√ Pengertian RAM Dan ROM, Fungsi, Jenis dan Cara Kerjanya

Diposting pada

Pendidikan.Co.Id – RAM dan ROM Keduanya merupakan istilah ini digunakan dalam bidang teknologi informasi sebagai media penyimpanan data komputer. Namun, pengertian kedua istilah ini sebenarnya berbeda. Nah untuk itu maka kali ini kita akan membahas mengenai RAM dan ROM selengkapnya dibawah ini:

Pengertian RAM Dan ROM, Fungsi, Jenis dan Cara Kerjanya

Pengertian RAM Dan ROM

Untuk lebih jelas mengenai Pengertian RAM (Random Access Memory) dan ROM (Read Only Memory) maka kita akan menjabarkan dibawah ini :

Pengertian RAM (Random Access Memory)

Pengertian RAM (Random Access Memory) merupakan suatu hardware di dalam komputer yang berfungsi ialah sebagai tempat penyimpanan data sementara (memori) serta  berbagai instruksi program.

Isi RAM  ini dapat diakses dengan secara acak atau tidak tergantung pengaturan tata letaknya. Data di dalam RAM ini dapat hilang pada saat komputer dinon-aktifkan atau daya listrik ke power supply dicabut dari perangkat.

Kapasitas RAM di dalam suatu komputer ini berpengaruh pada tingkat kecepatan proses data atau loading di komputer tersebut. Sehingga proses penyimpanan data, membuka data, serta menjalankan program, akan semakin cepat sesuai besarnya RAM komputer tersebut.

Pengertian ROM (Read Only Memory)

Pengertian ROM (Read Only Memory) merupakan jenis memori atau tempat penyimpanan data di didalam perangkat komputer yang sifatnya itu permanen sehingga tidak mudah berubah atau  juga hilang meskipun komputer tiba-tiba mati.

ROM ini termasuk dalam kelompok perangkat keras komputer yang berupa chip memori semi konduktor yang mana isinya itu hanya bisa dibaca saja bahkan untuk menyimpan data pada ROM dapat  dibilang tidak mudah. Biasanya ROM ini berisi program-program yang default dari pabrik sehingga umumnya ROM ini digunakan untuk menyimpan firmware.

Fungsi RAM dan ROM

Nah dibawah ini akan dijabarkan juga Fungsi dari RAM (Random Access Memory) dan ROM (Read Only Memory), penjelasannya dibawah ini :

Fungsi RAM (Random Access Memory)

Seperti yang disebutkan pada pengertian RAM di atas, fungsi RAM secara umum ialah untuk membaca serta juga menyimpan data. Dibawah ini merupakan penjelasannya:

1. Membaca Data

Semua data serta juga informasi yang disimpan di dalam harddisk itu dapat dibuka dengan lebih cepat disebabkan peran dari RAM komputer.

Coba bandingkan kecepatan loading membuka file atau juga program saat pertamakali diakses dengan saat file  atau program tersebut itu telah dibuka sebelumnya. Saat program atau file dibuka, maka data dibaca serta juga disimpan dalam RAM sementara sehingga akan lebih cepat dibuka kembali pada saat komputer belum di-shutdown.

2. Penyimpanan Sementara

RAM ini juga dapat berfungsi ialah sebagai tempat penyimpanan data sementara saat program di dalam komputer itu sedang dijalankan. Jadi, pada saat kita mengerjakan sesuatu, misal membuat proposal, maka komputer ini akan menyimpan data sementara.

Namun, data itu  harus disimpan secara permanen untuk mencegah terjadinya kerusakan atau juga kehilangan karena hal-hal yang tak terduga. contohnya listrik padam dll.

Fungsi ROM (Read Only Memory)

Sebagai media penyimpanan, ROM ini berfungsi ialah untuk menyimpan firmware berupa perangkat lunak atau juga yang sering disebut software. Perangkat lunak yang biasa mengisi ROM ini misalnya yang berhubungan dengan perangkat keras seperti ROM BIOS (Basic Input Output System).

BIOS itu akan nyala dengan secara otomatis pada saat komputer itu dinyalakan tanpa perlu kita mengaktifkan media penyimpanan layaknya pada sistem memori yang lain seperti halnya RAM. Sehingga dalam hak kecepatan akses, media ROM ini juga lebih cepat daripada media penyimpanan lain.

Pada perangkat komputer modern, BIOS ini disimpan dalam sebuah chip ROM yang mana secara elektrik itu dapat ditulis ulang atau dinamakan flash ROM.

Jenis-Jenis RAM dan ROM

Setelah mengerti mengenai pengertian dan fungsi dari RAM dan ROM, kita juga harus mengetahui Macam jenis Ram dan ROm ini, penjelasannya sebagai beriku :

Macam Jenis Ram

Dibawah ini merupakan beberapa jenis RAM:

1. Dynamic RAM (D RAM)

Dynamic RAM merupakan jenis RAM yang disegarkan (refresh) oleh CPU (Central Processing Unit) itu dengan secara berkala supaya data yang terdapat di dalamnya tidak hilang.

