√ Pengertian Nilai Sosial, Ciri, Fungsi, Peran, Sumber, Pembagian

Diposting pada

Pendidikan.Co.Id – Nilai sosial ini merupakan kualitas perilaku, pikiran, serta karakter yang dianggap masyarakat baik dan juga benar, hasil yang diharapkan, serta layak ditiru oleh semua orang. Untuk lebih lengkapnya maka simaklah pembahasan kami mengenai Materi Nilai Sosial mulai dari Pengertian, Ciri, Fungsi, Peran, Sumber, serta Pembagian Nilai Sosial selengkapnya di bawah ini.

Pengertian Nilai Sosial, Ciri, Fungsi, Peran, Sumber, Pembagian

Pengertian Nilai Sosial

Nilai sosial ini merupakan kualitas perilaku, pikiran, serta karakter yang dianggap masyarakat baik dan juga benar, hasil yang diharapkan, serta layak ditiru oleh seluruh orang. Selain itu, Nilai sosial ini merupakan sikap serta perasaan yang diterima secara luas oleh masyarakat dan juga merupakan dasar untuk merumuskan hal yang benar serta hal-hal yang penting.

Ciri-Ciri Nilai Sosial

Dibawah ini merupakan ciri-ciri nilai sosial yakni diantaranya sebagai berikut :

  1. Diterapkan dengan melalui proses interaksi antarmanusia dengan secara intensif.
  2. Ditranformasikan dengan proses belajar yang terdiri dari sosialisasi, enkulturasi serta difusi.
  3. Peraturan sosial yang turut memenuhi kebutuhan-kebutuhan nasional.
  4. Berbeda-beda dari tiap-tiap kelompok manusia.
  5. Memiliki dampak yang berbeda-beda terhadap tindakan manusia.
  6. Dapat memengaruhi kepribadian seseorang ialah sebagai anggota masyarakat.

Fungsi Nilai Sosial

Nilai sosial ini mempunyai fungsi tertentu di dalam masyarakat, secara umum fungsi tersebut diantaranya sebagai berikut :

Dengan daya tekan serta daya ikat nilai dapat menggiring bahkan menekan manusia untuk dapat berbuat baik dalam kehidupan bermasyarakat.
Sebagai penentu akhir bagi orang atau juga kelompok di dalam memenuhi peran sosialnya di dalam kehidupan bermasyarakat.
Sebagai alat solidaritas bagi seseorang atau juga kelompok dalam masyarakat.
Membentuk pola pikir yang baik serta juga pola tingkah laku anggota-anggota masyarakat.
Menyumbangkan seperangkat alat yang dapat/bisa digunakan untuk dapat menetapkan derajat sosial dari orang atau juga kelompok di kehidupan masyarakat.

Peran Nilai Sosial

Di dalam kehidupan bermasyarakat, nilai sosial mempunyai peran penting sebagai berikut :

  1. Menjadi petunjuk arah untuk bersikap atau bertindak.
  2. Sebagai acuan dan sumber motivasi dalam melakukan sesuatu.
  3. Mengarahkan masyarakat dalam berperilaku yang sesuai dengan nilai yang berlaku di lingkungannya.
  4. Pendorong, pengawas, dan penekan seseorang agar berbuat baik.
  5. Alat solidaritas untuk mendorong kerjasama masyarakat sehingga bisa meraih tujuan yang bersama.

Sumber Nilai Sosial

Nilai sosial di dalam masyarakat itu bersumber dari tiga hal, yakni bersumber dari Tuhan, masyarakat, serta juga individu. Dibawah ini merupakan penjelasannya sebagai berikut :

1. Nilai yang Bersumber dari Tuhan

Sumber nilai ini bisa/dapat diketahui seseorang melalui ajaran agama yang tertulis di dalam kitab suci. Terdapat nilai yang dapat/bisa memberikan pedoman atau juga petunjuk di dalam berperilaku atau juga bersikap dengan sesama di dalam ajaran agama.

Contoh seperti: Nilai kasih sayang, ketaatan atau kepatuhan, hidup sederhana, jujur, serta lain sebagainya. Nilai yang bersumber dari Tuhan ini dikenal dengan sebutan nilai theonom.

2. Nilai yang Bersumber dari Masyarakat

Masyarakat bersepakat mengenai hal-hal yang dianggap benar serta luhur, kemudian dijadikan ialah sebagai pedoman di dalam berperilaku di kehidupan sehari-hari.

Contoh seperti : Sopan dan santun kepada seluruh orang baik itu muda maupun tua. Nilai yang bersumber dari hasil kesepakatan banyak orang ini disebut dengan sebutan nilai heteronom.

3. Nilai yang Bersumber dari Individu

Pada hakikatnya ini memang tiap-tiap individu mempunyai suatu hal yang baik, penting, serta luhur. Contohnya giat dalam bekerja. Seseorang menganggap bahwa kerja keras itu menjadi hal yang penting untuk dapat meraih keberhasilan.

Pembagian Nilai Sosial

Berikut ini ini merupakan pembagian Nilai Sosial dengan berdasarkan bentuk, Wujudnya serta Cirinya :

Menurut Prof. DR. Notonegoro

  1. Nilai Material: Yakni hal yang berguna untuk unsur fisik. Contohnya ialah seperti : sandang, pangan, dan papan
  2. Nilai Vital: Yakni hal yang berguna di dalam kegiatan tertentu. Contohnya ialah seperti: Perlengkapan alat renang pada saat ada kegiatan berenang.
  3. Nilai Kerohanian: Yakni hal berguna bagi batin atau juga nurani manusia. Contohnya ialah seperti : akal, baik hati, estetika, serta religi.

Berdasarkan Bentuk dan Wujudnya :

  1. Nilai material / Jasmani: Nilai konkret. Contohnya ialah seperti : Gedung, jembatan, dan juga alat-alat elektronik.
  2. Nilai immaterial / Rohani: Nilai abstrak. Contohnya ialah seperti : ideologi, religi serta politik.

Berdasarkan Cirinya :

  1. Nilai dominan atau juga penting: banyak orang yang menganut nya, lamanya orang menganut nilai tersebut, tinggi rendah usaha untuk mencapai nya, kebanggaan orang menggunakan nilai itu
  2. Nilai mendarah daging atau internalized value: nilai yang sudah menjadi kepribadian serta juga kebiasaan seseorang. Pada saat dilanggar akan merasa bersalah atau juga kecewa. Misalnya seperti: seorang ayah yang tidak dapat menyelamatkan anak nya yang tenggelam di sungai.

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai Pengertian Nilai Sosial, Ciri, Fungsi, Peran, Sumber, Pembagian, semoga apa yang diuraikan dapat bermanfaat untuk anda.

Lihat Juga  √ Pengertian Cagar Alam, Karakteristik, Tujuan, Manfaat, fungsi dan Contohnya
Lihat Juga  √ 15 Pengertian Perubahan Sosial Menurut Para Ahli
Lihat Juga  √ Pengertian Cahaya, Sifat, Jenis, Beserta Manfaatnya