√ Pengertian Kemiskinan, Dampak, Faktor, Jenis dan Contohnya

Diposting pada

Pendidikan.Co.Id – Kesempatan ini kita akan membahas mengenai Kemiskinan, penjelasan mengenai kemiskinan ini akan diuraikan sebagai berikut :

Pengertian Kemiskinan, Dampak, Faktor, Jenis dan Contohnya

Pengertian Kemiskinan

Pengertian Kemiskinan ini merupakan sebuah kondisi yang mana seseorang itu tidak mampu dalam memenuhi kebutuhan dasarnya seperti misalnya tempat tinggal, pangan, sandang, kesehatan yang layak, serta juga pendidikan.

Pengertian Kemiskinan Secara kuantitatif ialah keadaan dimana taraf hidup seseorang tersebut serba kekurangan atau tidak mempunyai harta benda. Sedangkan untuk secara kualitatif, pengertian kemiskinan ini ialah keadaan hidup manusia yang tidak layak.

Pengertian Kemiskinan Menurut Para Ahli

Untuk dapat lebih memahami mengenai apa itu kemiskinan, maka kita dapat merujuk pada beberapa pendapat para ahli, diantaranya ialah :

Reitsma dan Kleinpenning

Pengertian kemiskinan ini ialah ketidakmampuan individu atau seseorang dalam memenuhi kebutuhannya, baik itu secara material maupun non-material.

Faturachman dan Marcelinus Molo

Pengertian kemiskinan ini ialah suatu ketidakmampuan seseorang atau beberapa orang (rumah tangga) di dalam memenuhi kebutuhan dasarnya.

Hall dan Midgley

Pengertian kemiskinan ini ialah suatu kondisi deprivasi materi serta sosial yang menyebabkan seseorang atau individu untuk hidup di bawah standar kehidupan yang layak, atau juga kondisi yang mana seseorang atau individu mengalami deprivasi relatif ini dibandingkan dengan lainnya.

Friedman

Pengertian kemiskinan ini ialah ketidaksamaan di dalam kesempatan untuk memformulasikan kekuasaan sosial yang dapat berupa sumber keuangan,organisasi sosial politik, barang atau jasa, asset, jaringan sosial, informasi, pengetahuan serta keterampilan.

Suparlan

Pengertian kemiskinan ini ialah suatu standar hidup yang rendah karena mempunyai kekurangan materi pada golongan atau sejumlah orang apabila dibandingkan dengan standar tingkat kehidupan yang berlaku pada masyarakat sekitarnya.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)

Pengertian kemiskinan ini ialah suatu situasi yang serba kekurangan karena keadaan yang tidak dapat untuk dihindari oleh individu atau seseorang dengan kekuatan yang dimilikinya.

Levitan

Pengertian kemiskinan ini ialah kekurangan barang serta juga pelayanan yang diperlukan untuk mencapai standar hidup layak.

Jenis-Jenis Kemiskinan

Terdapat beberapa jenis-jenis kemiskinan yang terdapat di masyarakat. Untuk lebih jelasnya, dibawah ini ialah jenis-jenis kemiskinan serta contoh kemiskinan.

Kemiskinan Subjektif

Kemiskinan subjektif ini terjadi sebab seseorang itu mempunyai/memiliki dasar pemikiran sendiri yang beranggapan bahwa kebutuhannya itu belum dapat terpenuhi secara cukup, walaupun orang tersebut tidak terlalu miskin.

Contoh dari kemiskinan subjektif: pengemis musiman yang terdapat di kota-kota besar.

Kemiskinan Absolut

Pengertian kemiskinan absolut ini ialah suatu bentuk kemiskinan yasng mana individu atau keluarga mempunyai penghasilan yang di bawah standar minimum atau juga di bawah garis kemiskinan. Pendapatan orang tersebut tidak dapat/bisa untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti misalnya papan, pendidikan, pangan, kesehatan, sandang.

Contoh kemiskinan absolut: sebuah keluarga yang hidup dibawah garis kemiskinan.

