√ Pengertian Tulang Pengumpil, Fungsi, Bagian dan Karakteristik

Diposting pada

Pendidikan.Co.Id – Kali ini kita akan membahas tentanfg Tulang Pengumpil, penjelasan tentang Tulang pengumpil ini akan diuraikan selengkapnya sebagai berikut :

Pengertian Tulang Pengumpil, Fungsi, Bagian dan Karakteristik

Pengertian Tulang Pengumpil

Tulang pengumpil ini merupakan tulang batang yang mana dua ujung yang ukurannya itu lebih pendek dari pada tulang ulna yang terletak di sisi lateral di bagian lengan bawah. Tulang pengumpil tersebut di sebut juga dengan radius. Radius tersebut sendiri merupakan tulang yang menyususn bagian lengan bawah bersama tulang hasta.

Tulang pengumpil ini ialah sebagai alat penggerak yang terletak pada bagian atas yang menghubungkan antara bagian siku dan juga bagian ibu jari.Tulang pengupil (Radius) ini adalah salah satu jenis tulang yang menyusun bagian lengan bawah.

Di bagian dalam tulang pengumpil tersebut terdapat sum sum tulang. Tulang hasta serta tulang pengumpil ini merupakan bentuk tulang pipa, Panjang serta bagian ujungnya besar dan juga ada rongganya. Pada bagian ujung tulang pengumpil tersebut menempel pada sebuah otot yang fungsinya adalah untuk menggerakkan bagian lengan bawah.

Fungsi Tulang Pengumpil

Dibawah ini merupakan fungsi tukang pengumpil diantaranya sebagai berikut :

  1. Sebagai tulang yang perannya adalah untuk menggerakkan tubuh bagian atas.
  2. Sebagai tulang yang fungsi adalah untuk menghubungakan antara ruas siku dan juga ibu jari atau jempol
  3. Sebagai tulang yang perannya adalah untuk menyusun lengan bagian bawah
  4. Tempat menempelnya otot lengan
  5. Sejajar dengan tulang hasta
  6. Penguat lengan bawah
  7. Mengatur pergerakan tangan bagian bawah
  8. Berperan menggerakkan jari
  9. Pengontrol pergerakkan siku
  10. Penghubung jari dengan tulang lengan atas
  11. Penyususun lengan bagian bawah
  12. Terletak sum sum tulang
  13. Sebagai tumpuan penguat lengan

Berdasarkan fungsinya tersebut, tulang pengumpil ini dibantu oleh adanya tulang hasta. Adapun kedua buah tulang tersebut memiliki ukuran seperti pipa, dan berbentuk panjang serta pada bagian ujungnya yang membesar serta mempunyai rongga yang berada ditengah tulang yang berbetuk seperti halnya sebuah pipa. Pada bagian tengah rongga itu , terdapat sebuah sum-sum tulang.

Bagian ujung tulang hasta serta tulang pengumpil ini akan menempel pada sebuah otot yang fungsinya adalah untuk menggerakkan lengan bawah yang akan bergerak naik dan turun dengan sendi engsel yang letaknya pada siku. Salah satu dari tulang hasta serta tulang pengumpil ini dengan secara otomatis menempel pada sebuah tulang lengan bagian atas serat ujung lain dari bagian tulang pengumpil tadi menempel pada sebuah tulang pergelangan tangan.

Bagian – Bagian Tulang Pengumpil

Tulang ini merupakan jaringan ikat yang terdiri dari sel , serat serta matriks eltraseluler. Matriks tulang tersebut merupakan bagian yang bertekstur keras yang letaknya itu pada dilapisan terluang tulang, serta matriks tersebut terjadi disebabkan karna adanya pengendapan mineral di dalam tulang, sehingga tulang pun juga mengalami kalsifikasi sehingga terbentuklah matriks tulang tersebut.

Berdasarkan fungsinya, cara kerja dari tulang pengumpil pada saat saraf pusat itu menghantarkan rangsangan yang biasa disebut dengan sebutan potensial aksi. Potensial aksi ini akan dihantarkan menuju sel saraf motorik dan kemudian sel saraf motorik tersebut mengeluarkan unsur kimia yang bernama asetilkolin, setelah itu berikatan dengan reseptor dengan melalui permukaan otot, hal tersebut menghasilkan reaksi di tiap-tiap kerja otot.

Dibawah ini merupakan beberapa otot yang melekat pada tulang pengumpil, diantaranya sebagai berikut :

  1. Otot pronator teres
  2. Otot pronator quadratus
  3. Otot brachioradialis
  4. Otot abductor pollicis longus
  5. Otot extensor pollicis brevis
  6. Otot flexor digitorum superficialis
  7. Otot flexor pollicis longus
  8. Otot biceps brachii
  9. Otot supinator

Pada anak yang umurnya masih 4 tahun, pertumbuhan tulang itu dimulai dari tengah kepala tulang. Pada saat umur 10 tahun, terjadi pertumbuhan pada olecranon. Dan pada saat umur 16 tahun, bagian superior tulang tersebut sudah benar-benar bersendi dengan humerus, serta pada bagian bawah itu terjadi diusia kira-kira 20 tahun.

Karakteristik Tulang Pengumpil

Bentuk pada tulang ini panjang dan bagaikan pipa serta pada ujungnya itu berbentuk rongga yang membesar. Bagian pada tulang ini tersusun atas sum sum tulang yang didalamnya terkandung darah, pembuluh darah serta juga protein. Sumsum tulang ini terdiri atas sumsum tulang merah serta sumsum tulang kuning. Sumsum tulang merah ini adalah pembentuk sel darah merah sedangkan untuk sumsum tulang kuning ini untuk membentuk sel darah putih.

Proses Kerja Tulang Pengumpil

Saat saraf pusat tersebut menghantarkan rangsangan yang biasa disebut dengan sebutan “potensial aksi”, kemudian  potensial aksi tersebut akan dihantarkan menuju ke sel saraf motorik. dan setelah itu sel saraf motorik mengeluarkan unsur kimia yang disebut asetilkolin, setelah itu berhubungan dengan reseptor itu melalui suatu permukaan otot, sehingga menghasilkan reaksi pada tiap-tiap kerja otot.

Pada saat asetilkolin berikatan dengan reseptor, disinilah terjadinya prosen kontraksi sehingga menyebabkan ion sodium tersebut memasuki membran ke dalam sitoplasma yang mana terjadi pelepasan ion kalsium yang membuatnya berdifusi di dalam serabut otot yang menjadikan ikatan protein pada sel-sel otot tersebut bisa berubah dan kemdia terjadilah proses kontraksi.

Saat impuls dari saraf pusat itu berhenti, reaksi kimia yang terjadi diotot pun juga ikut berhenti sehingga menyebabkan otot tersebut kembali relaksasi.

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Tulang Pengumpil, Fungsi, Bagian dan Karakteristik, semoga apa yang diuraikan dapat bermanfaat untuk anda.

Lihat Juga  √ Pengertian Annelida, Ciri, Sistem Organ, Klasifikasi dan Peranan
Lihat Juga  √ Pengertian Literatur, Ciri, Jenis, Manfaat dan Contohnya
Lihat Juga  √ Pengertian Intranet, Fungsi, Manfaat, Kelebihan dan Kekurangan