatu masalah yang akan didiskusikan lebih lanjut.
  • Argumen mendukung; ini berisikan argumen yang mendukung hal yang menjadi pokok masalah diskusi.
  • Argumen menentang; ini berisikan argumen yang bertentangan dengan argumen yang mendukung.
  • Kesimpulan; ini berisikan suatu kesimpulan serta rekomendasi mengenai/tentang  isu yang dibahas. baiknya mengambil jalan tengah tentang suatu yang sedang didiskusikan.

Jenis Teks Diskusi

Teks diskusi ini terbagi menjadi beberapa jenis, diantaranya ialah sebagai berikut :

  • Seminar.
  • Simposium.
  • Diskusi panel.
  • Kongres.
  • Muktamar.
  • Sarasehan.
  • Lokakarya.

Tujuan Teks Diskusi

Diskusi ini dilakukan dengan tujuan untukj dapat mencari kesepatakan atau kesepahaman gagasan/pendapat. Diskusi yang dilakukan oleh beberapa orang tersebut disebut dengan diskusi kelompok.

Diskusi kelompok ini membutuhkan seorang leader yang disebut sebagai ketua diskusi. Tugas dari ketua diskusi ini ialah untuk membuka serta menutup diskusi, membangkitkan minat anggota untuk dapat menyampaikan gagasan, menengahi anggota yang berdebat, serta juga menyimpulkan hasil diskusi.

Unsur/Kaidah Kebahasaan

Dibawah ini merupakan beberapa unsur atau kaidah kebahasan dalam teks diskusi, diantaranya sebagai berikut

1. Penggunaan Konjungsi Perlawanan

Konjungsi perlawanan ini menggunakan kata hubung seperti : tetapi, sedangkan, namun, sebaliknya.

2. Penggunaan Kohesi Leksikal serta Kohesi Gramatikal

  • Kohesi leksikal ini merupakan kepaduan yang dicapai dengan melalui pemilihan kata.
  • Kohesi gramatikal ini merupakan kepaduan yang dicapai dengan menggunakan elemen serta juga aturan gramatikal.

3. Penggunaan Modalitas

Modalitas ini merupakan suatu kata yang mempunyai atau memiliki makna kemungkinan, kenyataan, serta  sebagainya yang dinyatakan di dalam kalimat. Biasanya itu dinyatakan dengan kata-kata seperti harus, akan, ingin, mungkin.

Demikian lah penjelasan megnenai Pengertian Teks Diskusi, Struktur, Kaidah Beserta Jenisnya, semoga apa yang diuraikan diatas dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Lihat Juga  √ Pengertian Aksiologi, Aspek dan Bagian Menurut Para Ahli
Lihat Juga  √ Pengertian Bela Negara, Fungsi, Tujuan, Manfaat, Unsur dan Contohnya
Lihat Juga  √ Pengertian Manajemen Strategi, Tujuan, Manfaat, Cara, dan Tahapannya