√ Pengertian Audit Internal, Tujuan, Fungsi dan Ruang Lingkup

Diposting pada

Pendidikan.Co.Id – Audit internal ini dilakukan untuk dapat mengevaluasi suatu efektivitas serta manajemen suatu perusahaan. Untuk dapat lebih mengerti mengenai Audit Internal ini, maka akan diuraikan selengkapnya sebagai berikut :

Pengertian Audit Internal, Tujuan, Fungsi dan Ruang Lingkup

Pengertian Audit Internal

Audit internal ( internal audit) merupakan sebuah penilaian terhadap keyanikan, independe, obyektif serta juga kegiatan/aktivitas konsultasi yang dibuat ialah sebagai penambah nilai serta peningkatan operasi organisasi. Audit internal ini bisa sebagai pendukung suatu organisasi untuk dapat mencapai tujuannya dengan membawa pendekatan yang sistematis serta disiplin dalam evaluasi serta peningkatan efektivitas proses manajemen risiko, pengendalian serta tata kelola.

Pengertian Audit Internal Menurut Para Ahli

Supaya dapat mengerti lebih jauh lagi mengenai Audit Internal ini, maka kita dapat merujuk pada beberapa pendapat para ahli, diantaranya sebagai berikut :

Menurut Hiro Tugiman

Pengertian Audit Internal ialah merupakan fungsi penilaian dengan secara independen di dalam suatu organisasi untuk dapat mengetes serta juga untuk melakukan evaluasi terhadap kegiatan/program yang dijalankan.

Menurut IIA (Ikatan Auditor Internal, dalam Messier : 2005)

Bahwa Audit Internal ini merupakan suatu kegiatan/aktivitas independen dan objektif serta konsultasi yang disusun untuk bisa/dapat meningkatkan nilai dan juga operasional suatu organisasi/perusahaan.

Internal audit tersebut dapat mendukung suatu organisasi atau juga perusahaan guna mencapai tujuan dengan cara pendekatan yang sangat berstruktur dan juga disiplin. Pendekatan internal audit tersebut dijalankan dengan cara evaluasi dan juga meningkatan kefektifan manajamene resiko, kontrolling serta proses tata pengelolalan.

Menurut Sukrisno

Pengertian Audit Internal merupakan pemeriksaan yang dijalankan oleh unit audit internal yang dipunyai perusahaan terhadap finansial report serta laporan akuntansi perusahaan dan juga meninjau kepatuhan serta kepatuan akan kebijakan yang ditentukan pimpinan puncak, peraturan pemerintah dan juga ketentuan dari perserikatan profesi.

Menurut Mulyadi (2002)

Pengertian Audit Internal merupakan suatu pelaksanana audit/auditor yang melaksanakan tugas di dalam perusahaan untuk dapat mengetahui sejauh mana prosedur serta kebijakan yang telah/sudah dijelankandengan baik, menetapkan seberapa efektif serta juga efisien dari produser kegiatan/aktivitsa organisasi/perusahaan, dan juga menilai kefektivitasan informasi yang di produksi oleh masing-masing unit dalam organisasi/perusahaan.

Tujuan Audit Internal

Hiro Tugiman (2006) menggemukana bahwa Internal Audit ini mempunyai tujuan dalam membantu anggota organisasi supaya dapat melaksanakan tugas itu dengan efektif. Dalam kegiatan internal audit berusaha untuk melaksanakan analisis serta memberikan berbagai saran dan juga penilaian. Proses pemeriksanaan audit ini mencakup pengawasan, yang sangat efektif dengan pembayaran yang normal.

Lalu Sukrisno Agoes (2004) menyatakan bahwa tujuan dari audit internal ialah membantu manajemen suatu perusahaan melaksanakan tugas itu dengan melalui analisa, penilaian serta pemberian saran dan juga masukan tenagn aktivitas atau juga program (yang masuk dalam pemeriksaan).

Untuk dapat meraih tujuan dari internal audit maka auditor tersebut harus menjalankan beberapa hal dibawah ini yaitu:

  • Memberi kepastian berhubungan dengan peraturan serta prosedur yang wajib ditaati oleh seluruh elemen manajemen
  • Memberi penilaian baik serta juga peningkatan pengawasan efektif dengan biasa yang wajar serta juga melakukan identifikasi sistem pengendalian yang ditetapkan yang mencakup pengendalian internal manajemen serta kegiatan/aktivitas operasional yang berhubungan.
  • Memasikan bahwa seluruh aset perusahaan itu dijaga dengan penuh tanggung jawab dari penyalahgunaan, kehilangan, korupsi serta hal lain semisal.
  • Mengajukan beberapa saran didalam rangka memperbaiki sistem operasional perusahaan supaya lebih efektif serta efisien.
  • Memberi penilaian berhubungan dengan mutu serta kualitas kerja kepada masing-masing bagian yang ditunjuk manajemen perusahaan.
  • Memastikan bahwa data yang sudah ada itu diolah dalam perusahaan dapat dipertanggungjawabkan.

Fungsi Audit Internal

Sawyer (2005) ini meyatakan bahwa fungsi audit internal ini diantaranya :

  • Melakukan pengawasan terhadap seluruh aktivitas yang sulit diatasi oleh pimpinan puncak.
  • Melakukan indentifikasi serta meminimalisasi resiko
  • Mendukung dan juga membantu manajamen terhadap bidang teknis.
  • Melakukan pelaporan Validasi kepada manajer
  • Membantu pada proses decision making
  • Melakukan analisa masa mendatang (bukan hal yang sudah terjadi)
  • Membantu manajer di dalam pengelolaan perusahaan.

Ruang Lingkup Audit Internal

Guy dkk menggemukakan bahwa ruang lingkup internal audit yang sudah diterjemahkan oleh Paul A. Rajoe antara lain:

  • Melakukan analisa kefektifan (Reliabilitas serta Integrasi) informasi finansial dan juga operasional serta juga alat yang digunakan untuk identifikasi, pengkuran, pengelompokan, dan juga pelaporan informasi tersebut.
  • Menjalankan pengamatan atas sistem yang ada dalam rangka memastikan adanya kesesuaian antar kegiatan/aktivitas/program yang dilaksanakan suatu organisasi didalam kebijakan, peraturan, prosedur, hukum, rencana yang berdampak signifikan kepada kegiatan/aktivitas organisasi.
  • Melakukan pengamatan segala macam metode yang digunakan dalam menjaga aset/harta suatu perusahaan. Apabila diperlukan maka akan dilakukan verifikasi kepada harta-harta tersebut.
  • Memberikan penilaian atas efektivitas serta keekonomisan didalam penggunaan sumber daya
  • Melakukan pengamatan atas aktivitas/kegiatan operasional atau program suatu organisasi/perusahaan apakah hasil yang didapat konsisten serta sesuai dengan tujuan dan juga rencana yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Nah itulah penjelasan mengenai Pengertian Audit Internal, Tujuan, Fungsi dan Ruang Lingkup, semoga apa yang diuraikan dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Lihat Juga  √ Pengertian Nodus Limfa, Struktur, Fungsi dan Bagiannya
Lihat Juga  √ Pengertian Observasi, Tujuan, Manfaat, Jenis, dan Menurut Para Ahli
Lihat Juga  √ Pengertian Ontologi, Sejarah, Pokok Pikiran dan Aliran Menurut Para Ahli