√ Kriya Logam : Pengertian, Jenis, Sejarah, Alat, Bahan, dan Prosedur

Diposting pada

Pendidikan.Co.Id – Pada saat ini kita akan membahas mengenai Kriya Logam, untuk penjelasan lengkapnya baca artikel ini:

Kriya Logam : Pengertian, Jenis, Sejarah, Alat, Bahan, dan Prosedur

Pengertian Kriya Logam

Kriya logam meruakan sebuah seni kerajinan atau juga keterampilan untuk dapat membuat sesuatu menjadi barang- barang yang mempunyai nilai guna dengan menggunakan logam ialah sebagai Medianya. Adapun karya yang dihasilkan itu bisa berupa karya 2 dimensi (lukisan logam) dan 3 dimensi (patung logam).

1. Media Logam, media logam yang biasa ialah digunakan didalam sebuah pembuatan karya-karya kriya logam dengan menggunakan media almunium,kuningan, serta juga tembaga.

2. Teknik-teknik, adapun teknik-teknik yang paling sering dipakai atau digunakan pada kriya logam adalah dengan teknik : Ketok, las, cor, serta patri.

Sejarah Kriya Logam

Sejarah kriya logam itu dimulai pada saat manusia belum mengenal tulisan, tepatnya di zaman logam yang memunculkan Budaya perundagian atau juga budaya logam ( logam disini bisa diartikan dengan perunggu, emas serta besi, disebabkan di Indonesia itu tidak dilewati oleh kebudayaan tembaga) merupakan suatu jenis kebudayaan dari masyarakat pra-sejarah yang menggunakan logam didalam pembuatan benda-benda serta juga seni kriya logam untuk dapat melengkapi kebutuhan hidupnya. Walupun benda kriya logam yang dibuat itu tidak terlalu banyak sebab pada masa itu belum terdapat alat serta juga bahan yang banyak, namun hasil karya yang dibuat pada zaman logam itu tidak kalah bagusnya dengan seni kriya pada masa modern sekarang ini karena seni kriya pada waktu itu memiliki/mempunyai nilai artistik (seni) serta jgua nilai sejarah yang sangat indah.

Kebudayaan tersebut diperkirakan mulai berkembang pada sekitar 500 SM. Contohnya seperti peninggalan seni kriya logam pada zaman logam yang bisa anda temui antara lain:

  1. kapak corong
  2. candrasa
  3. nekara
  4. moko
  5. topeng emas, juga
  6. bejana

Bahan Dan Alat Pembuatan Kriya Logam

Didalam pembuatan karya seni kriya logam tersebut diperlukan alat dan juga bahan yang sesuai dengan hasil karya yang diinginkan yaitu karya kriya logam dua dimensi (2D) atau karya kriya logam tiga dimensi (3D). Berikut ini merupakan alat dan bahan sesuai dengan karya yang dihasilkan :

Dua dimensi

  1. Lembaran bahan logam misalnya seperti alumunium, kuningan, tembaga, perak, dsb.
  2. Ballpoint yang sudah tidak terpakai (habis tintanya).
  3. Kertas untuk dapat menggambar sketsa kriya logam yang akan dibuat.

Tiga Dimensi

Teknik Pencetakan/Pengecoran

  1. Bahan logam misalnya seperti alumunium, kuningan, tembaga, perak, dsb.
  2. Catakan lelehan logam untuk dapat membuat pola/bentuk dasar (dari bahan lilin serta tanah liat).
  3. Tungku pembakaran.
  4. Alat untuk ukir logam.
  5. Alat untuk dapat menghaluskan logam.

Teknik Penempaan 

  1. Alat tempa logam misalnya seperti palu
  2. tungku pembakaran.
  3. Sarung tangan
  4. Alat untuk dapat menghaluskan logam.

Prosedur Pembuatan Kriya Logam

Prosedur didalam pembuatan kriya logam ini diperlukan prosedur yang berbeda antara kriya logam (2D) dua dimensi dan (3D) tiga dimensi, hal tersebut tergantung dari hasil seni kriya logam yang diminati atau diinginkan. Dibawah ini merupakan  cara/prosedur pembuatan kriya logam :

Dua dimensi

  1. Membuat gambar desain pada kertas HVS A4
  2. Gambarlah desain yang sudah jadi ditempelkan pada permukaan bahan logam yang dipakai ialah seperti almunium.
  3. Proses pada pembuatan sketsa pada media kriya logam ialah seperti almunium dengan menggunakan ballpoint bekas, dengan cara menekan serta mengikuti garis kontur pada desain gambar yang sudah dibuat.
  4. Setelah gambar itu sudah terbentuk pada permukaan almunium, kemudian kertas dicabut,
  5. setelah itu pada permukaan almunium pada bagian bawah itu dialasi dengan anduk kecil / busa , bag. atas ditekan-tekan sehingga objek gambar itu terbentuk menonjol keluar kayak relief.

