√ Pengertian Tumbuhan Monokotil, Ciri, Family dan Contohnya

Diposting pada

Pendidikan.Co.Id – Kali ini kita akan membahas mengenai Tumbuhan Monokotil, penjelasan selengkapnya dibawah ini :

Pengertian Tumbuhan Monokotil, Ciri, Family dan Contohnya

Pengertian Tumbuhan monokotil

Tumbuhan monokotil atau juga tumbuhan yang bijinya berkeping tunggal masuk dalam kategori angiospermae yang mana disini dibedakan menjadi 2 kelompok besar yakni tumbuhan monokotil (berkeping biji tunggal) serta juga tumbuhan dikotil (tumbuhan berkeping biji dua). Ciri yang paling khas dari tumbuhan monokotil ini adalahnya bijinya tunggal atau hanya memiliki satu daun lembaga (kotiledon), berakar serabut, tulang daun sejajar dan juga mempunyai bentuk pita, daun berseling.

Tumbuhan dikotil ini merupakan sebagian besar tumbuhan yang kita temui, sedangkan tumbuhan monokotil ini adalah tumbuhan yang umumnya mempunyai banyak manfaat untuk manusia seperti padi, jahe, kunyit, pisang, dan juga lainnya.

Ciri-Ciri Tumbuhan Monokotil

Anda dapat membedakan tumbuhan monokotil dengan tumbuhan dikotil itu dengan gambar tabel yang juga pernah kami posting sebelumnya. Seperti yang terlihat diatas bahwa ciri-ciri khas dari tumbuhan monokotil ini ialah memiliki satu kotiledon yang mana kotiledon merupakan bagian penting dari embrio yang dijumpai didalam benih.

Setelah bagian tulang daun sejajar atau juga melengkung, serta batang berkas pengangkut yang tersebar, bunga yang terdiri dari 3 atau juga kelipatannya, sehingga tumbuhan monokotil bisa memiliki tiga, enam, atau juga sembilan kelopak. dan juga sistem akar serabut yang hampir semua bagian yang datang bersentuhan dengan tanah, seperti batang.

Famili Tumbuhan Monokotil

Tumbuhan monokotil ini terdiri dari berbagai famili, diantaranya sebagai berikut :

1. Orchidaceae (Suku Anggrek-Anggrekan)

Keluarga monokotil suku anggrek ini memiliki ciri khas yang mana daun yang bertepi rata serta juga berdaging dengan letak berseling 2 baris. pangkal batang menggembung bermanfaat untuk dapat menyimpan cadangan air, berakar rimpang, serta dalam 1 bunga mengandung 2 sel kelamin yaitu jantan dan juga betina. Beragam jenis anggrek hias indah ialah contoh dari suku ini.

2. Arecaceae (Suku pinang-pinangan)

Salah satu yang masuk kedalam suku ini yakni kelapa, yang mana hampir semua bagian tumbuhan kelapa dapat dimanfaatkan untuk kepentingan kehidupan manusia. Air kelapa yang memiliki kandungan manfaat besar, buahnya yang digunakan ialah sebagai bahan masakan, serta juga bahkan di Maluku kelapa ini digunakan untuk membuat sagu yang mana sagu merupakan makanan pokok warga sana.

3. Zingiberaceae (Suku Jahe-jahean)

Rempah-rempah khas Indonesia seperti contohnya jahe, kencur, kunyit, laos, temu hitam, dan juga temu lawak merupakan beberapa contoh dari suku jahe-jahean (zingiberaceae) yang umumnya dimanfaatkan yakni sebagai obat atau bumbu masak.

Di daerah pegunungan umumnya keluarga monokotil jahe ini dimanfaatkan untuk menghangatkan tubuh, sekarang banyak juga minuman yang berbahan dasar jahe. Zingiberacea mempunyai ciri-ciri yang mana pelepah daun yang memeluk batang tumbuh dari batang yang tumbuh dari dalam tanah (rimpang), bunga mengandung sel kelamin jantan serta sel kelamin betina serta kelopak yang memiliki bentuk tabung.

