√ Pengertian Evaporasi

Diposting pada

pengertian evaporasi

Pengertian Evaporasi

Evaporasi disebut juga dengan penguapan ini merupakan sebuah proses perubahan es menjadi gas (uap air). Susunan dari kimia air (H2O) yakni dengan cara alami di atmosfer yang kemudian terbagi menjadi 3 tingkatan diantaranya  gas, cair dan juga padat. Air tersebut dapat atau bisa mengalami sebuah perubahan dari bentuk yang satu itu menjadi bentuk yang lain dengan mengikut sertakan suatu panas. Molekul-molekul dari air tersebut bisa atau dapat memenuhi seluruh ruang yang sama. Umumnya pada molekul tersebut tidak memiliki suatu energi yang cukup untuk dapat atau bisa lepas dari cairan.


Pengertian Evaporasi Menurut Para Ahli

Adapun pengertian evaporasi yang dikemukakan menurut para ahli diantaranya sebagai berikut :

  1. Pengertian Evaporasi Menurut Lakitan (1994)

    Pengertian Evaporasi ini merupakan suatu proses penguapan air yang berawal dari permukaan bentangan air atau juga dari bahan padat yang mengandung air.

  2. Pengertian Evaporasi Menurut Manan dan Suhardianto  (1999)

    Pengertian evaporasi (penguapan) ini merupakan perubahan air menjadi uap air.

  3. Pengertian Evaporasi Menurut Robert B. Long (1995)

    Pengertian evaporasi diartikan yakni sebagai proses penguapan daripada liquid (cairan) yakni dengan penambahan panas.

  4. Pengertian Evaporasi Menurut Warren L. Mc Cabe (1999)

    Pengertian evaporasi (penguapan) tersebut dapat didefinisikan yakni sebagai perpindahan kalor ke dalam zat cair yang dapat atau bisa mendidih.
    Panas tersebut dapat atau bisa disuplai dengan segala amcam cara, baik secara alami serta juga penambahan steam.


Fakta Mengenai Evaporasi

Fakta-Mengenai-Evaporasi

Beberapa fakta yang dapat disimpulkan mendapat beberapa poin berikut ini.

  • Air yang mendidih disuhu temperatur 1000’C, tetapi berhenti memanas, namun akan tetap mendidih serta juga menguap. Pada suhu temperatur tersebut air kemudian akan menggunakan seluruh energi untuk bisa atau dapat merubah dirinya.
  • Suatu zat yang menguap atau juga dapat disebut mengembun zat tersebut akan bisa atau dapat memperoleh serta dapat juga kehilangan energi yang tepat seperti yang saat ini terjadi diwaktu sebuah zat tadi meleleh serta membeku.
  • Es mendinginkan banyaknya minuman disebabkan karna es tersebut dapat mencair serta menyerap energi dari minuman disekitarnya.
  • Air yang mendidih selama akan dipanaskan tekanan mol yang kemudian akan lepas sama dengan segala macam tekanan atmosfer. Semakin meninggi tempat tersebut maka akan semakin rendah juga temperatur yang akan diperlukan untuk bisa atau dapat mendidihnya air.

Proses Evaporasi

Proses-Evaporasi

Cairan pada molekul tersebut dapat atau bisa memperoleh cukup sebuah energi di dalam bentuk panas yakni dari lingkungan, maka dari itu molekul itu kemudian akan berubah menjadi uap. Evaporasi yang sering terjadi pada setiap adanya permukaan cairan, namun tidak pada tubuh atau pun juga volume. Saat terjadi penguapa, maka tekanan uap tersebut kemudian akan lebih rendah dari hasil tekanan atmosfir di sekitarnya. Kondensasi ini merupakan kebalikan dari proses terjadinya penguapan. Hal tersebut bisa terjadi apabila suhu uap kemudian akan berubah menjadi dingin, sehingga akan menyebabkan uap tersebut mengembun serta kembali ke bentuk cair.


Jenis Evaporasi (Penguapan)

Jenis-Evaporasi

Dibawah ini merupakan 3 jenis penguapan di dalam Evaporator yaitu Submerged combustion evaporator, Direct fired evaporator, serta steam heated evaporator, penjelasannya sebagai berikut  :

1. Submerged Combustion Evaporator

Submerged combustion evaporator yang kemudian dipanaskan oleh api yang setelah itu menyala dibawah permukaan cairan, yang mana gas yang panas tersebut bergelembung dengan melewati cairan.


