√ Pengertian Potensi Diri

Diposting pada

Pengertian Potensi Diri

Pengertian Potensi Diri

Definisi dari potensi diri ini ialah suatu kemampuan serta kapasitas individu yang masih tersimpan di dalam diri. Maksudnya, masih mengendap serta juga belum diaktualisasikan dengan secara perilaku atau pun perbuatan serta aksi.

Kemampuan serta kapasitas tersebut dapat atau bisa di bidang apa saja serta bisa berupa apa saja. Terlepas dari positif atau negatif, potensi tersebut tetaplah potensi. Keuletan, kerja keras, keberuntungan, serta bakat apabila punya menentukan seberapa jauh potensi itu dapat diaktualisasikan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), potensi diri ini merupakan suatu kemampuan serta kualitas yang dimiliki seseorang, namun belum dipergunakan dengan secara maksimal.

Untuk sebagian orang yang berhasil mengembangkan potensinya itu dengan cara belajar serta kerja. Sebagian lagi itu memang berbakat dari lahir.

Misalnya ialah seperti, mencopet dalam kerumunan diperlukan skill, latihan serta juga pengalaman. Mencopet ini merupakan perbuatan merugikan orang lain, tapi orang yang sudah terlatih serta punya skill tingkat dewa di dalam mencopet telah atau sudah berhasil mengembangkan potensi mencopet.

Contoh lain, berbicara di depan umum atau di depan layar ini merupakan kemampuan yang tidak dimiliki tiap orang. Sebagian orang itu mempunyai potensi itu, sebagian yang lainnya itu tidak. Mereka yang mengasah atau melatih kemampuan public speaking tersebut kemudian akan mampu untuk mengaktualisasikan potensinya di dalam berbicara di depan umum. Untuk dapat lebih memahami mengenai apa itu potensi diri, kita perlu menilik mengenai jenis dari pontesi tersebut.


Jenis Potensi

Jenis-Potensi

Nashori (2003:89) menyatakan Potensi tersebut memiliki beberapa jenis, dianataranya :

Potensi Berfikir

Manusia ini mempunyai potensi berfikir karna sejatinya memang manusia memiliki akal dan pikiran tapi ada juga manusia yang kurang aktif dalam untuk menggunakan pikiran tersebut dengan benar. Seseorang itu hanya disuruh berfikir sebab ia memiliki potensi untuk berfikir. Maka disebut bahwa masing-masing dari orang itu memiliki potensi untuk kemudian belajar dari informasi baru, serta menghasilkan pemikiran baru.


Potensi Emosi

Potensi emosi ini ialah tiap-tiaporang tersebut memiliki potensi cita rasa, yang mana dengan hal tersebut manusia kemudian bisa atau dapat memahami orang lain, ingin mencintai serta dicintai, memperhatikan dan juga diperhatikan, menghargai serta dihargai, cenderung kepada kebaikan serta keindahan.


Potensi Fisik

Pada saat tertentu manusia itu juga memiliki potensi yang luar biasa di dalam menjadikan gerakan fisik yang efektif serta efisien dan juga mempunyai kekuatan fisik yang tangguh. Seseorang yang mempunyai bakat di dalam bidang fisik bisa atau dapat mempelajari olah raga itu dengan cepat serta selalu menampilkan permainan yang terbaik.


Potensi Sosial

Seseorang yang memiliki atau mempunyai potensi sosial yang besar tersebut tentu akan mempunyai kapasitas di dalam penyesuaian diri serta juga dalam mempengaruhi orang lain. Adapun kemampuan dalam menyesuaikan diri serta juga mempengaruhi orang lain ini dengan berdasarkan kemampuan belajarnya, baik itu di dalam dataran pengetahuan atau juga keterampilan seseorang tersebut.


Ciri Potensi Diri

Ciri-Potensi-Diri

Ciri-ciri seseorang yang memahami atau mengerti potensi dirinya itu dapat atau  bisa dilihat dalam sikap serta perilakunya sehari-hari baik itu di dalam kehidupan keluarga, sekolah serta masyarakat disebabkan ini bisa menjadi tolak ukur bagi seseorang terebut. Selain dari itu seseorang yang berpotensi itu memiliki ciri-ciri diantaranya sebagai berikut :

  1. Senang belajar dan selalu melihat kekurangan dirinya.
  2. Mempunyai sikap yang luwes.
  3. Tidak takut melakukan perubahan secara total untuk perbaikan.
  4. Tidak menyalahkan orang lain maupun keadaan.
  5. Mempunyai sikap yang tulus bukan kelicikan.
  6. Rasa tanggung jawab ada padanya.
  7. Menerima kiritik dan saran dari orang.
  8. Berjiwa optimis, tidak mudah putus asa.

