√ Pengertian Suka Marga Satwa, Ciri, Karakteristik, Fungsi dan Contohnya

Diposting pada

Pendidikan.Co.Id – Di Indonesia sendiri terdapat berbagai macam contoh dari suaka marga satwa, hal tersebut disebabkan Indonesia ini terdapat banyak sekali habitat asli beberapa binatang yang dikategorikan hampir punah. Secara spesifik mengenai suaka marga satwa.

Pelestarian ekosistem ini dapat terbagi menjadi 2, antara lain;

  1. Cagar alam merupakan lingkungan alam yang dipergunakan untuk pelestarian tumbuhan
  2. Suaka marga satwa merupakan lingkungan yang dimanfaatkan untuk pelestarian satwa atau juga binatang.

Penjelasan suaka marga satwa bisa kita simak dengan secara detail pada penjelasan bahasan materi sebagai berikut.

Pengertian Suka Marga Satwa, Ciri, Karakteristik, Fungsi dan Contohnya

Pengertian Suaka Marga Satwa

Pengertian suaka marga satwa merupakan suatu kawasan lingkungan tersebut memiliki karakteristik khusus yang memiliki keanekaragaman ekosistem binatang di dalamnya. Suaka marga satwa ini biasanya ditinggali oleh beberapa ekosistem binatang yang sudah terancam punah atau dapat dibilang langka.

Apabila pada suatu lingkungan itu ditinggali beberapa binatang yang terancam punah, maka dari pada harus mengangkut semua binatang langka itu menuju ke kebun binatang hal yang paling efektif dilakukan adalah membuat penangkaran lingkungan yang disebut dengan suaka marga satwa.

Penting untuk dapat diketahui, bahwasanya berdirinya suaka marga satwa ini dilandasi oleh peraturan pemerintah yang kuat. Asas berdirinya suaka marga satwa ini berdasarkan pada undang–undang 1945 nomor 41 mengenai kehutanan serta pelestariannya dalam menjaga kerusakan lingkungan hidup akibat manusia.

Ciri-Ciri Suaka Margasatwa

Sebagai area yang dilindungi, tentu saja kawasan ini dapat dikenali karena mempunyai beberapa ciri-ciri. Adapun ciri-ciri dari kawasan yang dimaksud ialah seperti dibawah ini:

  • Apabila kawasan hutan ini dihilangkan, dapat memberikan dampak yang negatif bila dilihat dari sisi atmosferiik, hidrologis, geologis, geografis, serta juga sosial ekonomi yang bisa saja berlangsung dalam waktu relatif singkat
  • Hutan ini mempunyai manfaat yang besar bagi kehidupan flora dan fauna, bahkan termasuk masyarakat
  • Hutan ini juga memiliki spesies fauna yang unik, yang mana fauna tersebut diketahui tidak bisa tumbuh dan juga berkembang biak di tempat yang lainnya
  • Hutan ini memiliki spesies fauna yang unik, yang mana fauna-fauna tersebut untuk saat ini hanya ada di tempat itu saja
  • Hutan ini mempunyai spesies flora yang unik, yang mana flora ini diketahui tidak dapat ditanam di tempat yang lain
  • Hutan ini mempunyai spesies flora yang unik, yang mana flora-flora tersebut untuk saat ini hanya ada di tempat itu saja.

Karakteristik Suaka Marga Satwa

Berdasarkan ciri diatas, Suaka marga satwa ini mempunyai karakteristik khas yang bisa dibedakan antara kebun binatang serta suaka marga satwa. Ciri umum suaka marga satwa ini ilaha memiliki fauna khas endemic daerah tempat berdirinya suaka marga satwa. Berbeda dengan kebun binatang yang mempunyai berbagai macam satwa di dalamnya.Karakteristik

Sisi Geografis

Ditinjau dari sisi geografisnya, kehadiran suaka marga satwa ini mempunyai ciri–ciri bahwa letak suatu lingkungan suaka marga satwa ini dipengaruhi oleh letak astronomisnya. Suaka marga satwa yang berada di sekitar garis khatulistiwa memiliki ciri khas satwa endemic yakni berupa hewan tropis.

Sedangkan letak astronomis suaka marga satwa yang berada jauh dari garis khatulistiwa ini memiliki ciri khas hewan sub tropis. Berbeda lagi dengan satwa khas endemik daerah kutub. Sebagai contoh,

  1. suaka marga satwa di Indonesia mempunyai fauna khas seperti gajah, macan, serta lain sebagainya.
  2. Suaka marga satwa di Australia memiliki fauna khas seperti misalnya kanguru dan anoa,
  3. sedangkan untuk suaka marga satwa di daerah kutub mempunyai fauna khas yang berupa beruang kutub, penguin, dan lain–lain.