2. SD RAM

SDRAM (Sychronous Dynamic Random Access Memor) merupakan RAM lanjutan dari DRAM namun sudah mengalami sinkronisasi oleh clock sistem. Umumnya SDRAM ini lebih cepat dibandingkan DRAM.

3. DDR RAM

DDR RAM (Double Rate Random Access Memory) disebut juga dengan DDR saja, merupakan jenis RAM dengan teknologi lanjut dan dari SD RAM. DDR RAM juga ini mempunyai generasi terbaru, yaitu DDR2 dan DDR3 dan kemunkinan dikemudian hari akan terus berlanjut.

4. RDR RAM

RDR RAM (Rambus Dynamic Access Memory) merupakan jenis RAM yang proses kerjanya itu lebih cepat serta juga umumnya lebih mahal dari SD RAM. Jenis SD RAM ini digunakan pada perangkat komputer yang menggunakan Pentium 4.

5. S RAM

S RAM (Static Random Access Memory) merupakan jenis RAM yang dapat menyimpan data di dalamnya tanpa harus ada penyegaran/ refresh dari CPU. Jenis RAM ini proses kerjanya juga lebih cepat dari D RAM serta SD RAM.

6. EDO RAM

EDO RAM (Extended Data Out Random Access Memory) merupakan jenis RAM yang digunakan pada perangkat dengan OS Pentium. Jenis memori ini dapat melakukan suatu proses penyimpanan serta mengambil data dalam waktu bersamaan.

Jenis-Jenis ROM

Karena sifatnya itu yang tidak mudah berubah serta tidak juga mudah hilang seperti yang dijelaskan dalam pengertian ROM (Read Only Memory) yang dijelaskan diatas, maka sistem penyimpanan di ROM saat ini sering dijadikan sebagai alternatif perusahaan untuk menyimpan dokumen rahasia atau juga dokumen penting. Beberapa jenis ROM yang umum digunakan diantaranya:

1. Stock ROM

Ini merupakan jenis ROM yang merupakan bawaan dari sistem operasi (dalam bentuk default) serta juga belum mendapatkan modifikasi.

Stock ROM ini berisi fungsi sebagai tampilan yang masih standar pabrik serta belum banyak mengalami perubahan dari pengembang. Biasanya jenis ROM ini ditemukan pada perangkat Apple IOS serta Palm’s WebOS.

2. Custom ROM

Untuk jenis ROM satu ini sangat cocok untuk menyimpan data-data penting perusahaan disebabkan karna sifatnya yang dapat di customisasi atau juga dimodifikasi sendiri. Custom ROM ini memang sering digunakan oleh pengembang independen yang hobby didalam mengotak-atik perangkat komputer.

Custom ROM ini dikembangkan dengan secara langsung dari Google beserta OS yang dimilikinya yang juga banyak dijiumpai pada perangkat Android.

3. Manufacturer atau Carrier Stock ROM

Jenis yang ketiga ini dapat juga disebut dengan sebutan Carrier Stock ROM yang mana sudah mendapatkan perubahan dari pabrik atau juga operator jaringan.

Perubahan pada ROM seperti ini bertujuan untuk dapat memberikan penambahan custom pada aplikasi. Sehingga jenis ROM ini jarang ditemukan pada perangkat PC, serta  sebaliknya lebih sering diaplikasikan pada perangkat Android.

Cara Kerja ROM

Sesuai dengan pengertian ROM (Read Only Memory) diatas, maka prinsip kerja ROM didalam perangkat komputer ini sebenarnya sangat sederhana. Pemilik perangkat komputer akan memasukkan data-data yang umumnya berupa software default pabrik ke dalam chip ROM.

Selanjutnya data didalam ROM akan disimpan dengan secara permanen serta tidak dapat dihapus menjadi output device. Perlu untuk diketahui bahwa Anda tidak dapat mengotak-atik isi pada ROM serta ROMini hanya bisa diisi sekali saja selama digunakan.

Nah itulah penjelasan mengenai Pengertian RAM Dan ROM, Fungsi, Jenis dan Cara Kerjanya, semoga apa yang dijelaskan diatas dapat bermanfaat untuk teman-teman sekalian. Terima Kasih.

Lihat Juga  √ Pengertian Informasi, Fungsi, Jenis, dan Menurut Para Ahli
Lihat Juga  √ Pengertian ERP, Karakteristik, Manfaat, Keuntungan dan Contohnya
Lihat Juga  √ Pengertian Teknologi Informasi, Tujuan, Fungsi, Manfaat, Komponen & Contohnya