Mengembangkan Potensi Diri

Dibawah ini merupakan beberapa cara untuk kemudian mengetahui, menilai atau juga mengukur dengan tepat tentang berbagai kelebihan serta kelemahan seseorang, diantaranya sebagai berikut :

Introspeksi Diri “Pengukuran Individual”

Dengan berdasarkan cara ini, seseorang itu meluangkan waktunya untuk dapat mengevaluasi apa yang sudah dilakukannya selama ini, apa yang sudah atau telah ia raih serta apa yang ia punyai saat yang mana hal tersebut sebagai suatu kelebihan yang dapat atau bisa mendukung serta apa yang ia miliki yakni sebagai suatu kekurangan yang memperlambat tercapainya prestasi tinggi. Cara ini sangat efektif yang mana individu tersebut bersikap jujur, terbuka pada dirinya sendiri, mau dengan sungguh-sungguh untuk memperhatikan kata hatinya.


Feedback Dari Orang Lain

Feedback dari orang lain artinya seseorang itu kemudian meminta masukan berupa data penilaian atau juga informasi mengenai dirinya menurut pendapat orang lain. Masukan berupa umpan balik “feedback” tersebut kemudian mencangkup segala sesuatu mengenai sikap serta juga perlikau seseorang yang terlihat dipersepsi oleh orang lain yang berjumpa dengannya, berinteraksi dengannya. Cara lain untuk memiliki tujuan untuk membantu seseorang memperbaiki diri serta juga  meningkatkan potensi diri.


Tes Psikologi

Di dalam hal ini, tes psikologi tersebut berguna untuk mengukur potensi psikologis individu guna bisa atau dapat memberi suatu gambaran dari kekuatan serta  juga kelemahan orang tersebut di dalam segala macam aspek psikologis seperti misalany potensi kerja, kecerdasan atau pun juga kemampuan intelektual, berpikir kreatif, motivasi, sumber energi kerja, logika berpikir, ketahanan terhadap stress kerja”, kemampuan sosiabilitas, kepekaan perasaan, kemampuan membina serta juga potensi kepemimpinan tingkah laku.


Jenis Kemampuan Potensi Diri & Contoh

Jenis potensi diri tersebut bisa atau dapat dipahami yakni sebagai kemampuan atau juga kecerdasan seseorang yang munculnya bisa dari bakat, atau juga dari belajar. Dibawah ini merupakan jenis-jenis kemampuan diantaranya

Kemampuan sosiologis

Merupakan kemampuan dimana seseorang untuk peka terhadap suatu permasalahan sosial di lingkungan sekitar. Kepekaan tersebut mendorong dirinya untuk kemudian berpikir kritis serta emansipatoris. Simpati serta empati adalah wujud dari kepekaan yang dimiliki mereka yang punya potensi kemampuan berpikir secara sosiologis.


Kemampuan naturalis

Merupakan suatu kemampuan yang seseorang untuk kemudian merasa peka terhadap lingkungan alam sekitar. Orang yang memiliki potensi kemampuan naturalis tersebut kemudian akan merasa sakit apabila alam itu disakiti. Tak hanya itu, potensi tersebut juga dapat atau bisa digambarkan dengan adanya kemampuan di dalammemahami kehidupan ekologi di bumi.


Kemampuan musikal

Merupakan kecerdasan seseorang di dalam menciptakan harmoni lewat suatu suara. Suara ini umumnya diciptakan lewat permainan dari alat musik. Skill di dalam memainkan alat musik serta kecerdasan dalam menghayati alunan nada ini adalah beberapa contoh potensi yang hanya dipunyai oleh orang tertentu.


Kemampuan spasial

Merupakan suatu kecerdasan yang berhubungan dengan adanya pemahaman akan ruang spasial. Ruang spasial tersebut sering dikaitkan dengan suatu pemetaan. Sopir profesional itu biasanya akan mengembangkan potensi ini. Contoh, pada saat ia lewat suatu jalan yang asing, kemudian masuk ke dalam gang-gang yang sempit, ia masih tetap bisa keluar dari gang itu tanpa kesasar. Kemampuan ini adalah kemampuan spasial.


