√ Pengertian Legitimasi : Kekuasaan, Hukum dan Politik Beserta Contoh

Diposting pada

Pendidikan.Co.Id – Kesempatan ini kita akan membahas mengenai Legitimasi, penjelasan mengenai legitimasi selengkapnya akan diuraikan sebagai berikut :

Pengertian Legitimasi, Kekuasaan, Hukum dan Politik Beserta Contoh

Pengertian Legitimasi

“Legitimasi merupakan sebuah kualitas hukum yang berbasis pada penerimaan putusan di dalam peradilan”

Bisa juga diartikan seberapa jauh masyarakat itu mau menerima serta mengakui kewenangan, keputusan serta juga kebijakan yang diambil seorang pemimpin.

Di dalam konteks legitimasi, hubungan antara pemimpin serta juga masyarakat yang dipimpin itu lebih ditentukan ialah keputusan masyarakat untuk menerima atau juga menolak kebijakan yang diambil oleh pemimpin.

Sedangkan untuk Legitimasi tradisional itu mengenai seberapa jauh masyarakat itu mau menerima sebuah kewenangan, keputusan ataupun juga kebijaksaan yang diambil pemimpin di dalam ruang lingkup tradisional, seperti misalnya dalam kehidupan keraton yang masyarakatnya itu terikat akan kewenagan yang dipegang oleh pimpinan mereka serta juga sebab hal itu mampu menimbulkan gejolak di dalam nurani mereka bahwa mereka merupakan bawahan yang selalu menjadi alas dari pemimpinnya.

Legitimasi ini bisa diperoleh dengan berbagai cara yang mampu untuk dikelompokkan dalam tiga kategori yakni secara simbolis, prosedural dan material

Dari cara dan juga sumber perolehan itu lahirlah atau munculah beberapa tipe legitimasi yakni : legitimasi tradisional, legitimasi kualitas pribadi, legitimasi ideologi, legitimasi prosedural serta juga legitimasi instrumental.

Pengertian legitimasi hukum

“Legitimasi hukum ini ialah suatu pengakuan hukum yang terdapat di tengah masyarakat yang dapat atau bisa di katakan ada kaitannya dengan suatu tindakan perbuatan hukum yang berlaku dan juga berbagai undang-undang yang sah serta sudah di tetapkan”

Hal ini melingkupi di antaranya ialah peraturan hukum formal, hukum etnis, hukum adat-istiadat serta juga hukum kemasyarakatan yang memang telah terdapat pada masyrakat tersebut serta di akui keabsahannya, hingga dengan melihat penjelasan di atas maka legitimasi ini memang penting pada kehidupan masyarakat luas.

Dari segi pelaksanaanya, legitimasi ini dapat bilang memang di tujukan itu dengan secara khusus untuk pemegang kekuasaan di dalam menggunakan berbagai cara serta tataran masyarakat yang berbedayang biasanya itu masih melibatkan berupa ritual formal yang memiliki sfiat religious, hingga dalam hal ini melibatkan segala macam pihak yang mempunyai beberapa kepentingan.

Kemungkinan ini bisa/dapat saja terjadi di dalam sebuah tataran masyarakat yang masih memiliki/mempunyai hubungan erat dengan konsep adat serta budaya lokal itu sendiri, yang mana hal tersebut di lakukan yakni sebagai suatu kewajiban.

Pengertian Legitimasi politik

Legitimasi politik ini merupakan suatu gambaran dari politik yang dengan berdasarkan pada suatu keputusan dari hasil peradilan yang memiliki tujuan ialah sebagai suatu bukti bahwasanya pada tiap-tiap kebijakan yang sudah di tetapkan ialah untuk kepentingan masyarakat luas.

Pengertian legitimasi kekuasaan

Legitimasi kekuasaan, menurut David Easton menggemukakan bahwa Legitimasi Kekuasaan ini merupakan suatu suatu keyakinan pada tiap anggota did alam maysrakat yang mentaati dan juga menerima berbagai kebijakan yang sebelumnya sudah di buat oleh penguasa serta sudah memenuhi berbagai tuntutan yang terdapat pada rezim penguasa itu.

Sehingga Legitimasi ini mempunyai pengertian suatu konsep yang mampu untuk melahirkan sebuah keterikatan di antara pemimpin dengan masyrakat.

Pada sebuah Negara pemerintahan, legitimasi ini bisa di bilang keberadaanya amat penting khususnya untuk pemimpin pemerintahan, sebab para pemimpin itu akan selalu bekerja keras suapaya mendapatkan serta mempertahankan dari legitimasi tersebut.

Contoh legitimasi hukum

Dibawah ini merupakan beberapa contoh dari legitimasi hukum, diantaranya ;

UU pornografi serta UU ITE , Para pelaku serta penyebar video porno itu harus siap serta  terima dengan ganjaran hukum yang telah tercatat di dalam undang–undang tersebut apabial ada yang melanggarnya.

Koruptor yang telah menghabiskan uang rakyat serta membuat dollar mereka itu beranak cucu diluar negeri, maka harus siap sedia dan menerima tiap-tiap resiko yang sudah ditetapkan aturannya di dalam UU korupsi, sehingga tidak membiarkan para koruptor itu bebas bergentangan untuk menghabiskan uang rakyat.

Demikianlah penjelasan mengenai Legitimasi dan sudah membaca mengenai Pengertian Legitimasi : Kekuasaan, Hukum dan Politik Beserta Contoh di pendidikan.co.id, semoga apa yang diuraikan dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Lihat Juga  √ Pengertian Primordialisme, Contoh, Dampak, Ciri, Beserta Jenisnya
Lihat Juga  √ Pengertian Peran, Konsep dan Jenisnya Menurut Para Ahli
Lihat Juga  √ Pengertian Limbah Menurut Ahli, Jenis, Karakteristik, dan Dampaknya