√ Pengertian Tekanan

Diposting pada

Pengertian Tekanan

Pengertian Tekanan

Dalam buku Chemistry: Understanding Substance and Matter (2015) merupakan karya Russell Kuhtz, pengertian tekanan zat ini merupakan suatu satuan fisika untuk kemudian menyatakan gaya per satuan luas.Gaya yang dimaksud disini ialah gaya yang tegak lurus yakni dengan permukaan dari suatu objek. Satuan tekanan tersebut sering digunakan untuk dapat mengukur kekuatan dari suatu cairan atau juga gas.

Satuan tekanan tersebut dapat atau bisa dihubungkan dengan satuan volume (isi) serta suhu. Semakin tinggi tekanan di dalam suatu tempat dengan isi yang sama, maka suhu tersebut kemudian akan semakin tinggi. Hal tersebut dapat atau bisa digunakan untuk menjelaskan mengapa suhu di pegunungan lebih rendah daripada pada dataran rendah, disebabkan karna di dataran rendah tekanan lebih tinggi.

Namun,terkecuali pada uap air, apabila tekanan uap air tersebut ditingkatkan maka kemudian akan terjadi perubahan dari gas kembali menjadi cair.Semakin kecil luas permukaan, itu dengan gaya yang sama maka akan dapatkan tekanan yang lebih tinggi. Tekanan udara tersebut dapat atau bisa diukur dengan menggunakan barometer.


Jenis Tekanan

Jenis-Tekanan

Secara umum terdapat dua jenis tekanan, diantaranya ialah sebagai berikut :


Tekanan Hidrostatis atau Tekanan Zat Cair

Hidrostatis ini berasal dari kata hidro yang memiliki artu air serta statis yang berarti tetap, sehingga kemudian diartikan tekanan pada zat cair di dalam keadaan diam. Hal utama yang kemudiana mempengaruhi tekanan hidrostatis padasuatu tempat diantaranya ialah gaya gravitasi pada tempat tersebut, serta kedalaman, dan juga massa jenis zat cair tersebut, .

Tekanan Hidrostatis ini merupakan sebuah tekanan yang terjadi di bawah air. Tekanan tersebut terjadi disebabkan karna adanya berat air yang membuat cairan itu mengeluarkan tekanan. Tekanan suatu cairan tersebut bergantung dikedalaman cairan di dalam sebuah ruang dan juga gravitasi juga menentukan tekanan air tersebut.

Rumus Tekanan Hidrostatis

P = ρgh

Keterangan:
P = tekanan hidrostatis (Pascal atau N/m2)
ρ = massa jenis cairan (kg/m3)
g = percepatan gravitasi (10 m/s2)
h = kedalaman cairan (m), dihitung dari permukaan air hingga menuju kedalaman benda.


Tekanan Udara

Tekanan udara ini ialah suatutekanan yang menggerakkan suatu massa udara itu didalam tiap-tiap satuan luas tertentu. Alat ukur yang digunakan atau dipakai untuk dapat mengukur tekanan udara disebut dengan barometer. Satuan tekanan udara ialah milibar (mb). Besarnya tekanan udara tersebu akan berbanding terbalik dengan ketinggian pada suatu tempat, semakin tinggi tempat tersebut, maka kemudian akan semakin rendah tekanan udaranya, begitu juga sebaliknya.

Atmosfer tersebut merupakan lapisan yang melindungi bumi. Lapisan tersebut meluas hingga 1000 km ke atas bumi serta mempunyai massa 4.5 x 1018 kg. Massa atmosfer yang menekan permukaan inilah yang kemudian disebut dengan tekanan atmosferik. Tekanan atmosferik di permukaan laut itu ialah 76 cmHg.


Besaran Fisika yang Berhubungan dengan Tekanan

Besaran-Fisika-yang-Berhubungan-dengan-Tekanan

Besaran Gaya

Gaya ini merupakan segala bentuk interaksi yang dapat atau bisa menyebabkan sebuah benda bermassa itu mengalami perubahan gerak. Dinilai dari nilai sertaarahnya, gaya ini merupakan besaran vektor fisika disebabkan karna gaya ini memiliki nilai serta arah.

Sedangkan untuk dinilai dari jenisnya, gaya ini termasuk besaran turunan disebabkan karna nilainya didapatkan bukan dari pengukuran langsung melainkan dengan menghubungkan dengan besaran-besaran pokok yang mempengaruhi.

Satuan Internasional (SI) yang kemudian dipakai untuk gaya ialah Newton (N). Simbol yang digunakan untuk kemudian melambangkan gaya ialah F (huruf kapital).

Alat ukur yang biasanya dipakai atau digunakan untuk mengukur gaya ialah dinamometer atau neraca pegas. Di dalam mempengaruhi benda, gaya tersebut bisa atau dapat mengubah posisi benda tersebut, mengubah pergerakannya, ataupun juga mengubah bentuk benda.

Untuk melakukan sebuah gaya diperlukan usaha, semakin besar gaya yang ingin dilakukan, maka akan semakin besar usaha yang harus dikeluarkan.


Besaran Luas

Luas yakni besaran turunan fisika yang kemudian menyatakan ukuran 2 dimensi dari suatu bagian permukaan. Nilainya tersebut didapatkan dari perkalian 2 satuan panjang sebuah objek.

Satuan Internasional (SI) untuk luas ialah meter persegi (m2). Simbol yang digunakan untuk kemudian melambangkan luas ialah A (huruf kapital).

