√ Pengertian Struktur Sosial, Bentuk, Ciri, Fungsi, beserta Contohnya

Diposting pada

Pendidikan.Co.Id – Struktur sosial merupakan topik yang akan dibahas pada kesempatan ini, penjelasan mengenai Struktur sosial ini akan diuraikan sebagai berikut :

Pengertian Struktur Sosial, Bentuk, Ciri, Fungsi, beserta Contohnya

Pengertian Struktur Sosial

Struktur sosial ini berasal dari kata “structum” yang memiliki arti menyusun.Secara Umum Struktur sosial ini ialah tatanan atau juga susunan sosial yang membentuk kelompok-kelompok sosial di dalam kehidupan masyarakat, yang mana didalamnya terdapat hubungan timbal balik.

Pengertian Struktur Sosial Menurut Para Ahli

Selain dari pengertiannya secara umum diatas, dibawah juga akan ditambahkan definisi struktur sosial menurut para ahli, diantaranya sebagai berikut :

Menurut E. R. Lanch

cita-cita mengenai distribusi kekuasaan diantara individu serta juga kelompok sosial.

Menurut Raymond Flirth

ialah suatu pergaulan hidup manusia yang melingkupi beragam tipe kelompok yang terjadi dari banyak orang serta juga melingkupi lembaga-lembaga yang mana banyak orang mengambil bagian didalamnya.

Menurut Coleman

merupakan suatu pola hubungan antar manusia serta antar kelompok manusia.

Menurut George Simmel

merupakan suatu kumpulan individu dan juga pola perilakunya.

Menurut George C. Homans

merupakan suatu hal yang mempunyai hubungan erat dengan perilaku sosial dasar di dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Kornblum

merupakan suatu pola perilaku individu dan juga kelompok, yakni perilaku berulang-ulang yang menciptakan hubungan antar individu serta antar kelompok dalam masyarakat.

Menurut Soerjono soekanto

ialah sebuah hubungan timbal balik antara posisi-posisi sosial serta juga peranan-peranan sosial.

Menurut William Kornblum

merupakan suatu susunan yang bisa terjadi disebabkan adanya pengulangan pola perilaku individu.

Bentuk-Bentuk Struktur Sosial

Pengertian Struktur Sosial, Bentuk, Ciri, Fungsi, beserta Contohnya

Bentuk struktur sosial terdapat 2 macam diantaranya sebagai berikut :

Stratifikasi Sosial

Merupakan struktur di dalam masyarakat yang memisahkan masyarakat menjadi tingkatan-tingkatan tertentu. Kriteria yang digunakan ialah seperti tingkat pendidikan, kekayaan, atau juga kekuasaan.

Menurut Cuber, stratifikasi sosial muncul disebabkan perbedaan hak individu. Sedangkan Max Weber juga mengatakan stratifikasi sosial disebabkan oleh karna kekuasaan, hak istimewa, dan prestis.

Macam-macam stratifikasi sosial:

  • Stratifikasi sosial tertutup, ini merupakan stratifikasi sosial yang tidak memungkinkan adanya suatu perpindahan posisi.
  • Stratifikasi sosial terbuka, ini merupakan stratifikasi yang memungkinkan adanya suatu perpindahan baik naik atau jkuga turun, contohnya seorang buruh kemudian berubah menjadi pengusaha sukses.
  • Stratifikasi sosial campuran, ini merupakan stratifikasi sosial yang muncul disebabkan karena bertemu nya 2 stratifikasi.

Diferensiasi Sosial

Diferensiasi sosial ini merupakan penggolongan masyarakat itu didasarkan karena perbedaan tertentu yang biasanya sejajar. jenis diferensiasi sosial:

  1. Ras
  2. Suku bangsa
  3. Clan
  4. Agama
  5. Profesi/pekerjaan
  6. Jenis kelamin

Unsur Struktur Sosial

Menurut Charles P. Loomis, struktur sosial ini terbentuk oleh 10 unsur penting, yakni adanya:

