√ Pengertian Kemolaran, Kemolalan, Kenormalan Larutan & Cara Menghitungnya

Diposting pada

Pendidikan.Co.Id – Saat ini kita akan membahas mengenai Kemolaran, Kemolalan dan Kenormalan disertakan juga dengan cara menghitungnya, untuk penjelasannya sebagai berikut :

Pengertian Kemolaran, Kemolalan, Kenormalan Larutan dan Cara Menghitungnya

Pengertian Kemolaran

Kemolaran merupakan banyaknya mol zat terlarut dalam setiap liter larutan serta dinotasikan dengan huruf “M”. Harga kemolaran tersebut bisa ditentukan dengan cara menghitung mol zat terlarut dengan volume larutan. Volume larutan merupakan volume zat terlarut serta pelarut setelah bercampur.Satuan tersebut banyak digunakan dalam stoikiometri dalam menghitung zat terlarut.

Contoh Menghitung Kemolaran

Dibawah ini merupakan contoh Soal dalam Menghitung Kemolaran Larutan, antara lain :

Contoh Pertama

Hitung kemolaran glukosa, Apabila 17,1 gram sukrosa (C12H22O11) itu dilarutkan dalam air sehingga volume larutan menjadi 500 ml.

Pembahasan

Diketahui:

  1. Massa sukrosa = 17,1
  2. Mr C12H22O11= 342
  3. volume = 500 ml = 0,5 l

Yang Ditanyakan : Kemolaran (M)…?

Jawabnya :

n = gram/Mr
n = 17,1/342
n = 0,05 mol

Kemolaran (M) = n/v

M = n/v
M = 0,05/0,5
M = 0,1 M

Contoh Kedua

Berapakah jumlah mol soda kue (NaHCO3) yang dibutuhkan untuk dapat membuat 150 ml larutan NaHCO3 0,35 M?

Pembahasan sebagai berikut

Diketahui:

  1. v = 150 ml
  2. M = 0,35 M

yang ditanyakan : n…?

Jawabnya:

Dalam NaHCO30,35 M itu berarti 1 liter larutan =  -/+ 0,35 mol NaHCO3

n = v/1000 x M
n = 150/1000 x 0,35 mol
n = 0,0525 mol

Jadi untuk jumlah mol NaHCO3 yang diperlukan untuk dapat membuat 50 ml larutan NaHCO3 0,35 M yakni 0,0525 mol.

Pengertian Kemolalan

Kemolalan merupakan jumlah mol zat terlarut dalam tiap-tiap 1000 gram pelarut murni. Nilai kemolalan tersebut dapat dihitung apabila mol zat serta massa pelarut diketahui.

Contoh Menghitung Kemolalan

Dibawah ini merupakan Contoh Soal untuk Menghitung Kemolalan, antara lain

Contoh Pertama

Hitunglah kemolalan NaCl, apabila garam NaCl itu sebanyak 5,85 gram dilarutkan ke dalam 500 gram air.

Pembahasannya:

Diketahui:

  1. Massa NaCl = 5,85 gram
  2. Mr NaCl = 58,5

Yang Ditanyakan: Kemolalan…?

Jawab:

n = gram/Mr
n = 5,58/58,5
n = 0,1 mol

Maka, telah diketahui bahwa nilai mol NaCl dalam 500 gram air itu sebesar 0,1 mol.

Jadi: m NaCl = 1000 / 500 x 0,1 = 0,2 m

Kemolalan tersebut memuat informasi mengenai jumlah zat terlarut serta juga pelarut sehingga mudah digunakan untuk dapat menghitung fraksi mol, apabila kerapatan larutan diketahui. Nilai kemolalam tersebut bisa juga digunakan untuk menghitung nilai kemolaran.

Pengertian Kenormalan

Kenormalan merupakan jumlah ekuivalen zatterlarut dalam setiap liter larutan. Ekuivalen zat dalam larutan tersebut bergantung pada jenis reaksi yang dialami oleh zat tersebut, karena satuan tersebut digunakan untuk dapat menyetarakan zat dalam reaksi.

Ekuivalen suatu zat terkait dengan molarnya serta hubungannya itu bergantung pada jenis reaksi, apakah reaksi asam basa atau juga redoks . Dalam reaksi asam basa itu bergantung pada jumlah H+ serta OH- yang dilepaskan.

Contoh Kenormalan

Dibawah ini merupakan contoh soal perhitungan kenormalan, antara lain:

HCl :  H+ + Cl  – 1M HCl = 1 N
H2SO4 : 2H+ + SO4– 1 M H2SO4 = 2 N
NaOH : Na+ + OH– 1 M NaOH = 1 N
Ba(OH)2 : Ba+ + 2OH– 1 M Ba(OH) = 2 N

Pada reaksi redoks, nilai ekuivalen ini bergantung pada jumlah elektron yang terkait yakni dilepaskan atau diterima senyawa.

Fe + 2 HCl = FeCl2 + H2
Fe + 2H+ = Fe2+ + 8H+

Fe melepaskan 2 elektron, jadi 1 M Fe = 2 N
Hidrogen melepaskan 1 elektron, jadi 1 M HCl = 1 N

MnO4– + 5 Fe2+8H+ = Mn2+ + 5Fe3+ + 4H2O

Bilangan oksidasi Mn turun dari +7 menjadi +2 atau juga menerima 5 elektron serta bilangan oksidasi Fe naik dari +2 menjadi +3 atau melepas 1 elektron. Maka kenormalannya adalah :

1 M KmnO4 = 1 N
1 M FeCl2 = 1 N

Nah itulah penjelasan mengenai Pengertian Kemolaran, Kemolalan, Kenormalan Larutan dan Cara Menghitungnya, semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Lihat Juga  √ Pengertian Titrasi, Jenis, dan Caranya
Lihat Juga  √ Fakta dan Opini : Pengertian, Perbedaan, dan Contohnya
Lihat Juga  √ Pengertian PPKn dan Tujuan Menurut Para Ahli