Sisi Atmosferik

Yang dimaksud dengan sisi atmosferik suaka marga satwa ini ialah suatu pelestarian pada permasalahan lingkungan suaka marga satwa yang berdiri karena ingin melestarikan hewan yang sudah langka disebabkan faktor cuaca di permukaan bumi yang sudah tidak menentu dikarenakan pencemaran global. Suaka marga satwa jenis sisi atmosferik merupakan pelestarian komodo di pulau komodo.

Sisi Hidrologis

Karakteristik suaka marga satwa dari sisi hidrologis yang dimaksud disini ialah berdasarkan pada kata hidrologi yang artinya adalah air. Karakteristik ciri suaka marga satwa yang ditinjau dari sisi hidrologisnya merupakan suatu penangkaran jenis ikan yang sudah mulai punah seperti misalnya hiu martil, hiu putih, dan lain–lain.

Sisi Geologis

Karakteristik suaka marga satwa yang ditinjau dari aspek geologis adalah penangkaran hewan langka disebabkan karena aktivitas geologis seperti pemindahan habitat asli harimau jawa yang berada di lereng gunung slamet menuju ke daerah way kambas yang ada di provinsi lampung. Pemindahan tersebut dilakukan disebabkan faktor aktivitas vulkanis gunung slamet yang bisa membahayakan kehidupan bagi harimau jawa.

Sisi Sosial Ekonomi

Karakteristik suaka marga satwa yang ditinjau dari aspek sosial ekonomi ialah memiliki indikator sebagai suaka marga satwa yang digunakan untuk memajukan perekonomian suatu negara. kegiatan sosial disini ialah untuk kebutuhan rekreasi masyarakat.

Bentuk Hutan

Suaka marga satwa juga merupakan suatu penangkaran untuk hewan yang sudah mulai langka untuk dilestarikan. Supaya para binatang dapat betah dan akan berkembang biak di daerah penangkaran maka perlu mendesain penangkaran itu sesuai dengan habitat asli satwa yang berupa hutan. Hutan suaka marga satwa selain berfungsi untuk dapat menjamin keberlangsungan hidup satwa juga ini mempunyai banyak manfaat untuk manusia.

Keunikan Hutan

Desain hutan yang dijadikan suatu penangkaran untuk suaka marga satwa harus mempunyai keunikan tersendiri. Yang mana keunikan hutan suaka marga satwa ini harus mencirikan pada kehidupan satwa penangkaran di dalamnya. Sebagai contoh untuk penangkaran gajah itu diperlukan danau yang relatif luas untuk kebutuhan air gajah. Kemudian untuk penangkaran satwa jenis monyet itu diperlukan pohon – pohon yang besar supaya monyet dapat bermain dengan riang.

Fungsi Suaka Marga Satwa dan Contohnya

Suaka marga satwa ini memiliki fungsi dan dapat dicontohkan pada kehidupan manusia di keseharainnya. Diantaranya fungsi dan contoh suaka marga satwa ialah pengadaan pulau komodo untuk pelestarian hewan berjenis komodo serta fungsi bagi negara juga dapat meningkatkan devisa negara yakni sebagai pendapatan yang didapatkan dari turis yang mendatangi daerah tersebut.

Contoh dari Suaka Margasatwa yang ada di Indonesia

Dibawah ini merupakan beberapa contoh suaka margasatwa yang berlokasi di Indonesia yang terbetang dari Sabang hingga Merauke diantaranya:

  1. Balai Raja (Sumatera)
  2. Kerumutan (Sumatera)
  3. Muara Angke (Jakarta)
  4. Gunung Sawal (Jawa Barat)
  5. Pulau Kaget (Kalimantan)
  6. Kateri (Nusa Tenggara Timur)

Nah itulah penjelasan mengenai Pengertian Suka Marga Satwa, Ciri, Karakteristik, Fungsi dan Contohnya, semoga apa yang dipaparkan diatas dapat bermanfaat untuk anda.

Lihat Juga  √ Pengertian Cagar Alam, Tujuan, Manfaat, Fungsi, Syarat dan Contohnya
Lihat Juga  √ Pengertian Gelombang Mekanik, Karakteristik, Jenis, Contoh dan Rumusnya
Lihat Juga  √ Pengertian Gaya Pegas, Rumus, Energi, Rangkaian, dan Contohnya