Kemiskinan Relatif

Pengertian kemiskinan relatif ini ialah suatu bentuk kemiskinan karena adanya pengaruh kebijakan pembangunan yang belum merata atau juga menyentuh semua lapisan masyarakat. Dengan adanya pengaruh kebijakan tersebut bisa/dapat menimbulkan ketimpangan penghasilan serta standar kesejahteraan.

Contoh kemiskinan relatif : lapangan pekerjaan yang sedikit sehingga pengangguran semakin banyak.

Kemiskinan Alamiah

Pengertian kemiskinan alamiah ini ialah kemiskinan yang terjadi sebab faktor alam sekitarnya yang langka akan sumber daya alam, sehingga membuat masyarakat setempat tersebut mempunyai tingkat produktivitas yang rendah.

Contohnya: masyarakat yang hidup di benua Afrika yang mempunyai tanah kering dan tandus.

Kemiskinan Struktural

Pengertian kemiskinan struktural ini ialah jenis kemiskinan yang terjadi sebab  terdapat struktur sosial yang tidak mampu untuk dapat menghubungkan masyarakat dengan sumber daya yang dimiliki.

Contoh kemiskinan struktural : masyarakat Papua yang tidak mendapatkan manfaat dari berdirinya Freeport.

Kemiskinan Kultural

Pengertian kemiskinan kultural ini ialah jenis kemiskinan yang terjadi sebab akibat dari sikap atau kebiasaan masyarakat dengan budaya santai dan juga tidak ada keinginan untuk memperbaiki taraf hidupnya seperti masyarakat modern.

Contoh kemiskinan kultural : suku Badui yang teguh dengan pendiriannya untuk tetap mempertahankan adat istiadat serta menolak kemajuan jaman.

Faktor Penyebab Kemiskinan

Setelah memahami apa itu kemiskinan serta jenis-jenis kemiskinan, maka untuk dapat lebih lengkapnya perlu juga kita mengetahui tentang faktor penyebab kemiskinan. dibawah ini merupakan beberapa faktor penyebab kemiskinan :

Angka Pengangguran Tinggi

Keterbatasan lapangan pekerjaan itu bisa/dapat mengakibatkan angka pengangguran menjadi tinggi. Sehingga semakin banyak pengangguran tersebut maka tingkat kemiskinan juga meningkat. Peningkatan tingkat pengangguran tersaebut juga menimbulkan masalah lain seperti pengemis, tindak kejahatan, serta lain sebagainya.

Pertumbuhan Penduduk

Angka kelahiran yang semakin tinggi jgua menjadi salah satu faktor penyebab kemiskinan sebab dapat meningkatkan laju pertumbuhan penduduk itu menjadi besar. Apabila pertumbuhan penduduk ini tidak sebanding dengan pertumbuhan ekonomi, maka hal itu akan mengakibatkan angka kemiskinan yang semakin meningkat.

Bencana Alam

Faktor penyebab kemiskinan yang tidak dapat dicegah ialah bencana alam. Bencana alam seperti misalnya tanah longsor, tsunami, banjir, serta lain sebaginya itu dapat menimbulkan kerusakan infrastruktur serta psikologis. Peristiwa bencana alam besar ini dapat membuat masyarakat mengalami kemiskinan sebab kehilangan harta bendanya.

Faktor Malas bekerja

Sudah bukan menjadi rahasia umum lagi bahwa penyakit malas bekerja itu yang menjangkiti seseorang dapat menghambat dirinya untuk maju serta hidup dibawah garis kemiskinan. Hal tersebut karena banyak yang beranggapan bahwa nasib serta takdir untuk hidup dalam kemiskinan ialah jalan hidup sehingga membuat mereka untuk acuh tak acuh serta tidak semangat untuk bekerja.

Beban Keluarga

Banyaknya anggota keluarga yang tidak diimbangi dengan adanya peningkatan daru pendapatan yang didapatkan itu bisa menimbulkan kemiskinan, hal ini menjadi salah satu faktor penyebab kemiskinan sebab dengan banyaknya anggota keluarga maka semakin meningkat pula tuntutan dan juga beban hidup yang harus dipenuhi.