Tiga dimensi

Teknik Pencetakan/Pengecoran :

  1. Siapkan semua alat serta bahan yang akan di butuhkan untuk dapat melakukan teknik pencetakan/pengecoran.
  2. Kemudian membuat cetakan dasar dari bahan yang tidak mengikat logam misalnya lilin yang sudah di bentuk dengan sesuai dengan bentuk yang akan di buat
  3. Setelah itu cetakan lilin dibungkus/dilumuri tanah liat supaya cairan logam tersebut tidak keluar dari cetakan lilin.
  4. Membakar bahan logam (almunium,kuningan, serta tembaga) di dalam tungku pembakaran sampai bahan logam itu meleleh.
  5. Kemudian bahan logam sudah menjadi cair, Kemudian cairan logam itu di tuangkan didalam sebuah cetakan dasar yang sudah di buat sebelumnya.
  6. Pada saat cairan dalam cetakan sudah mengeras/padat maka bahan logam itu dapat dikeluarkan dari cetakan untuk dilakukan pengeringan.
  7. Setelah bahan logam itu sudah berbentuk ialah seperti bentuk yang diinginkan makabahan logam itu setelah dihaluskan supaya bentuk dan juga permukaanya tampak halus.

Teknik Penempaan :

  1. Siapkan semua alat serta bahan yang akan dibutuhkan untuk dilakukannya teknik penempaan.
  2. Setelah itu  tentukan bentuk karya yang akan di buat.
  3. Setelah itu gunakan bahan logam yang sesuai dengan bentuk yang diinginkan.
  4. Setelah itu masukan bahan logam kedalam tungku pembakaran setelah itu lakukan teknik penempaan yaitu dengan memukul bahan logam yang panas dikarenakan di bakar dalam tungku pembakaran dengan palu yang sesuai dengan bentuk yang diinginkan.
  5. Tahap akhir, Apabila sudah selesai ialah lakukan penghalusan pada suatu permukaan hasil kriya logam itu.

Jenis- Jenis Karya Pembuatan Kriya Logam

Seni Kerajinan Uang Kepeng

Seni merangkai uang logam dari Bali adalah salah satu kekayaan pada seni budaya Nusantara yang sangat khas serta juga unik. Seni kerajinan uang logam tersebut mulai dari pembuatan uang kepeng sampai pada seni merangkai uang kepeng menjadi berbagai macam bentuk kerajinan sudah berlangsung berabad-abad lamanya pada daerah Bali.

Seni Kerajinan Patung Buddha

Patung Buddha merupakan sebuah seni kriya dari logam dengan bentuk serta motif yang menyerupai karya seni peninggalan jaman kerajaan Budha, msalnya seperti patung Ganesha, patung Budha serta juga ialah berbagai bentuk patung lainnya. Berbagai barang kerajinan serta dari logam itu dipasarkan ke berbagai kota di tanah air dan juga sebagian lagi diekspor keluar Negeri.

Seni Kerajinan Pisau

Seni kerajinan pisau ialah salah satu kerajinan yang paling banyak  digeluti oleh masyarakat di wilayah-wilayah di Indonesia, dan tiap-tiap daerah mempunyai ciri kerajinan pisau yang berbeda-beda dari bentuk, relief, ukiran bahan, serta juga cara pembuatannya.

Seni Kerajinan Vase Bunga

Seni kerajinan vase bunga adalah salah satu kerajinan yang biasanya di buat dari kuningan atau juga tembaga dengan bentuk serta juga motif yang beragam dengan tingkat-tingkatan kesulitan yang bermacam-macam.

Kesimpulan

Dengan berdasarkan penjelasan diatas bisa kita simpulkan ialah sebagai berikut :

  1. Kriya logam merupakan seni kerajinan atau juga keterampilan untuk dapat membuat sesuatu menjadi barang- barang yang mempunyai nilai guna dengan menggunakan logam ialah sebagai medianya.
  2. Karya kriya logam yang dihasilkan bisa berupa karya 2 dimensi (lukisan logam), maupun 3 dimensi (patung logam).
  3. Teknik-teknik yang biasa dipakai pada pembuatan kriya logam yakni dengan teknik seperti : Ketok, las, cor, dan patri.
  4. Dari kriya logam tersevyt dapat menghasilkan benda ialah sebagai hiasan serta sebagai benda pakai yang mempunyai nilai artistik ialah seperti pisau yang mempunyai ukiran relief.

Sekian penjelasan mengenai Kriya Logam : Pengertian, Sejarah, Jenis, Alat & Bahan, dan Prosedur, semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Lihat Juga  √ Pengertian Gas Alam, Komposisi, Jenis, Manfaat dan Sifatnya
Lihat Juga  √ Pengertian Cagar Alam, Tujuan, Manfaat, Fungsi, Syarat dan Contohnya
Lihat Juga  √ Pengertian Defisit, Faktor Penyebab, Dampak dan Cara Mengatasinya