2. Direct Fired Evaporator

Direct fired evaporator ini ialah suaut evaporator dengan pengapian secara langsung yang mana api serta pembakaran gas tersebut kemudian dipisahkan dari cairan mendidih lewat adanya dinding besi atau juga permukaan untuk memanaskan.


3. Steam Heated Evaporator

Steam heated evaporator ini adalah evaporatoryakni  dengan pemanasan stero yang mana auap atau uap lain yang dapatatau bisa dikondensasi ini ialah sumber panas, uap terkondesasi pada satu sisi dari permukaan pemanas serta juga panas yang ditransmisi melalui dinding itu ke cairan mendidih.

Jenis-jenis utama evaporator tabung yakni dengan pemasukan uap yang biasa dipakai diantaranya :

  1. Evaporator tabung horizontal.
  2. Evaporator.vertikal tabung Panjang.
    1. Aliran ke atas (film-panjat)
    2. Aliran ke bawah (film-jatuh)
    3. Sirkulasi paksa
  3. Evaporator film aduk

Faktor Yang Mempengaruhi Evaporasi

Faktor-Evaporasi

Adapun faktor yang mempengaruhi terjadinya evaporasi ini diantaranya sebagai berikut.

Faktor Langsung

Didalam faktor secara langsung berikut ini adalah faktor faktor yang akan mempengaruhi penguapan, diantaranya sebagai berikut :

  1. Temperatur apabila semakin tinggi temperatur maka kemudian akan semakin besar juga evaporasi
  2. Tekanan Uap apabila semakin tinggi tekanan pada uap air maka kemudian akan semakin tinggi pula penguapan.
  3. Kecepatan Angin apabila semakin cepat angin maka kemudian semakin besar terjadi penguapan.
  4. Kelembaban Udara apabila semakin tinggi adanya kelembapan udara maka kemudian akan semakin rendah penguapan.
  5. Lama Penyinaran matahari apabila semakin lama terkena penyinaran matahari, maka kemudian semakin tinggi penguapan.
  6. Intensitas radiasi matahari apabila semakin lama terkena intensitas radiasi dari matahari, maka kemudian yang terjadi semakin tinggi penguapan.

Faktor Tidak Langsung

Sementara untuk faktor tidak langsung yang kemudian akan mempengaruhi penguapan, diantaranya :

  1. Tata letak lintang
  2. Ketinggian sebuah tempat
  3. Waktu (bervariasi dari mulai Januari sampai dengan Desember).

Kelebihan dan Kelemahan Evaporasi

Kelebihan-dan-Kelemahan-Evaporasi

Adapun Kelebihan serta Kelemahan dari Proses evaporasi di dalam kehidupan sehari-hari antara lain sebagai berikut :

Kelebihan Evaporasi

  1. Proses pembuatan garam itu dengan cara menguapkan air yakni dengan bantuan energi matahari serta angin.
  2. Bersamaan dengan proses pengembunan, evaporasi tersebut bisa atau dapat dimanfaatkan oleh lemari pendingin atau juga pada kulkas di dalam proses pendinginan
  3. Mengurangi berat yang dalam artian bisa bermanfaat dalam mengurangi biaya penyimpanan serta transport.
  4. Mengawetkan makanan yakni dengan mengurangi kadar air serta juga meningkatkan kandungan padat (solid content).
  5. Menyediakan bentuk makanan yang disukai konsumen.
  6. Proses penjemuran baju sampai menjadi kering
  7. Proses pengeringan biji padi itu supaya bisa atau dapat digiling.
  8. Kulit terasa dingin saat menggunakan parfum cair atau juga kolonyet.
  9. Kegiatan atau aktivitas pengompresan pada tubuh orang yang sakit.
  10. Pengompresan tersebut bisa atau dapat mengakibatkan kalor yang terserap sehingga dapat atau bisa menyebabkan tubuh orang yang sakit itu dapat tetap terjaga.

Kelemahan Evaporasi

Adapun kelemahan dari metode evaporasi antara lain:

  1. Investasi tinggi
  2. Potensi korosif (konsentrasi garam meningkat)

Tujuan dari evaporasi ini ialah untuk dapat atau bisa mengurangi volem dari sebuah produk sehingga di batas-batas yang tertentu tanpa lagi menyebabkan terjadinya suatu kehilangan zat-zat yang dapat atau bisa memberi kandungan gizi.


