√ Pengertian Mitosis, Ciri dan Tahap Pembelahan

Diposting pada
√ Pengertian Mitosis, Ciri dan Tahap Pembelahan
5 (100%) 1 vote

Pendidikan.Co.Id – Pada saat ini kita akana membahas mengenai Mitosis. Mitosis sendiri asal usul katanya itu dari bahasa yunani “Mites” yang artinya “Benang” dan “Osis” yang artinya Proses. Untuk lebih jelasnnya baca artikel dibawah ini sampai habis:

Pengertian Mitosis, Ciri dan Tahap Pembelahan

Pengertian Mitosis

Mitosis merupakan suatu proses pembagian genom yang sudah digandakan oleh sel ke dua sel identik yang dihasilkan dari pembelahan sel. seperti yang disinggung diatas Kata Mitosis berasal dari bahasa Yunani yaitu “mites” yang artinya adalah benang; dan “osis” yang artinya adalah proses.

Dari asal usul kata tersebut, pembelahan mitosis dapat juga diartikan ialah sebagai proses pembelahan nukleus menjadi dua anakan nucleus yang mana tiap-tiap anakan nucleus tersebut akan menerima 1 set kromosom yang berbentuk benang halus serta juga panjang yang mempunyai jumlah sama dengan jumlah kromoson sel induknya. Proses mitosis tersebut terjadi di sel tubuh (sel somatis).

Pembelahan mitosis tersebut terjadi dengan secara tidak langsung karena melalui pada tahap-tahap fase pembelahan juga melibatkan benang-benang gelendong untuk dapat mengatur tingkah laku kromosom. Pembelahan mitosis ini mempertahankan pasangan kromosom yang sama dengan melalui pembelahan inti dari sel somatis dengan secara berturut-turut. Pembelahan mitosis diawali dengan adanya pembelahan inti (kariokinesis) kemudian dilanjutkan dengan pembelahan sitoplasma (sitokinesis).

Ciri-Ciri Mitosis

Dibawah ini merupakan ciri-ciri pembelahan mitosis diantaranya sebagai berikut :

  1. Pembelahan mitosis ini hanya berlangsung satu kali
  2. Jumlah sel anak yang diciptakan dari pembelahan mitosis adalah dua buah
  3. Jumlah kromosom sel anak ini sama dengan jumlah kromosom yang ada pada induknya, yakni 2n (diploid)
  4. Sifat sel anak juga sama dengan sifat dari sel induknya
  5. Terjadi pada sel tubuh (sel somatik) contohnya pada jaringan embrional antara lain ialah ujung akar, ujung batang, lingkaran kambium.
  6. Tujuannya dalam pembelahan mitosis ini adalah untuk memperbanyak sel-sel seperti pertumbuhan atau juga untuk perbaikan sel yang rusak.
  7. Melewati tahapan pembelahan yaitu interfase, profase, metafase, anafase, serta juga telofase, namun secara umum tahap-tahap tersebut akan kembali ke tahap semula sehingga akan membentuk sebuah siklus sel.

Tahap-Tahap atau Proses Pembelahan Mitosis

Seperti disinggung pada ciri-ciri mitosis diatas, Proses pembelahan mitosis itu ada 4 (empat) tahapan yang diantaranya adalah profase, metafase, anafase, dan telofase :

Secara singkatnya, tahapan atau proses pembelahan mitosis diantaranya adalah :

  • Tahap 1 Profase
    • pembentukan kromosom berpasangan,
    • hilangnya membran nuklir,
    • munculnya poros akromatik,
    • pembentukan badan polar
  • Tahap 2 Metafase
    • penyusunan kromosom di bidang ekuator.
    • Kromosom terpisah menjadi dua bagian yang sama persis.
  • Tahap 3 Anafase
    • dua kelompok kromosom anak terpisah serta juga bergerak sepanjang serat-serat gelendong pusat,
    • masing-masing menuju salah satu aster, ini membentuk diaster.
  • Tahap 4 Telofase
    • dua anak inti terbentuk,
    • membagi sitoplasma,
    • membentuk dua sel anak yang lengkap.