Tingkat Pendidikan yang Rendah

Salah satu dari faktor penyebab kemiskinan ialah tingkat pendidikan rendah itu cenderung tidak mempunyai pengetahuan, keterampilan, serta juga wawasan yang memadai. Sehingga pada akhirnya mereka yang memiliki tingkat pendidikan rendah itu tidak mampu untuk bersaing dengan masyarakat yang berpendidikan tinggi di dunia kerja. Hal tersebut yang kemudian membuat angka kemiskinan serta pengangguran semakin bertambah.

Distribusi yang Tidak Merata

Faktor penyebab kemiskinan yang terakhir iaslah distribusi yang tidak merata. Ketidaksamaan pola kepemilikian sumber daya yang dimiliki itu bisa/dapat menimbulkan ketimpangan distribusi pendapatan. Biasanya masyarakat yang hanya memiliki sumber daya terbatas serta memiliki kualitas yang rendah berada di bawah garis kemiskinan.

Dampak Kemiskinan

Dampak kemiskinan berhubungan erat dengan masalah kesejahteraan dan juga tingkat minimum yang menjadi dasar standar hidup masyarakat suatu negara. Kemiskinan ini telah menjadi masalah global, yang mana tiap-tiap negara mempunyai anggota masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Dampak kemiskinan ini dapat memberikan dampak negatif bagi masyarakat. dibawah ini merupakan beberapa dampak kemiskinan yang sering terjadi :

Angka Kematian yang Tinggi

Salah satu dampak kemiskinan ialah angka kematian yang tinggi. Hal tersebut disebabkan karena masyarakat yang hidup di bawah kemiskinan itu biasanya tidak mendapatkan akses untuk mendapatkan kesehatan yang memadai. Sehingga hal tersebut akan menyebabkan tingginya angka kematian pada masyarakat yang hidup dibawah garis kemiskinan.

Selain dari itu, gizi buruk menjadi momok yang sering terjadi pada masyarakat yang kurang mampu. Asupan gizi yang kurang tersebut dapat menyebabkan kesehatan serta perkembangan fisik yang buruk.

Kriminalitas Meningkat

Kemiskinan seringkali dihubungkan dengan tindak kriminalitas. Tingkat kriminalitas yang meningkat itu menjadi salah satu dampak kemiskinan, hal tersebut disebabkan karena masyarakat yang kurang mampu lebih cenderung untuk melakukan apa saja demi memenuhi kebutuhan hidup, termasuk juga melakukan tindak kriminalitas. Beberapa bentuk kriminalitas yang sering terjadi ialah pencurian, penipuan, perampokan, begal, pembunuhan, serta lain sebagainya.

Akses Pendidikan Tertutup

Dampak kemiskinan selanjutnya ini ialah sulitnya mengakses pendidikan. Hal ini sebab biaya pendidikan yang tidak murah sehingga membuat masyarakat miskin kesulitan untuk mengakses dunia pendidikan. Sehingga masyarakat miskin menjadi kesulitan serta tidak bisa bersaing yang mengakibatkan mereka tidak dapat/bisa bangkit dari keterpurukan yang dialaminya.

Pengangguran yang Semakin Banyak

Banyaknya masyarakat miskin yang tidak mendapatkan akses ke dunia pendidikan uty akan sulit untuk bersaing di dunia kerja. Sehingga dampak dari kemiskinan yang satu ini dapat/bisa menyebabkan tingkat pengangguran yang semakin meningkat.

Munculnya Konflik di Masyarakat

Adanya rasa ketidakpuasan serta kecewa pada masyarakat miskin umumnya dilampiaskan dengan tindakan-tindakan yang anarkis dan juga bahkan dapat menimbulkan konflik yang bernuansa SARA di masyarakat.

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai Pengertian Kemiskinan, Dampak, Faktor, Jenis dan Contohnya, semoga apa yang diuraikan dapat bermanfaat untuk anda.

Lihat Juga  √ Pengertian Lidah, Struktur, Fungsi, Papilla, dan Proses Pengecapnya
Lihat Juga  √ Pengertian SCM, Komponen, Tujuan, Proses Menurut Para Ahli
Lihat Juga  √ Pengertian Seminar, Ciri, Tujuan, Fungsi, Syarat dan Contoh