√ Pengertian Prinsip Ekonomi, Ciri, Jenis, Dampak Dan Contohnya

Diposting pada

Pendidikan.Co.Id – Tiap-tiap orang memiliki kebutuhan yang tidak memiliki batas artinya setiap hari kebutuhan itu harus bisa terpenuhi, karena kebutuhan yang banyak dan tidak terbatas itu tentu akan memakan biaya yang juga banyak maka diperlukan prinsip ekonomi yang akan membantu dalam merencenakan segala pengeluaran. untuk lebih jelasnya dibawah ini :

Pengertian Prinsip Ekonomi, Ciri, Jenis, Dampak Dan Contohnya

Pengertian Prinsip Ekonomi

Prinsip ekonomi merupakan sebuah usaha untuk mendapatkan hasil tertentu dengan pengorbanan yang sekecil mungkin. Atau definisi prinsip ekonomi yang lainnya ialah sebuah suatu usaha atau tindakan didalam mendapatkan kepuasan kebutuhan tertentu dengan pengorbanan yang sekecil mungkin, prinsip ekonomi ini mengarahkan kepada tindakan supaya bisa mencapai keektifan dan juga keefesienan yang tinggi.

Prinsip Prinsip  Ekonomi

Dibawah ini merupakan prinsip – prinsip ekonomi dibagi dalam 10 prinsip ekonomi, yaitu :

1. Setiap orang melakukan TradeOff

Tradeoff yang dihadapi masyarakat merupakan effisiensi artinya masyarakat itu mendapatkan hasil optimal dari sumberdaya langka yang ada. Dan pemerataan merupakan pembagian hasil yang merata dari sumberdaya langka itu terhadap masyarakat.

2. Pengorbanan biaya untuk mendapatkan sesuatu.

Seperti yang telah dijelaskan pada prinsip pertama, pengertian biaya merupakan apa yang kita korbankan untuk bisa mendapatkan sesuatu. Hal tersebut dalam ilmu ekonomi biasa disebut dengan sebutan opportunity cost.

3. Orang berpikir secara rasional

Artinya pada saat seseorang menentukan keputusan atau juga pilihan, orang tersebut akan bekerja pada pikiran rasional. Saat menghadapi pilihan bisa melanjutkan sekolah (S2) atau akan mencari kerja. Yang ia pikirkan itu ialah apa keuntungan dari melanjutkan sekolah ialah pengetahuan, pekerjaan yang lebih baik serta juga penghasilan lebih bersar. Atau memilih mencari kerja dengan keuntungan ialah lebih cepat dalam memiliki penghasilan sendiri. Dan kerugiannya, ialah kehilangan hal-hal dari pilihan yang ia tinggalkan.

4. Orang tanggap terhadap insentif

Seseorang juga biasanya akan lebih “aktif” pada saat seseorang tersebut akan mendapatkan keuntungan tambahan dari apa yang dia kerjakan. Contohnya seseorang tersebut akan bekerja sesuai porsi saat penghasilannya tetap, namaun pada saat ada insentif maka diaakan bekerja dengan secara ekstra dari sebelumnya.

5. Perdagangan Menguntungkan Semua Pihak

Pada prinsip ini yang paling ditonjolkan ialah spesialisasi, contohnya sepertia Negara akan memproduksi sesuai kemampuan yang paling optimal ( mulai daro biaya produksi rendah, kemampuan produksi tinggi, kualitas bagus) yang dimiliki kemudian menjualnya ke Negara lain yang tidak optimal produksinya dari barang tersebut serta barang produksi yang tidak bisa dihasilkan dengan secara optimal maka Negara tersebutpun juga akan membeli dari Negara lain yang produksinya lebih optimal.

6. Pasar secara umum ialah sarana terbaik dalam mengkoordinasikan aktivitas / kegiatan ekonomi.

Dengan menggunakan jenis perekonomian pasar, keputusan-keputusan dari hasil perencanaan yang terpusat, itu digantikan dengan keputusan-keputusan dari jutaan perusahaan serta juga rumah tangga. Perusahaan memutuskan siapa yang akan dipekerjakan serta juga barang apa yang akan diproduksi, Setelah itu rumah tangga akan memutuskan akan bekerja di perusahaan mana serta akan membeli barang apa dari penghasilan mereka. Perusahaan serta rumah tangga itu saling berinteraksi di pasar, yang mana harga serta kepentingan-kepentingan pribadi itu akan mempengaruhi serta memandu keputusan-keputusan yang mereka buat.

7. Pemerintah Kadang Mampu Meningkatkan faktor produksi.

Dalam kasus krisis perekonomian banyak perusahaan yang mengalami kebangkrutan, pemerintah itu bisa atau dapat turun tangan serta juga menyelamatkan perusahaan tersebut dari sebutan kebangkrutan, serta mampu untuk menjaga produksi sekaligus meminimalisir angka pengangguran dengan cara melakukan  pembelian/pengambil alihan sebuah perusahaan (boyout) oleh pemerintah. Meskipun begitu pemerintah juga tidak selalu harus melakukan hal tesebut.

8. Standar hidup suatu negara itu bergantung pada kemampuan dalam memproduksi barang serta juga jasa

Apa sih yang membedakan antara standar hidup negara dengan standar hidup negara lainnya jawabannya adalah kemampuan factor produksi dari suatu Negara. Dinegara dimana para pekerjanya itu dapat menghasilakan barang serta juga jasa dalam jumlah besar per satu satuan waktu, sebagian besar dari masyarakatnya itu hidup dalam standar hidup yang tinggi. Begitu juga  sebaliknya. Hubungannya itu ialah pada tingkat pertumbuhan produktivitas pada suatu Negara menetukan tingkat pertumbuhan pendapatan rata-ratanya.

