√ Pengertian Pisces, Ciri, Struktur, Klasifikasi dan Contoh

Diposting pada

Pendidikan.Co.Id – Kesempatan ini kita akan membahas mengenai Pisces (Ikan), penjelasan mengenai Pisces ini akan diuraikan selengkapnya sebagai berikut

Pengertian Pisces, Ciri, Struktur, Klasifikasi dan Contoh

Pengertian Pisces ( Ikan )

Pisces (ikan) ini merupakan seekor hewan yang hidup atau berhabitat di air, mereka itu dapat bernafas didalam air disebabkan karna mempunyai insang . Pisces ini juga bisa atau dapat ditemukan di air tawar (danau maupun sungai) atau juga air asin (laut atau juga samudra). Pisces ini merupakan hewan berdarah dingin (poikiloterm),yang artinya suhu tubuhnya itu akan berubah-ubah sesuai dengan suhu air diperairan mana dia hidupnya.

Ikan ini merupakan kelompok vertebrata yang paling banyak dan beraneka ragam, dengan jumlah spesies itu kurang lebih dari 27.000 spesies tersebar di seluruh dunia. Struktur tubuh ikan ini sebagian besar ini dibentuk oleh adanya rangka, tulang penyusun tubuhnya itu ada tulang rawan, serta juga adapula tulang sejati. Insang serta ekor yang dimilikinya masing masing bia atau dapat membantu mereka untuk dapat bergerak dengan cepat didalam air.

Ciri-Ciri Pisces ( Ikan )

Ikan ini merupakan hewan vertebrata (bertulang belakang). Hampir seluruh jenis ikan itu memiliki beberapa ciri umum. Apabila ada yang lebih spesifik itu semua tergantung pada jenis atau spesies ikannya. Ciri umumnya diantaranya :

  1. memiliki sirip untuk dapat bergerak (punggung, perut, sirip dada, anal dan ekor)
  2. Bisa Berkembang biak dengan secara bertelur
  3. memiliki endoskeleton
  4. Bernapas dengan insang
  5. mempunyai sisik yang licin atau juga berlendir
  6. Merupakan hewan poikiloterm (berdarah dingin)
  7. Peredaran darahnya itu tertutup tunggal

Struktur Tubuh Pisces ( Ikan )

truktur tubuh ikan pada umumnya itu adalah bagian kepala yang mengandung sebuah otak serta juga organ-organ sensorik dengan 10 saraf cranial yang memiliki gurat sisi yang berguna untuk merasakan tekanan air, batang dengan dinding otot yang akan mengelilingi rongga yang berisikan organ internal serta juga juga otot ekor post-anal. Ikan adalah hewan yang banyak sekali memerlukan reflek bergerak yang memadai untuk dapat menghindari serangan musuh dan juga menangkap mangsanya. Selain itu ikan ini juga dituntut untuk dapat mempunyai keseimbangan yang baik. Oleh karnanya, otak kecil pada ikan itu akan berkembang lebih pesat disebabkan karna otak kecil ini merupakan pusat keseimbangan dalam pergerakannya.

Ikan ini juga pada umumnya memiliki kulit yang sangat berguna untuk dapat menutupi tubuh dan juga dengan sekresi kelenjar berlendir berguna untuk mengurangi gesekan tubuh ikan dengan air, juga hampir pada seluruh jenis ikan itu memiliki sisik yang berhubungan dengan sekresi kelenjar lender uyntuk membentuk lapisan yang nyaris tahan air.

Sistem pernafasannya, ikan ini menggunakan insang yang berbentuk lembaran-lembaran tipis dan berwarna merah muda serta selalu lembap. Tiap-tiap insang tersebut terdiri atas satu lengkung insang yang bertulang, sebaris sisir insang serta 2 baris filament insang itu lembut. Tiap-tiap filament insang itu mempunyai atau memiliki banyak sekali pembuluh darah serta juga filamen insang tersebut juga mempunyai ruang permukaan yang lumayan besar sebagai pertukanran gas. Bagian terluar dari insang itu berhubungan langsung dengan air dan sedangkan pada bagian  dalamnya itu juga berhubungan langsung dengan kapiler” darah.

Secara jelas, struktur tubuh ikan diantaranya :

  1. Integumen
  2. Mulut
  3. Terdapat cekung hidung
  4. Terdapat rongga mulut
  5. Mata tidak memiliki kelopak
  6. Insang
  7. Mempunyai jantung terdiri atas 2 ruang atrium atau ventrikel
  8. Memiliki ekor

Klasifikasi Pisces ( Ikan )

Pisces ini juga dibagi ke dalam 3 kelas yakni Chondrichthyes ( ikan bertulang rawan ) Agatha ( ikan tidak berang ), serta Osteichthyes ( ikan bertulang sejati ).penjelasannya akan diuraikan sebagai berikut

Agnatha ( Cyclostomata )

Istilah dari kata Agnatha ini berasal dari bahasa yunani yang berarti tidak serta gnathus yang artinya adalah rahang. Agnatha ini terdapat di Amerika Utara serta juga Eropa. Sebagian besar dari Agnatha ini didasar perairan laut atau kiga air tawar dengan mengkonsumsi bangkai atau juga parasit yang ada pada ikan yang lainnya.

