√ Pengertian Redenominasi Rupiah, Manfaat, Tahapan dan Resikonya

Diposting pada

Pendidikan.Co.Id – Kesempatan ini kita akan membahas mengenai Redenominasi Rupiah, penjelasan mengenai Redenominasi akan diuraikan sebagai berikut :

Pengertian Redenominasi Rupiah, Manfaat, Tahapan dan Resikonya
Pengertian Redenominasi Rupiah, Manfaat, Tahapan dan Resikonya

Pengertian Redenominasi Rupiah

Pengertian redenominasi rupiah ini ialah suatu pengurangan jumlah digit pada denominasi atau juga pecahan mata uang rupiah menjadi pecahan yang lebih sedikit itu tanpa mengurangi nilai, daya beli / juga nilai tukar rupiah terhadap suatu harga barang danjuga jasa. Selain dari itu, untuk dapat meningkatkan kredibilitas mata uang rupiah di tingkat internasional agar pandangan dunia menjadi lebih baik terhadap perekonomian Indonesia.

Di dunia internasional itu terdapat persepsi yang kurang positif atas nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing khususnya dolar AS, sebab rupiah ini merupakan mata uang dengan jumlah angka terbesar/terburuk (didalam puluhan ribu), berada pada posisi kelima di dunia setelah Iran, Sao Tome, Vietnam serta juga Belarus.

Sedangkan untuk di ASEAN mata uang rupiah itu berada pada posisi kedua terburuk nilainya setelah Vietnam Dong. Sebagai contoh, nilai tukar untuk USD/VND ialah 22.650 dan USD/IDR yaitu 13.335. Sementara daruntuk mata uang negara lain terhadap dolar AS jauh lebih baik nilainya dengan penggunaan sen dibelakang koma seperti USD/MYR ialah 4,282 dan USD/SGD ialah  1,3660.

Sehingga sangat dibutuhkan suatu kebijakan redenominasi rupiah yakni dengan cara menghilangkan 3 digit angka didalam rupiah lama sehingga tiap Rp1.000 rupiah lama itu nilainya sama dengan Rp1 rupiah baru setelah redenominasi serta nilai Rp500 rupiah lama nantinya akan sama dengan 50 Sen.

Manfaat Redenominasi Rupiah

Manfaat dari dilakukan redenominasi rupiah ini, diantaranya sebagai berikut :

Untuk kemudahanserta  penyederhanaan dari sistem pencatatan keuangan bagi pemerintah, dunia usaha serta juga masyarakat. Terutama kemudahan dalam teknik perhitungan rupiah.
Untuk dapat meningkatkan citra rupiah terhadap mata uang negara lain.

Tahapan Redenominasi Rupiah

Penerapan dari redenominasi rupiah ini harus melalui beberapa tahapan, diantaranya sebagai berikut :

1. Tahap persiapan serta pengesahan UU Redenominasi Rupiah dan juga rencana pencetakan uang baru. Selain dari itu juga perlu untuk dilakukan sosialisasi serta edukasi kepada seluruh masyarakat.

2. Masa transisi yang mana digunakan dua mata uang itu dengan secara bersamaan yakni rupiah lama serta rupiah baru. Pada tahapan tersebut, pedagang dan juga dunia usaha diwajibkan untuk mencantumkan harga barang atau jasa didalam rupiah lama serta rupiah baru (dual price tagging).

3. Seluruh transaksi barang &jasa dan juga seluruh kegiatan atau aktivitas ekonomi itu harus menggunakan rupiah baru.

Resiko Redenominasi Rupiah

Dibawah ini merupakan risiko dari redenominasi rupiah, penjelasannya sebagai berikut :

1. Adanya persepsi serta juga kekhawatiran masyarakat bahwa Redenominasi Rupiah ini sama dengan sanering. Dikhawatirkan juga akan banyak pemilik modal yang akan mengkonversikan uang rupiahnya itu kedalam valuta asing khususnya dolar AS. Padahal kedua kebijakan ituberbeda, redenominasi ini hanya mengurangi jumlah digit tanpa mengurangi nilai uangnya.

2. Potensi kenaikan harga disebabkan karena pembulatan harga ke atas dengan secara berlebihan akibat dari pengusaha serta pedagang yang menaikkan harga itu semaunya.

Untuk dapat mengatasi risiko saat pelaksanaannya, itu diperlukan landasan hukum yang kuat serta juga dukungan masyarakat. Risiko tersebut terkait dengan potensi kenaikan harga yang berlebihan sehingga akan berdampak pada meningkatnya inflasi, penolakan dari masyarakat dan juga risiko perselisihan.

Sekian dan terima kasih sudah membaca di pendidikan.Co.Id mengenai Pengertian Redenominasi Rupiah, Manfaat, Tahapan dan Resikonya, semoga apa yang diuraikan diatas dapat bermanfaat untuk anda.

Lihat Juga  √ Pengertian Promosi, Tujuan, dan Jenisnya Menurut Para Ahli
Lihat Juga  √ UMKM : Pengertian, Ciri, Kriteria, Jenis, Contoh Lengkap
Lihat Juga  √ Pengertian Ovarium, Struktur dan Bagian Beserta Fungsinya