4. Musaceae (Suku Pisang-pisangan)

Suku ini bermanfaat yakni sebagai sumber pangan, bahan tali, tanaman hias, dan masih banyak lagi. Contohnya saja pisang emas, pisang kulit tipis, pisang raja, serta juga pisang ambon yang memiliki rasa enak dan juga biasa dikonsumsi oleh manusia karena mengandung banyak sekali manfaat.

Suku ini mempunyai ciri khas yang mana daun-daunnya berpelepah, tulang daun menyirip serta juga mirip seperti lancet, batang semu, bunga tunggal yang berupa karangan, ada yang kelamin betina dan juga ada yang kelamin jantan.

5. Poaceae atau Graminae (Suku Rerumputan)

Padi yang kita tahu merupakan makanan pokok bagi orang Indonesia yang masuk ke dalam famili poacea atau graminae, selain padi juga terdapat Jagung (Zay mays), serta Gandum (Tritinium sativum) yang memiliki banyak sekali manfaat untuk manusia. Ada juga Tebu (Saccharum officinarum) yang umumnya dijadikan bahan dalam membuat gula.

Terdapat juga (Andropagon nordus) yang dijadikan bahan baku tali juga tertil, dan juga bambu betung (Dendrocalamus asper) yang umumnya digunakan untuk membuat bahan perabotan rumah serta juga bangunan. Poaceae atau Graminae ini memiliki ciri yaitu daun berbentuk pita, tulang daun sejajar serta juga melekat di batang, berakar serabut, batang agak erongga, mudah terbang pada saat ditiup angin, bunganya berbentuk bulit, dan juga  penyeberbukannya yang dibantu oleh angin.

Pengertian Tumbuhan Monokotil, Ciri, Family dan Contohnya

Contoh Tumbuhan Monokotil

Contoh Tumbuhan Monokotil Beserta Nama Latinnya

  • Siwalan (Borassus sp)
  • Kedondong (Spondias dulcis)
  • Salak (Salacca edulis)
  • Kiwi (Actinidia deliciosa)
  • Persik (Prunus persica)
  • Bunga Matahari (Helianthus annus)
  • Ketimunan (Timonius sericcus)
  • Salak (Salacca zalacca)
  • Buah Naga (Hylocereus undatus)
  • Mengkudu (Morinda citrifolia
  • Hangkang (Palaquium leiocarpum)
  • Kemenyan (Styra sp)
  • Enau (Arenga pinnata)
  • Strwaberry (Fragaria daltoniana)
  • Pisang (Musa paradisiaca)
  • Kembang sepatu (Hibiscus rosasinensis)
  • Vanili (Vannili planifolia)
  • Salak (Salacca edulis)
  • Enau (Arenga pinnata)
  • Sawo (Manilkara kauki)
  • Anggur (Vitis vinivera)
  • Bacang (Magnifera foetida)
  • Nanas (Ananas comocus)
  • Blueberry (Vaccinium corymbosum)
  • Sawit (Elais Guinensis)
  • Kurma (Phoenix dactylifera)
  • Bawang merah (Allium ascolonicum)
  • Srikaya (Annona squamosa)
  • Kelapa (Cocos nucifera)
  • Malaka (Phylantus emblica)
  • Ceremai (Phyllanthus acidus)
  • Melon (Cucumis melo)
  • Ketimunan (Timonius sericcus)

Nah itulah penjelasan mengenai Pengertian Tumbuhan monokotil , Ciri, Family dan Contohnya, semoga apa yang dijelaskan diatas dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Lihat Juga  √Pengertian, Ciri, Jenis, Syarat dan Kerangka Pada Cerpen
Lihat Juga  √ Pengertian Prasasti, Sejarah, Jenis, Bahan dan Contohnya
Lihat Juga  √ Pengertian UNICEF, Sejarah, Anggota, Sasaran Beserta Tujuannya