√ Pengertian Semiotika, Komponen, Cabang, dan Macam Menurut Para Ahli

Diposting pada

Pendidikan.Co.Id – Kali ini kita akan menjelaskan mengenai Semiotika, semiotika sendiri adalah studi mengenai makna keputusan. Lebih lanjut baca dibawah ini :

Pengertian Semiotika, Komponen, Cabang, dan Macam Menurut Para Ahli

Pengertian Semiotika

Semiotika atau juga ilmu ketandaan atau studi semiotik merupakan studi mengenai makna keputusan. Ini termasuk studi mengenai tanda-tanda serta juga proses tanda (semiosis), indikasi, penunjukan, kemiripan, analogi, metafora, simbolisme, makna, dan juga komunikasi.

Semiotika berhubungaan erat dengan bidang linguistik yang sebagian mempelajari struktur serta juga makna bahasa yang lebih spesifik. Namun tetapi berbeda dengan linguistik, semiotika ini juga mempelajari sistem tanda non-linguistik.

Semiotika (semiology) berasal dari bahasa Yunani, merupakan semeion yang berarti tanda. Dengan Secara terminologis, semiotik ini dapat didefinisikan ialah sebagai ilmu yang mempelajari sederetan luas objek, peristiwa semua kebudayaan sebagai tanda.

Pengertian semiotika merupakan suatu disiplin ilmu serta metode analisis untuk mengkaji tanda yang terdapat pada suatu objek untuk diketahui makna yang terkandung didalam sebuah objek tersebut. Suatu tanda menandakan sesuatu selain dirinya sendiri serta juga makna merupakan hubungan antara sesuatu objek atau juga ide dari sesuatu tanda.

Cabang Semiotika

Semiotika ini sering dibagi menjadi tiga cabang:

  1. Semantik, yaitu hubungan antara tanda dan hal yang dilihat; denotata, atau makna
  2. Sintaksis, yaitu hubungan antara tanda dalam struktur formal
  3. Pragmatik, yaitu hubungan antara tanda dan tanda-menggunakan agen

Pengertian Semiotika Menurut Para Ahli

Dibawah ini merupakan pengertian semiotika yang dipaparkan oleh beberapa para ahli, diantaranya sebagai berikut :

A. Teeuw (dalam Danesi 2010:3)

Semiotika merupakan model sastra yang mempertanggungjawabkan seluruh faktor dan aspek hakiki untuk pemahaman gejala sastra ialah sebagai alat komunikasi yang khas di dalam masyarakat dimana pun juga.

Zoest (dalam Pilliang, 1999:12)

Semiotika meruppakan sebuah ilmu yang mempelajari mengenai tanda, berfungsinya tanda, serta juga produksi makna. Tanda itu merupakan sesuatu yang bagi seseorang memiliki arti sesuatu yang lain. Segala sesuatu yang dapat diamati atau juga dibuat teramati dapat disebut tanda. Karena itu, tanda itu tidak terbatas pada benda. Adanya sebuah kejadian atau peristiwa, tidak adanya peristiwa, struktur yang ditemukan didalam sesuatu hal, suatu kebiasaan, semua dapat bisa disebut tanda.

Sobur (2006:15)

Semiotika merupakan suatu ilmu atau juga metode analisis untuk mengkaji tanda. Tanda disini merupakan perangkat yang dipakai didalam upaya berusaha mencari jalan di dunia ini, di tengah-tengah manusia sertaa juga bersama-sama manusia.

Komponen Dasar Semiotika

Komponen dasar semiotika terdiri dari tanda (sign), lambang (symbol) dan juga isyarat (nal).

Tanda

Tanda merupakan bagian ilmu semiotika yang menandai sesuatu hal atau juga keadaan untuk menerangkan atau memberitahukan objek pada subjek. Dalam hal ini tanda itu selalu menunjukkan pada sesuatu hal yang nyata, misalnya, kejadian, tulisan, bahasa, benda, tindakan, peristiwa, dan bentuk tanda lainnya.

Lambang

Lambang sendiri merupakan sesuatu hal atau juga keadaan yang memimpin pemahaman subjek pada objek. Hubungan antara subjek dan objek itu didalamnya terselip pengertian sertaan. Suatu lambang itu selalu dihubungkan dengan tanda yang sudah diberi sifat kultural, situasional, serta juga kondisional. Lambang sendiri ialah tanda yang bermakna dinamis, khusus, subjektif, kias dan juga majas.