Kemampuan visual

Merupakan kecerdasan di dalam menciptakan kreasi visual. Kreasi tersebut dapa atau bisa berupa gambar, lukisan, atau juga film. Tak hanya hal tersebut, mereka yang punya potensi tersebut bisa atau dapat memahami suatu teka-teki yang tampak dengan secara visual, misalnya seperti menerjemahkan makna dari sebuah lukisan.


Kemampuan logika

Merupakan suatu kemampuan seseorang di dalam berpikir logis serta matematis. Potensi tersebut berhubungan dengan kecerdasan di dalam pikirannya untuk kemudian memahami sesuatu hal itu secara numerik, termasuk itu menghitung serta juga menghapal rumus-rumus matematis. Potensi kemampuan logika tersebut dapat atau bisa diperoleh dari bakat atau juga  belajar.


Kemampuan linguistik

Merupakan suatu kemampuan individu di dalam berbahasa. Kemampuan tersebut mempunyai cakupan yang luas, tidak hanya memahami teks deskriptif tersebut, tetapi juga berceramah, berbicara,serta diskusi. Kemampuan tersebut berhubungan erat dengan kecerdasan yang dipunyai seseorang di dalam mengembangkan skill aktualisasi diri dengan secara verbal.


Kemampuan kinestetik

Merupakan suatu kemampuan seseorang di dalam menggerakkan tubuhnya. Tak hanya bergerak tetapi juga dalam mengembangkan elastisitas (kelenturan) dari tubuh serta juga mencipakan harmoni itu dengan melalui gerakanfisik yang mempesona serta juga tepat seperti penari profesional.


Kemampuan interpersonal

Merupakan suatu kemampuan seseorang di dalam menjalin hubungan sosial. Potensi kecerdasan seseorang yang piawai di dalam melakukan hubungan interpersonal tersebut terlihat dari kemampuannya melobi, mewawancarai, berkomunikasi dengan orang lain atau semacamnya. Kemampuan tersebut ini ialah mengenai menciptakan serta menjaga hubungan antar manusia.


Kemempuan intrapersonal

Merupakan suatu kemampuan seseorang di dalam mengatur, memahami, dan juga memanajemen diri sendiri. Orang yang berhasil dalam mengembangkan potensi intrapersonalnya itu akan piawai di dalam merancang visi, mengambil keputusan,serta menetapkan tujuan hidup. Kemampuan intrapersonal tersebut dapat dilatih dengan melalui upaya di dalam pengendalian emosi diri.


Faktor Mengembangkan Potensi Diri

Faktor-Potensi-Diri Faktor-Potensi-Diri

Ada faktor yang mendukung dalam potensi diri dan juga ada faktor yang justru menghambat potensi diri, penjelasannya sebagai berikut

Faktor Pendukung Dalam Potensi Diri

Potensi seseorang itu kemudian akan dapat atau bisa berkembang dengan baik apabila didukung oleh sejumlah faktor, antara lain sebagai berikut :

  1. Minat serta kegemaran, hobi
  2. Motivasi
  3. Kepintaran atau juga intelektual
  4. Lingkungan baik itu keluarga, sekolah atau juga masyarakat
  5. Sarana prasarana

Faktor Penghambat Potensi Diri

Selain hambatan dari luar, seseorang itu juga sering menghadapi hambatan yang berasal dalam dirinya sendiri. Hambatan tersebut bisa atau dapat menyebabkan seseorang itu kemudian tidak mampu mengaktualisasikan atau juga menggali potensi yang ada pada dirinya dengan secara maksimal. Hambatan tersebut diantaranya  :

  1. Merasa tidak yakin atas kemampuan diri
  2. Tidak mempunyai rasa percaya diri yang cukup atau juga kurang percaya diri
  3. Tidak tekun dalam melatih potensi yang ada
  4. Takut akan sebuah kegagalan

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Potensi Diri, Ciri, Jenis, Mengembangkan, Kemampuan, Faktor dan Contoh, semoga apa yang diuraikan dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Lihat Juga  √ Pengertian Vendor, Fungsi, Tugas, Tangung jawab dan Jenisnya
Lihat Juga  √ Erosi Dan Abrasi : Pengertian, Dampak, Jenis, Faktor & Cara Mencegah
Lihat Juga  √ Pengertian Dialog, Manfaat, Cara Menyusun, dan Syaratnya