√ Teks Editorial : Pengertian , Kerangka, Struktur, Kaidah, Dan Contoh

Diposting pada

Teks Editorial : Pengertian , Kerangka, Struktur, Kaidah, Dan Contoh – Pendidikan.Co.Id – Kamu pasti pernah menemukan sebuah teks yang berisikan sebuah pendapat pribadi dari individu atau sesepramg terhadap sebuah masalah, Secara sadar atau tidak kamu sudah membaca yang namanya Teks Editorial atau disebut juga dengan Teks Opini.


Oleh sebab itu untuk dapat membedakan teks editorial/opini dengan teks lain seperti misalnya teks deskripsi atau teks lainnya mari baca lebih lanjut mengenai Teks Editorial secara jelas dibawah ini.

Teks-Editorial

Pengertian Teks Editorial

Teks editorial merupakan sebuah teks yang berisi sebuah pendapat pribadi individu atau seseorang terhadap sebuah isu/masalah aktual. Isu atau masalah tersebut bisa meliputi masalah politik, sosial, maupun itu masalah ekonomi yang mempunyai hubungan dengan secara signifikan dengan politik.


Meskipun begitu Pengungkapan teks tersebut harus juga didasari dan dilengkapi dengan bukti, data / fakta, maupun alasan yang logis dan bijak agar pembaca atau pendengar dapat menerimanya dengan baik dan bijak juga. lantas apa tujuan dari Teks Editorial atau Opini.


Tujuan Teks Tajuk Rencana / Editorial / Opini:

Adapun Tujuan dari Teks Editorial atau opini ini antara lain ialah sebagai berikut :

  1. Untuk dapat mengajak para pembaca untuk dapat ikut berpikir didalam sebuah masalah (isu/topik) yang sedang hangat terjadi di lingkungan sekitar.
  2. Memberikan sebuah pandangan dengan berdasarkan fakta data dan alasan kepada pembaca terhadap isu yang sedang berkembang.

Manfaat Teks Editorial / Opini:

Teks editorial ini akan memberi informasi kepada pembaca, dalam merangsang pemikiran, serta juga terkadang mampu untuk dapat menggerakkan pembaca untuk ikut berpartisipasi dan juga bertindak.


Fungsi Teks Tajuk Rencana/Editorial/Opini:

Adapun Fungsi dari Teks Editorial atau opini antara lain ialah sebagai berikut :

  1. Fungsi dari Teks Opini atau editorial ini umumnya menjelaskan sebuah berita juga akibatnya pada masyarakat.
  2. Mengisi latar belakang dari berhubungan dengan berita tersebut dengan kenyataan sosial serta juga faktor yang mempengaruhi dengan lebih menyeluruh.
  3. Terkadang terdapat sebuah analisis kondisi yang berfungsi untuk dapat mempersiapkan masyarakat akan kemungkinan yang dapat terjadi
  4. Meneruskan penilaian moral mengenai/tentang berita tersebut.

Ciri-Ciri Teks Editorial / Opini:

Dibawah ini merupakan ciri-ciri dari teks editorial atau opini, yakni :

  1. Tema tulisannya selalu hangat dan juga Up To Date (sedang berkembang / berlangsung dibicarakan oleh banyak orang dan juga luas), aktual dan faktual
  2. Bersifat sistematis serta juga logis
  3. Tajuk rencana / editorial atau juga opini merupakan sebuah gagasan atau pendapat yang sifatnya itu sebuah argumentasi (argumentative)
  4. Menarik untuk dibaca karna sedang Hangat, sedang Berlansung dan penggunaan kalimatnya yang singkat, padat serta jelas.

Struktur Teks Editorial

Terdapat 3 Struktur dalam membangun Teks editorial atau opini, yakni :

  1. Pernyataan pendapat (tesis):
    Bagian berisi sebuah sudut pandang penulis mengenai sebuah masalah yang dibahas. Biasanya teori akan diperkuat oleh argumen.
  2. Argumentasi:
    Alasan atau bukti yang digunakan dalam upaya memperkuat pernyataan dalam tesis, meskipun dengan secara umum argumentasi tersebut diartikan untuk dapat menolak suatu pendapat. Argumen tersebut juga bisa berbentuk pertanyaan umum/data dari hasil penelitian, dari pernyataan para ahli, ataupun juga fakta-fakta dengan berdasarkan referensi yang dapat dipercaya.
  3. Penyataan/Penegasan ulang pendapat (Reiteration):
    Bagian yang berisi penegasan ulang mengenai pendapat yang didorong oleh fakta dan data di bagian argumentasi dalam upaya memperkuat/menegaskan.

Kaidah Kebahasaan Teks Editorial

Diibawah ini merupakan kaidah kebahasaan teks editorial atau opini antara lain ialah sebagai berikut:

  1. Adverbia –
    ditujukan supaya para pembaca dapat meyakini teks yang dibahas, dengan menegaskan atau menitik beratkan dengan menggunakan kata keterangan (adverbia frekuentatif). Kata yang biasa digunakan antara lain misalnya: selalu, kadang-kadang, sebagian besar waktu, biasanya, sering,  jarang, dan lainnya.
  2. Konjungsi –
    kata penghubung pada sebuah teks, contoh nya: bahkan.
  3. Verba Material –
    verba yang menunjukkan sebuah perbuatan fisik/peristiwa.
  4. Verba Relasional –
    verba yang menunjukkan sebuah hubungan intensitas (pengertian A ialah B), dan milik (mengandung pengertian A memiliki B).
  5. Verba Mental – 
    verba yang menerangkan sebuah persepsi (contohnya melihat, merasa), afeksi (contohnya suka, khawatir), dan kognisi (contohnya berpikir, mengerti). Pada verba mental ini juga terdapat partisipan pengindra (senser) serta fenomena.


Contoh Kerangka Karangan

  1. Tema    : Pendidikan
    Judul    : Manfaat Belajar Bagi Kehidupan
  2. Definisi
    2. 1 Pengertian Belajar
  3. Dampak Tidak Belajar
    3.1 Kurang Belajar tidak memiliki kemampuan
    3.2 Kurang Belajar mudah untuk diperdaya orang
    3.3 Kurang Belajar ….
  4. Manfaat Belajar
    4.1 lebih mandiri dan percaya diri
    4.2 kepribadian lebih konsumtif
    4.3 konsep diri kuat
  5. Tips belajar dengan benar
    5.1 Bertanya Kalau Belum Paham
    5.2 Ciptakan suasana yang kondusif
    5.3 dan lain sebagainya

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai Teks Editorial : Pengertian , Kerangka, Struktur, Kaidah, Dan Contoh, semoga bermanfaat untuk anda.

Lihat Juga  √ Pengertian WHO, Sejarah, Tujuan, Fungsi, Peran, Kegiatan dan Aktivitas
Lihat Juga  √ Vektor: Pengertian, Gambar, Notasi, Macam, Sifat dan Nilai atau Besarnya
Lihat Juga  √ Pengertian Tanah Podsol, Karakteristik, Proses Terbentuk dan Morfologi