lebih jelas mengenai tahap pembelahan mitosis ini, dibawah ini merupakan penjelasan mengenai tahap-tahap pembelahan mitosis, diantaranya :

Profase

Pada tahapan ini terjadi hal- hal diantaranya yaitu:

  1. Sel induk yang akan membelah tersebut memperlihatkan gejala berupa terbentuknya 2 sentriol serta juga sentrosoma, yang satu tetap di tempat, yang satunya bergerak ke arah kutub yang berlawanan.
  2. Tiap-tiap sentriol tersebut akan muncul serabut-serabut berupa filamen yang disebut juga dengan benang gelondong pembelahan (benang spindel) yang menghubungkan sentriol satu dengan sentriol yang lain.
  3. Membran inti juga masih tampak pada profase awal namun setelah itu akan segera terpecah-pecah.
  4. Butiran kromatin tersebut memanjang menjadi benang kromatin yang setelah itu memendek menebal menjadi kromosom, dengan bagian yang menggenting disebut juga dengan sentromer. Sentromer merupakan bagian kromosom yang tidak dapat menyerap warna. Tiap-tiap sentromer tersebut mengandung kinetokor, yaitu tempat mikrotubul terikat.
  5. Kromosom tersebut menduplikasi membujur menjadi dua (2) bagian, yang pada masing-masingnya disebut dengan kromatid. Secara bersamaan dengan itu nukleolus tersebut mengecil ukurannya dan kemudian menghilang.
  6. Kromatid itu terjerat pada benang spindel.
  7. Benang spindel tersebut tampak meluas ke luar dan ke segala arah disebut ialah sebagai aster.
  8. dan pada akhir profase, selubung inti sel itu pecah dan tiap-tiap kromatid itu melekat pada beberapa benang spindel di kinetokor. Kromosom duplikat setelahnya meninggalkan daerah kutub kemudian berjajar di ekuator.
    Pada sel tumbuhan yang tidak mempunyai sentriol, benang gelendong pembelahan mitosis itu terbentuk di antara dua titik yang disebut dengan titik kutub.

Metafase

Metafase merupakan sebuah periode selama kromosom itu di ekuatorial. Berikut ini peristiwa yang terjadi pada fase metafase, diantaranya yaitu:

  1. Membran inti telah menghilang.
  2. Kromosom berada pada bidang ekuator dengan sentromernya seolah kromosom tersebut berpegang pada benang gelendong
  3. pembelahan. Pada fase ini kromosom tersebut tampak paling jelas.

Anafase

Pada tahap anafase ini melingkupi:

  1. Kromatid tersebut bergerak menuju ke arah kutub-kutub yang berlawanan.
  2. Kinetokor yang masih melekat pada benang spindel tersebut berfungsi menunjukkan jalan, sedangkan
  3. lengan kromosom itu mengikuti di belakang.

Telofase

Pada tahap ke 4 atau Tahapan telofase ini meliputi:

  1. Kromatid-kromatid tersebut mengumpul pada kutub-kutub.
  2. Benang gelendong tersebut menghilang, kromatid itu menjadi kusut dan juga butiran-butiran kromatin itu muncul kembali.
  3. Selaput inti juga terbentuk kembali serta nukleolus akan terlihat lagi.
  4. Pada bagian ekuator ini terjadi lekukan yang semakin lama akan semakin ke dalam hingga sel induk tersebut akan terbagi menjadi dua yang pada masing-masingnya mempunyai sifat dan juga jumlah kromosom yang sama dengan induknya.

Semoga penjelasan diatas mengenai Pengertian Mitosis, Ciri dan Tahap Pembelahan, dapat bermanfaat buat anda. Terima kasih

Lihat Juga  √ Wilayah Dan Perwilayahan : Pengertian, Jenis, Ciri, Pembagian, dan Contohnya Menurut Para Ahli
Lihat Juga  √ Kata Sapaan : Pengertian, Macam, Tata Cara Penulisan Juga Contohnya
Lihat Juga  √ Pengertian Pantun, Ciri, Macam, Kaidah dan Syarat Pantun