√ Pengertian Asteroid, Ciri, Klasifikasi dan Contohnya

Diposting pada

Pendidikan.Co.Id – Kali ini kita akan membahas mengenai Asteroid, penjelasan selengkapnya dibawah ini :

Pengertian Asteroid, Ciri, Klasifikasi dan Contohnya

Pengertian Asteroid

Pengertian Asteroid merupakan suatu benda angkasa berukuran kecil, padat, serta berjumlah sangat banyak yang bergerak dan mengelilingi matahari. Asteroid ini ialah salah satu contoh dari planet kerdil atau juga planetoida, sering juga disebut ialah sebagai sisa-sisa awal terbentuknya tata surya. Sebagian besar asteroid ini berkumpul pada wilayah yang disebut sebagai sabuk asteroid, letaknya itu antar orbit Planet Mars serta Planet Yupiter.

Menurut penelitian asteroid ini terbentuk dari sisa-sisa ledakan Big Bang (Dentuman Besar) di angkasa yang tidak dapat menyatu untuk dapat membentuk suatu planet dikarenakan gaya tarik gravitasi dari Yupiter. Tapi tentu ada juga yang menyebutkan bahwa asteroid ini terbentuk disebabkan karena ledakan suatu planet yang mengorbit di antara planet Mars serta juga Yupiter. Adapun asteroid yang terkenal, ini memiliki ukurannya besar serta sudah teridentivikasi yang diberinama yakni Ceres, Ceres ini memiliki diameter itu sekitar 946 km, sehingga dikategorikan sebagai planet kerdil.

Ciri-Ciri Asteroid

Dibawah ini merupakan ciri-ciri yang dimiliki oleh asteroid, diantaranya sebagi berikut:

a. Berasal dari debu dan es

Para peneliti juga menyebutkan bahwa asteroid ini berasal dari debu dan es, Debu yang membebeku oleh es sehingga membuatnya membatu. Asteroid ini merupakan benda angkasa yang padat sehingga apabila memasuki atmosfir bumi maka akan menimbulan percikan api, serta apabila sampai ke permukaan bumi akan mengakibatkan benturan dan tentu akan menimbulkan kerusakan.

b. Tidak menghasilkan cahaya sendiri

Asteroid ini tidak dapat menghasilkan cahayanya sendiri, namun hanya dapat memantulkan cahaya yang berasal dari matahari.

c. Bentuknya tidak lebih besar dari planet kerdil

Di angkasa asteroid ini mempunyai berbagai macam ukuran serta juga bentuk, tapi ukurannya itu tidak lebih besar daripada planet-planet di tata surya, ukurannya itu kurang dari 1 km, hingga lebih dari 1 km, serta memiliki jumlah yang banyak sekali.

d. Berada diantara orbit Mars dan Yupiter

Di tata surya pada umumnya banyak asteroid terdapat pada orbit diantara planet Mars dan juga Yupiter, dengan jumlah yang sangat banyak. Sehingga pada orbit diantara Mars dan juga Yupiter itu sering di sebut dengan sebutan Sabuk Asteroid.

e. Mengandung besi dan nikel

Asteroid ini terdiri dari batuan ataupun logam seperti nikel dan juga besi. Inilah kenapa asteroid ini merupakan benda angkasa yang sangat padat.

f. Permukaannya berbatu

Karena asteroid ini ialah sebuah benda angkasa yang padat, maka permukaaanya berbatu, serta tidak beraturan sehingga mempunyai berbagai macam bentuk.

Klasifikasi atau Jenis Asteroid

Dibawah ini merupakan klasifikasi atau pengelompokan asteroid dengan berdasarkan bahan penyusunnya, diantaranya sebagai berikut:

  1. Asteroid kelas C, ini berada diluar sabuk bumi, warnanya asteroid kelas c ini gelap dan penyusunnya sebagian adalah besar karbon.
  2. Asteroid kelas D, ini dikenal juga dengan sebutan asteroid Trojan Yupiter yang memiliki ciri berwarna gelap serta juga penyusunnya dari karbon.
  3. Asteroid kelas S, berada pada bagian didalam sabuk bumi, letaknya lebih dekat ke mars serta juga bahan penyusunnya sebagian besar berasal dari batu dan juga besi.
  4. Asteroid kelas V, Orbitnya berada jauh antara orbit planet Yupiter serta juga Planet Uranus, sebagian besar penyusunnya batuan beku.

Contoh Asteroid

Salah satu contoh dari asteroid yang paling dikenal ialah Ceres disebabkan karena memiliki diameter hampir 1000 km, berbatu serta juga berEs. Ceres itu merupakan asteroid pertama yang ditemukan, yakni pada bulan Januari di tahun 1801 oleh Astronom asal Italia yakni Giuseppe Piazzi. Saat pertama kali ditemukan Ceres ini dianggap sebagi planet, namun setelah di lakukan observasi lebih lanjut kemudian dianggap ialah sebagai asteroid sekitar tahun 1850-an, dan pada tahun 2006 kemudian ditetepakan ialah sebagi pelanet kerdil atau juga katai. Lalu beberapa contoh asteroid lainnya yang telah di berinama diantaranya ialah:

  1. Pallas berdiameter 545 km,
  2. Vesta berdiameter 530 km,
  3. Hygeva berdiameter 444 km,
  4. Davida berdiameter 320 km,
  5. Juno berdiameter 235 km, dan
  6. Eros Berdiameter 17 km.

Nah itulah penjelasan mengenai Pengertian Asteroid, Ciri, Klasifikasi dan Contohnya, semoga apa yang dijelaskan mengenai asteroid ini dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Lihat Juga  √ Kriya Logam : Pengertian, Jenis, Sejarah, Alat, Bahan, dan Prosedur
Lihat Juga  √ Pengertian Obligasi, Karakteristik, dan Jenis, Menurut Para Ahli
Lihat Juga  √ Pengertian Gulma, Jenis, Contoh dan Cara Pengendaliannya