Isyarat

Isyarat merupakan sesuatu hal atau juga keadaan yang diberikan subjek pada objek. Dalam keadaan ini, subjek itu selalu berbuat sesuatu untuk bisa memberitahukan kepada objek yang diberi isyarat diwaktu itu juga. Jadi, isyarat itu selalu bersifat temporal (kewaktuan). Aoabila ditangguhkan pemakaiannya, isyarat tersebut akan berubah menjadi tanda atau juga  perlambang.

Jenis-Jenis Semiotika

Dibawah ini merupakan macam jenis semiotika yang dikemukakan oleh Hoed dan Pateda, penjelasannya sebagai berikut :

Jenis Semiotika Menurut Hoed

Dikemukakan oleh Hoed (dalam Sobur, 2006:15), terdapat 2 (dua) jenis kajian semiotika diantaranya sebagai berikut:

Semiotika Komunikasi

Semiotika komunikasi itu menekankan pada teori tentang produksi tanda yang salah satu diantaranya itu  mengasumsikan adanya 6 faktor dalam komunikasi ialah :

  1. pengirim,
  2. penerima
  3. kode (sistem tanda)
  4. pesan,
  5. saluran komunikasi dan
  6. acuan.

Semiotika signifikasi

Semiotika signifikasi ini menekankan pada teori tanda serta juga pemahamannya dalam suatu konteks tertentu. Untuk Semiotika jenis ini tidak dipermasalaahkan  tujuan berkomunikasi sebaliknya pada jenis ini yang diutamakan ialah segi pemahaman suatu tanda sehingga proses kognisinya pada penerima tanda itu lebih di perhatikan daripada proses komunikasinya.

Jenis Semiotika Menurut Pateda

Menurut Pateda (2001:29), Terdapat 9 (sembilan) macam jenis semiotik diantaranya sebagai berikut :

  1. Semiotik analitik
    Ialah semiotik yang menganalisis sistem tanda. Semiotik yangberobjekan tanda dan juga penganalisisnya menjadi ide, objek, dan juga makna. Ide terdapat dihubungkan sebagai lambang, sedangkan untuk makna yaitu beban yang ada dalam lambang yang mengacu pada objek tertentu.
  2. Semiotik deskriptif
    Ialah Semiotik yang memperhatikan sistem tanda yang bisa untuk dialami sekarang, walaupun terdapat tanda yang dari dulu tetap seperti yang disaksikan sekarang. Namun tetapi, dengan meningkatnya ailmu pengetahuan, teknologi, dan juga seni, sudah banyak tanda yang diciptakan oleh manusia untuk bisa memenuhi kebutuhannya.
  3. Semiotik faunal (Zoo Semiotik)
    Ialah semiotik yang khusus memperhatikan sistem tanda yang dihasilkan oleh hewan. Hewan tersebut biasanya menghasilkan tanda untuk untuk berkomunikasi antara sesamanya, Tappi juga sering menghasilkan tanda yang dapat ditafsirkan oleh manusia.
  4. Semiotik kultural
    Ialah semiotik yang khusus menelaah pada sistem tanda yang berlaku dalam kebudayaan tertentu. Masyarakat ialah sebagai makhluk sosial mempunyai sistem budaya tertentu yang sudaha turun temurun dipertahankan dan juga dihormati.
  5. Semiotik naratif
    Ialah semiotik yang menelaah sistem tanda dalam narasi yang berwujud mitos dan juga cerita lisan (Folklore).
  6. Semiotik natural
    Ialah semiotik yang khusus menelaah pada sistem tanda yang dihasilkan oleh alam.
  7. Semiotik normatif
    Ialah semiotik yang khusus menelaah pada sistem tanda yang dibuat manusia yang berwujudkan norma, contohnya rambu lalu lintas.
  8. Semiotik sosial
    Ialah semiotik yang khusus menelaah pada sistem tanda yang dihasilkan oleh manusia yang berwujud lambang, baik itu lambang berwujud kata atau juga lambang berwujud kata dalam satuan yang disebut dengan kalimat. Maksudnya Dengan kata lain, semiotik sosial ini menelaah sistem tanda yang terdapat dalam bahasa.
  9. Semiotik struktural
    Ialah semiotik yang khusus menelaah sistem tanda yang dimanifestasikan dengan melalui struktur bahasa.

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai Pengertian Semiotika, Komponen, Cabang, dan Macam Menurut Para Ahli, semoga apa yang dipaparkan diatas dapat bermanfaat untuk anda.

Lihat Juga  √ Akar Tumbuhan : Pengertian, Fungsi, Struktur, dan Jenisnya
Lihat Juga  √Pengertian, Ketentuan dan Tata Cara Shalat Jum'at
Lihat Juga  √ Pengertian Frasa Adalah, Ciri, Jenis Dan Contohnya