Prinsip Proses Evaporasi

Prinsip-Proses-Evaporasi

Adapun dibawah ini merupakan  prinsip-prinsip terjadinya proses evaporasi diantaranya sebagai berikut:

  1. Penguapan tersebut hanya dapat atau bisaterjadi pada air yakni dengan permukaan bebasar. Contohnya ialah seperti waduk, kolam, bejana, sungai, ataupun laut.
  2. Proses penguapan tersebut bisa atau dapat terjadi di segala macam benda yang mengandung air, seperti misalnya pada lahan gundul atau juga pasir yang di dalam kondisi basah.
  3. Proses penguapan tersebut kemudian akan membuat lahan yang basah tersebut menjadi mengering serta bisa atau dapat juga memengaruhi makhluk hidup disana.
  4. Panas yang kemudian dialirkan ke bahan makanan di dalam bentuk uap selama proses penguapan tersebut kemudian akan meningkatkan temperature sampai mencapai titik didih.
  5. Sisa panas yang muncul akibat dari proses pengiapan tersebut kemudian akan membentuk gelembung-gelembung air.
  6. Proses penguapan tersebut kemudian akan membuat volume serta berat bahan makanan itu menjadi berkurang.
  7. Penguapan dapat atau bisa diaplikasikan pada saat bahan pangan sebelum bahan tersebut dibuat menjadi konsentrat, seperti halnya jus buah, kopi,serta susu yang kemudian dilakukan siati pemanasan ataupun sterilisasi.
  8. Penguapan dapat atau bisa menghemat penggunaan energi dan juga mengurangi biaya untuk distribusi serta transport.

Rumus Evaporasi(Penguapan)

Rumus-Evaporasi

Perhitungan dari penguapan yang dengan bedasarkan pendekatan secara langsung evaporasi dari permukaan tanah serta juga transpirasi dari vegetasi (ET) yang dengan berdasarkan dari penggunaan neraca air, Dibawah ini merupakan rumus penguapan, diantaranyara :

ET = P – (R+S)

Keterangan :

ET : Evapotranspirasi
P : Presipitasi atau Hujan
R : Run off
S : Simpanan Lengas Tanah


Contoh Evaporasi (Penguapan)

contoh-evaporasi

Terdapat dua contoh dari evaporasi yang sering dikenal ialah berkeringat serta juga siklus hujan. Apabila kita sedang terkena pancaran panas dari sinar matahari atau juga sedang memperoleh serta menjalani suatu aktivitas atau kegiatan yang berat, maka tubuh kita akan memberi repon itu dengan mengeluarkan cairan itu berupa keringat. cairan itu yang menguap, pada urutan yang kemudian akan mendinginkan kita. Di dalam sebuah cuaca, evaporasi tersebut kemudian akan ditunjukkan selama terjadi siklus hujan.

Pada proses ini yang mana air tersebut kemudian akan di permukaan bumi menjadi menguap serta bergerak dengan melalui sebuah atmosfer, menuju ke tempat yang jauh lebih dingin. Suhu yang menjadi lebih dingin tersebut kemudian akan menyebabkan uap yang mengembun kembali ke bentuk tetesan air, yang kembali datang secara bersamaan untuk dapat atau bisa membentuk awan. Pada saat terdapat awan yang menjadi mendung serta setelah itu gelap, tetesan air tersebut kemudian akan menjadi jatuh ke tanah yang disebut dengan hujan.

Contoh Evaporasi Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Evaporasi atau jgua Penguapan ini biasanya juga terjadi di dalam kehidupan sehari-hari. Pada saat akan keluar dari kamar mandi, air dari tubuh tersebut kemudian akan menguap disebabkan karna kering. Apabila meninggalkan segelas air dari luar , perlahan-lahan maka kemudian tingkat air itu akan berkurang disebabkan air menguap. Salah satu contoh yang penting dari penguapan ini ialah terjadinya pada tubuh yakni berkeringat.

Keringat tersebut akan membutuhkan energi untuk dapat atau bisa menguapkan dari kulit. Energi tersebut dapat atau bisa diperoleh dari kelebihan sebuah panas yang dihasilkan dari tubuh, pada gilirannya itu maka akan menyebabkan untuk mendinginkan.

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Evaporasi, Prinsip, Tujuan, Proses, Rumus, Faktor dan Contoh, semoga apa yang diuraikan dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Lihat Juga  √Pengertian, Unsur, Teknik dan Kreativitas Seni Peran
Lihat Juga  √ Pengertian Gopher, Fungsi, Cara Kerja Beserta Kelebihannya
Lihat Juga  √ Pengertian Kabut