Bentuk dari objek itu kemudian akan mempengaruhi luasnya, contohnya apabila bentuk objek bujur sangkar maka luas didapatkan dari perkalian kedua sisinya, apabila bentuk objek persegi panjang, maka luas tersebut didapatkan dari perkalian panjang serta lebarnya.

Apabila bentuk objek lingkaran, maka luas tersebut didapatkan dari perkalian phi itu dengan jari-jari pangkat dua, sedangkan apabila bentuknya segitiga, luas objek tersebut didapatkan dari perkalian alas dengan tingginya.


Rumus serta Satuan Tekanan

Rumus-Satuan-Tekanan

Rumus Tekanan Umum

p = F/A

Keterangan:

p = Tekanan (Pa)
F = Gaya (N)
A = Luas bidang (A)

Keterangan :

Berdasarkan rumus tersebut satuan ialah adalah N/m² sera dinyatakan di dalam SI (standar internasional) yakni sebagai pascal (Pa). Selain tekanan dalam Hukum Pascal, bentuk tekanan lainnya ialah tekanan hidrostatis di dalam suatu cairan.


Rumus Tekanan Hidrostatis

p = ρ g h

dimana

ρ = massa jenis
g = gaya gravitasi (m/s2)
h = kedalaman benda dari permukaan cairan (m)

Pada persamaan umum gas ideal tersebut terdapat rumus rumus0 yakni dengan p ialah sebagai tekanan gas (Pa), V merupakan volum (m³), serta T sebagai suhu mutlak (Kelvin).

Satu lagi, Pada saat kita ingin menghitung usaha yang dilakukan gas di dalam pembahasan termodinamika itu digunakan rumus rumus itu dengan W sebagai usaha (joule) dan ΔV ialah sebagai perubahan volum (m³).

Selain satuan tekanan di dalam SI yakni pascal, dalam kehidupan sehari-hari dikenal dengan satuan tekanan lainnya, ialah :

  • atm (atmosfir);
  • cmHg dan mmHg (panjang kolom air raksa pada barometer);
  • torr (torricelli);
  • bar;
  • psi.

Hubungan antara atm, Pa, torr, serta mmHg ialah sebagai berikut:

rumus1

Umumnya kita sering melihat konversi dari atm itu menjadi Pa yakni sebagai 1 atm = 1,01 x 10⁵ Pa.


Rumus Tekanan Udara

h = (760-x) 10

dimana

h = ketinggian suatu tempat (m)
x = tekanan tempat tersebut (mmHg)
Dari persamaan diatas maka kita bisa atau dapat menyimpulkan dimensi dengan secara umum tekanan ialah M/LT2.


Contoh Soal Tekanan

1. Kota surabaya itu berada 200 m di atas permukaan air laut. apabila tekanan di atas permukaan air laut itu ialah 76 cmHg, maka tentukan tekanan udara di kota surabaya, nyatakan di dalam cmHg!

Diketahui bahwa

Tiap kenaikan 100 m tekanan udara luar itu turun 1
h Surabaya = 200 m tekanan itu turun 2

Penyelesaian

P = 76 – 2
P = 74 cmHg

Jadi tekanan udara di surabaya adalah 74 cmHg


2. Gaya 600 N itu bekerja pada permukaan seluas 4 m2. pertanyaannya Berapa besar tekanan yang kemudian dihasilkan gaya tersebut.

Diketahui bahwa

F = 600 N
A = 4 m2

Penyelesaian

p = F/A
p = 600/4
p = 150Pa

jadi besar tekanan di pertanyaan diatas ialah 160 Pa


3.Sebuah mini bus itu mempunyai 6 roda berisi 2,5 ton muatan serta akan melintasi tol. Luas pada permukaan bidang sentuh roda itu dengan permukaan jalan seluruhnya ialah 400 cm2. Pertanyaannya Berapakah tekanan yang dialami pada tiap-tiap ban?

Diketahui bahwa:

m = 2,5 ton = 2500 kg
A = 400 cm2 = 4 x 10-2 m2
g = 10 m/s2

Ditanyakan: p =….?
Jawab:

p = f/a =m.g/A
p = 2500 ×10/0,04
p = 625.000 N/m2

Maka Tekanan seluruh ban ialah 625.000 N/m2 atau juga 625.000 Pa. Maka tekanan untuk tiap-tiap ban yaitu I/6 x p = 1/6 x 625. 000 = 104.166 Pa.


4. Seorang perenang itu menyelam pada kedalaman 100 m dibawah permukaan air. Apabila massa jenis air itu ialah 1.000 kg/m3 serta percepatan gravitasi ialah 9,8 m/s2 , maka pertanyaanya berapakah tekanan hidrostatis yang kemudian dialami perenang tersebut?

Diketahui bahwa:

h = 100 m
ρ= 1000 kg/m3
g = 9,8 m/s2

Ditanyakan: P..?
Jawab:

P = ρgh
P = (1000)(9,8)(100)
P = 9,8 x 105 N/m2

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Tekanan, Rumus, Besaran, Satuan, Jenis, dan Contoh, semoga apa yang diuraikan dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Lihat Juga  √ Pengertian Rantai Makanan, Jaring, Komponen, beserta Contohnya
Lihat Juga  √ Darah : Pengertian, Fungsi, Komponen dan Kandungan
Lihat Juga  √ Pengertian Cermin Cekung, Manfaat, Sifat, Rumus, dan Contohnya