Bentuk tubuh dari Agnatha ini silindris yang akan memanjang dan memiliki ukuran itu berkisar 76-90 cm. Agnatha ini tidak memiliki suatu rahang tapi agnatha ini memiliki mulut yang bisa berbentuk sebuah lingkaran dan juga berparut, memiliki lidah dan juga gigi yang akan tersusun dari zat tanduk, tidak mempunyai sirip yang berpasangan, tidak bersisik, dan juga mempunyai tubuh yang lunak serta berlendir.

Contoh dari Agnatha

  • belut laut atau lamprey laut (Petromyzon marinus),
  • lamprey sungai (Lampetra fluviatilis), Serta
  • Myxine sp. (hagfish)

Chondrichthyes

Chondrichthyes di dalam bahasa Yunani Chondros artinya adalah rawan serta Ichthyes yang artinya adalah ikan, Chondrichthyes ini mempunyai bentuk tubuh yang tertutup oleh sisik-sisik plakoid kasar ytang berisi dentin ( mesodermal ) dan dilapisi dengan email ( ektodermal ).
Pada otot-otot tubuh nya itu memiliki segmen ( miotom ). Rangka (endoskeleton) itu tersusun dari adanya tulang rawan Chondrichthyes ini juga memiliki 2 pasang sirip dilengkapi dengan sirip ekor yang pada umumnya itu adalah heteroserkal ( lobus dorsal lebih besar ). Mulutnya  yang terletak pada bagian bawah ( ventral ) serta lidah & rahang.

Rahang tertutup oleh gigi, pada alat pencernaan Chondrichthyes ini mulai dari mulut, faring, esophagus, lambung usus, rectum mapun juga kloaka. Kloaka ini merupakan sebuah lubang keluar sistem pencernaan. Sistem ekskresi serta sistem reproduksi, lubang hidungnya itu berpasangan serta juga memiliki fungsi untuk indra penciuman. Alat kelamin yang terpisah serta juga fertilisasi terjadi dengan secara ekternal atau internal. Chondrichthyes ini juga memiliki sifat ovipar atau ovovivipar.

Contoh dari Chondrichthyes

  1. ikan hiu ( Squalus sp ),
  2. pari listrik ( Torpedo marmorata ),
  3. ikan pari ( Makararaja sp ),
  4. pari macam ( Taeniura lymma ) dan juga
  5. Chimaera sp

Osteichthyes

Osteichthyes ini berasal dari bahasan Yunani Osten yang juga artinya tulang, kemudian ichthys yang berarti ikan. Osteichthyes omo hidup di air laut, air tawar serta juga rawa-rawa. Osteichthyes ini memiliki ukuran tubuh yang beragam berkisar 1 cm-6 m. Osteichthyes ini adalah ikan yang mempunyai tulang sejati dengan endoskeleton yang mengandung suatu matriks kalsium fosfat yang begitu keras. Kulit yang ditutupi oleh adanya sisik bertipe ganoid, sikloid dan/atau stenoid, namun terdapat juga yang tidak akan bersisik. Otot tubuh yang bersegmen-segmen, mulutnya berahang dengan gigi dan juga idah.

Osteichthyes ini bernapas dengan menggunakan insang yang akan ditutupi oleh adanya operculum ( tutup insang ), osteichthyes ini memiliki gelembung renang dengan fungsi bisa atau dapat membantu pernapasan serta juga sebagai alat di dalam hidrostatik yakni bisa menyesuaikan berat tubuhnya dengan kedalaman air. Darah yang memiliki warna pucat dengan kandungan eritrosit berinti sertajuga leukosit. Osteichthyes ini memiliki limpa yang warnya adalah merah. Osteichthyes ini memiliki alat pencernaan yang lengkap mulai dari mulut, esophagus, lambung,  faring, usus serta juga anus. Antara lambung dan juga usus itu dipisahkan oleh katup.

Contoh dari Osteichthyes

  1. Ikan lele (Ameiurus melas)
  2. Belut (Anguilla sp.)
  3. Ikan bader (Perca sp.)
  4. Kuda laut (Hippocampus sp.)
  5. Salmon (Oncorhynchus sp.)
  6. Sarden (Sardinops caerulea)
  7. Ikan paru (Noeceratodus sp.)
  8. Tuna (Scomber scombrus)
  9. Ikan terbang (Cypselurus sp.)
  10. Ikan mas (Carassius auratus)
  11. Ikan perak (Cymatogaster aggregatus)
  12. Ikan bandeng
  13. Ikan gurami

Nah itulah penjelasan megnenai Pengertian Pisces , Ciri, Struktur, Klasifikasi dan Contoh, semoga apa yang diuraikan dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Lihat Juga  √ Pengertian Dekonsentrasi, Tujuan, Ciri Dampak dan Contohnya
Lihat Juga  √ Karakter : Pengertian, Jenis, Proses, Unsur dan Menurut Para Ahli
Lihat Juga  Zaman Neolitikum