√ Pengertian Nodus Limfa, Struktur, Fungsi dan Bagiannya

Diposting pada

Pendidikan.Co.Id – Nodus Limfa menjadi topik pembahasan kita kali ini, penjelasan selengkapnya mengenai Nodus Limfa ini akan diuraikan dibawah ini :

Pengertian Nodus Limfa, Struktur, Fungsi dan Bagiannya

Pengertian Limfa

Nodus Limfa merupakan salah satu komponen sistem limfatik yang berbentuk seperti kacang kecil serta juga tersebar secara luas di seluruh tubuh. Nodus limfa yang satu dengan yang lain dihubungkan oleh struktur yang disebut dengan sebutan pembuluh limfa. Nodus limfa ini berukuran 1-2 cm, pada manusia biasanya itu memiliki 500 – 600 nodus limfa. Fungsi utama dari nodus limfa ialah untuk melawan infeksi. Nodus limfa ini dapat ditemukan hampir disemua bagian tubuh, beberapa diantaranya itu juga dapat dilihat (contohnya tonsil) tetapi kebanyakan itu tidak dapat dilihat, hanya dapat diraba pada saat ada infeksi di tubuh kita. Bagian tubuh yang terdapat banyak nodus limfa antara lain bagian dada, leher, ketiak, serta juga perut.

Cara Kerja Nodus Limfa

Sistem kerja pada nodus limfa ini berhubungan dengan sistem kerja pembuluh limfa, pembulih limfa lemak diasbsorpsi di usus halus serta juga diangkut ke darah dan juga cairan pada jaringan yang berlebih itu akan dikembalikan ke sistem peredaran darah pada manusia.

Sistem Kerja nodus limfa dengan mencegah tubuh terserang virus, bakteri serta jamur. Apabila nodus limfa yang terdapat dalam tubuh dekat dengan sumber infeksi, maka akan menimbulkan rasa sakit serta radang. Hal tersebut disebabkan karena sel putih pada nodus limfa itu sedang menghancurkan bakteri supaya tidak berada dalam tubuh. Selain dari itu sel darah putih juga membantu dalam sistem pertahanan tubuh.

Struktur dan Bagian Nodus Limfa

Nodus limfa ini dikelilingi oleh kapsul fibrosa yang terdiri dari jaringan ikat. 2 bagian utama nodus limfa ini ialah korteks dan medula. Pada korteks itu terdapat sel limfosit B serta juga sel limfosit T dan pada medula itu terdapat plasma sel, makrofag serta juga sel limfosit T. Antara satu limfa dengan yang lainnya itu dihubungkan oleh pembuluh limfa, struktur yang mirip dengan pembuluh darah. Dibawah ini merupakan bagian – bagian nodus limfa:

Nodus limfa terdiri dari empat (4) bagian utama, diantaranya sebagai berikut  :

a. Kapsul Nodus Limfa

Kapsul nodus limfa merupakan bagian terluar dari nodus limfa yang berfungsi untuk dapat melindungi bagian dalamnya. Kapsul tersebut terdiri atas jaringan ikat tak beraturan serta juga serat kolagen tipis, bersama-sama untuk membentuk struktur seperti membran.

b. Subkapsula Nodus Limfa

Subkapsula Nodus Limfa ini merupakan bagian nodus limfa berupa ruangan untuk dapat memudahkan pergerakan cairan limfa. Subkapsula nodus limfa tersebut juga sering disebut dengan sebutan  sinus limfa atau sinus marginal. Bagian ini merupakan bagian penting dalam mendeteksi tahap awal tumor yang tumbuh pada nodus limfa.

c. Korteks Nodus Limfa

Korteks merupakan suatu bagian utama yang terletak setelah subkapsula. Bagian luar korteks tersebut disusun oleh sel limfosit B yang membentuk folikel. Sedangkan untuk bagian dalam korteks disusun oleh sel limfosit T. Kedua bagian tersebut berperan penting disaat terjadinya infeksi.

d. Medulla Nodus Limfa

Medula merupakan suatu bagian terdalam dari nodus limfa yang terdiri dari pembuluh darah, saluran sinus dan juga struktur seperti batang berisi sel yang mensekresikan antibodi.

Fungsi Nodus Limfa

Membantu sistem imun untuk dapat melawan infeksi, Bagian utama nodus limfa tersebut mengandung sel darah putih yang merupakan bagian dari kekebalan tubuh. Mereka itu dapat berfungsi untuk melawat antigen (zat asing) yang berbahaya bagi tubuh.

Membantu didalam melakukan penyaringan terhadap sampah selular, sel yang sudah mati serta juga sel yang dapat berbahaya bagi tubuh. Hasil saringan tersebut akan dibawa dengan melalui pembuluh darah untuk kemudian akan dibuang ke luar tubuh.

Penyebab Nodus Limfa Bermasalah

Pembengkakan pada nodus limfa tersebut bisa terjadi disebabkan karna terserang virus, bakteri, parasit serta juga jamur.

  • Virus yang menyebabkan nodus limfa bengkak ialah seperti chickenpox, measles, infectious mononucleosis, HIV, herpes, virus-virus selesma umum, adenovirus.
  • Bakteri penyerang nodus limfa yakni streptococcus, staphylococcus, cat scratch disease, syphilis, tuberculosis, chlamydia serta juga penyakit seksual lain.
  • Parasit yang dapat menyerang nodus limfa yakni toxoplasmosis serta  leshmaniasis.
  • Jamur itu meliputi coccidiomycossis serta histoplamosis.

nah itulah penjelasan mengenai Pengertian Nodus Limfa, Struktur, Fungsi dan Bagiannya, semoga apa yang dipaparkan dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Lihat Juga  √ 8 Konsep Dasar Akuntasi, Pengertian, Tujuan dan Prinsipnya
Lihat Juga  √ Pengertian Telnet, Fungsi, Cara Kerja, Kelebihan dan Comand
Lihat Juga  √ Plasenta : Pengertian, Struktur, Proses dan Fungsinya