  1. Perasaan solidaritas anggota-anggota masyarakat.
  2. Cita-cita serta juga tujuan yang sama dari masyarakat.
  3. Sarana atau juga alat-alat perlengkapan sistem sosial, seperti misalnya pranata sosial dan lembaga.
  4. Kedudukan serta peranan sosial yang mengarahkan pola-pola perilaku masyarakat.
  5. Tingkatan didalam sistem sosial yang ditentukan oleh status serta juga peranan anggota masyarakat.
  6. Nilai dan norma sosial yang dijadikan ialah sebagai pedoman untuk anggota masyarakat didalam bertingkah laku.
  7. Pengetahuan serta keyakinan yang dimiliki oleh anggota masyarakat yang memiliki fungsi ialah sebagai alat analisis dari anggota masyarakat.
  8. Kekuasaan, ini berupa suatu kemampuan memerintah dari anggota masyarakat yang memegang kekuasaan, sehingga sistem sosial terdapat dapat berlanjut.
  9. Sistem sanksi yang berisi ganjaran serta juga hukuman dalam sistem sosial, sehingga norma tersebut tetap terpelihara.
  10. Sistem ketegangan, konflik, serta juga penyimpangan yang mendampingi adanya perbedaan kemampuan dan juga persepsi masyarakat.

Ciri-Ciri Struktur Sosial

Dibawah ini merupakan Ciri-ciri struktur sosial secara umum, diantaranya sebagai berikut :

  1. Bersifat abstrak
  2. Terdapat dimensi vertikal dan horizontal.
  3. Melingkupi seluruh kebudayaan di dalam masyarakat.
  4. Struktur sosial tersebut selalu berkembang dan dapat berubah.
  5. Sebagai landasan sebuah proses sosial suatu Masyarakat.
  6. Mencakup seluruh atau semua hubungan sosial antara individu di saat tertentu.
  7. Mengacu pada interaksi sosial yang pokok, yang bisa atau dapat memberikan bentuk pada masyarakat.
  8. Realitas sosial yang memiliki sifat statis serta memiliki kerangka yang menciptakan suatu tatanan.

Fungsi Struktur Sosial

Beberapa fungsi struktur sosial didalam kehidupan masyarakat ialah sebagai berikut:

  1. Memiliki fungsi sebagai pengawas sosial.
  2. Memiliki fungsi sebagai ciri/karakteristik dari kelompok masyarakat.
  3. Memiliki fungsi sebagai rantai sistem yang menghubungkan tiap-tiap aspek dalam kehidupan agar lebih teratur.
  4. Memiliki fungsi sebagai dasar penanaman disiplin untuk setiap individu dalam suatu kelompok masyarakat.
  5. Memiliki fungsi sebagai instrumen masyarakat yang berperan ialah sebagai penyelenggara dalam penataan kehidupan itu secara menyeluruh dalam tiap-tiap aspek kehidupan.

Contoh struktur sosial

Dibawah ini merupakan contoh struktur sosial yang dibedakan dari statusnya:

Ascribed Status

Merupakan status yang diberikan kepada seseorang oleh masyarakat itu tanpa demgam melihat karakteristik serta juga bakat unik orang tersebut, melainkan diperoleh dengan secara otomatis itu melalui keturunan.

Contoh : Keturunan kerajaan, kasta.

Achieved Status

Merupakan sebuah status yang diperoleh seseorang disebabkan oleh usaha pribadi, usaha tersebut misalnya seperti bersekolah, menciptakan sesuatu. Status tersebut diperoleh dengan melalui perjuangan.

Contoh : guru, mahasiswa, dokter, hakim, dll.

Assigned Status

Merupakan sebuah status yang diberikan kepada seseorang disebabkan karena telah berjasa kepada masyarakat.

Contoh : Peraih nobel, pahlawan, peraih gelar Doktor HC, dll

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai Pengertian Struktur Sosial, Bentuk, Ciri, Fungsi, beserta Contohnya, semoga apa yang diuraikan dapat bermanfaat untuk anda.

Lihat Juga  √ Pengertian Perjanjian Internasional, Fungsi, Proses Tahapan dan Asasnya
Lihat Juga  √Pengertian dan Unsur Koperasi Indonesia Terlengkap
Lihat Juga  √ Pengertian Westernisasi, Ciri, Dampak, Pola, Media dan Contohnya