9. Harga-harga akan meningkat apabila pemerintah mencetak uang itu dalam jumlah banyak

Tingginya tingkat peredaran uang akibat dari tingginya produksi uang itu sendiri, menyebabkan juga nilai dari uang tersebut menjadi semakin kurang berharga dan akan berdampak pada terjadinya suatu inflasi. Sehingga harga barang naik disebabkan karena nilai dari uang tersebut menurun.

10. Masyarakat menghadapi trade-off jangka pendek antara inflasi serta pengangguran

Tradeoff antara inflasi serta juga pengangguran itu memiliki sifat yang sementara, namun bisa berlangsung menahun. Dinegara tertentu meningkatnya inflasi tersebut akan mengurangi pengangguran.

Tujuan Prinsip Ekonomi

Salah satu tujuan dalam mempelajari ilmu ekonomi juga itu terkait pada tujuan prinsip ekonomi. Terdapat beberapa tujuan dan juga manfaat prinsip serta motif ekonomi di antaranya sebagai berikut:

  1. Mendapatkan keuntungan yang semaksimal mungkin
  2. Memperkecil adanya suatu kerugian akibat dari kesalahan-kesalahan tertentu
  3. Mencegah terjadinya konsumsi yang boros
  4. Mempergunakan kemampuan serta juga modal yang dimiliki

Ciri-ciri prinsip ekonomi

  1. Selalu hemat
  2. Selalu mentukan kebutuhan yang terpenting terlebih dahulu atau kebutuhan yang mendesak serta juga di urutkan sampai dengan kebutuhan yang tidak terlalu penting.
  3. Bertindak dengan rasional serta ekonomis, menentukan kebutuhan dengan melalui perencanaan yang matang.
  4. Bertindak dengan prinsip “pengeluaran biaya tersebut diikuti dengan hasil yang akan di dapatkan.

Jenis prinsip ekonomi

Dibawah ini merupakan jenis-jenis dari prinsip ekonomi, diantaranya itu terdapat 3 macam ialah:

1. Prinsip produsen.

Merupakan suatu prinsip ekonomi yang menentukan bahan baku, alat produksi atau juga biaya produksi dari bahan baku menjadi bahan jadi, yang dari hal tersebut tentu akan ditekan serendah mungkin dengan menghasilkan produk atau barang yang memiliki kualitas bagus.

2. Prinsip penjual atau pedagang.

Merupakan sautu prinsip ekonomi yang melakukan berbagai jenis usaha untuk bisa memenuhi selera dan kemauan dari kosumen, tentunya dengan promosi atau juga dengan berbagai macam jenis promosi seperit iklan, reward hadiah, dan lain sebagainya guna meraup banyak keuntungan dari aktivitas atau kegiatan tersebut.

3. Prinsip pembeli

Merupakan suatu prinsip ekonomi tentang bagaimana cara mendapatkan produk atau barang maupun jasa yang bermutu serta juga memiliki kualitas yang baik dengan harga serendah mungkin atau dalam arti dengan mengeluarkan jumlah uang yang kecil.

Dampak Prinsip Ekonomi

Dibawah ini merupakan dampak yang akan ditimbulkan karena prinsip ekonomi ini adalah:

1. Bertindak ekonomis

Bertindak dengan secara ekonomis merupakan suatu tindakan seseorang atau manusia dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya, dengan tindakan yang rasional ialah tiap-tiap tindakan melalui pemikiran atau juga dipikirkan dengan secara matang terlebih dahulu serta juga selalu berpegang pada prinsip ekonomi. Seseorang itu akan dikatakan bertindak secara ekonomis apabila berhasil mendapat keseimbangan antara hasil serta juga pengeluaran ialah kebutuhannya dapat terpenuhi sebaik mungkin dan juga pengeluaran atau biaya yang dikeluarkannya juga relatif sekecil.

2. Berpikir ekonomis

Arti dari berpikir ekonomis ini bukan hanya tentang bagaimana cara memakai sumber yang sudah ada (dari alam), Contohnya seperti: menggunakan hasil yang di dapatkan dari alam kemudian di habiskan begitu saja di konsumsi untuk dapat memenuhi keperluan sehari-hari, Namun tetapi arti disini ialah tentang bagaimana cara melakukan nilai hasil dari apa yang didapat dari alam itu supaya memiliki nilai guna yang lebih baik lagi, untuk dapat mengimbangi keperluan atau juga kebutuhan yang akan semakin kesini akan semakin meningkat. Dan seseorang tersebut dapat di katakan berpikir ekonomis apabila orang tersebut sudah melakukan tindakan produksi.

Contoh prinsip ekonomi

Contohnya Apabila anda hendak membeli suatu barang pasti anda akan membandingkan harga barang yang ingin dibeli tersebut dari toko yang satu dengan toko yang lainnya. Selanjutnya anda akan mencari barang yang harganya diskon atau juga ada potongan harga, serta juga belajar untuk hidup hemat. Itulah merupakan contoh penerapan prinsip ekonomi.

Nah itulah penjelasan mengenai Pengertian Prinsip Ekonomi, Ciri, Jenis, Dampak Dan Contohnya, semoga dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Lihat Juga  √Pengertian, Ciri, Jenis dan Faktor Penyebab Emosi Menurut Para Ahli
Lihat Juga  √ Wilayah Dan Perwilayahan : Pengertian, Jenis, Ciri, Pembagian, dan Contohnya Menurut Para Ahli
Lihat Juga  √ Pengertian Sistem Ekonomi Komando, Contoh, Ciri, Tujuan dan Kelebihan