√ Pengertian IMF, Tujuan, Anggota dan Fungsinya

Diposting pada

Pendidikan.Co.Id – Pada saat ini kita akan membahas mengenai IMF (Internasional Montery Fund), untuk lebih jelasnya langsung saja baca artikel dibawah ini :

Pengertian IMF, Tujuan, Anggota dan Fungsinya

Pngertian IMF (International Monetary Fund)

IMF merupakan singkatan dari International Monetary Fund kalau dalam bahasa Indonesia disebut dengan Dana Moneter Internasional (DMI). IMF atu DMI merupakan sebuah organisasi dunia yang bertugas untuk mengatur sistem keuangan internasional serta juga menyediakan pinjaman kepada negara-negara yang membutuhkannya. Sejarah IMF dimulai pada saat pertama kali didirikan pada tanggal 27 September pada tahun 1945 sebagai bagian dari usaha dalam memperbaiki kerusakan perekonomian internasional akibat Perang Dunia II. Tujuan dari IMF ialah untuk meningkatkan kerja sama moneter internasional, mengembangkan ekspansi serta juga pertumbuhan yang seimbang dalam perdagangan internasional, dan juga meningkatkan stabilitas kurs Negara anggota. IMF sekarang ini bertempatkan di Washington DC, Amerika Serikat.

IMF ini bertugas untuk membantu Negara-negara anggota yang sedang mengalami kesulitan ekonomi dengan cara meminjamkan bantuan dana dengan suku bunga pinjaman yang ditetapkan. Dengan syaratnya, negara penerima bantuan pinjaman tersebut diminta mengikuti kebijakan IMF serta juga Bank Dunia dalam mengatur perekonomian Negara itu. Contohnya, dengan melakukan privatisasi badan usaha milik Negara serta juga menerapkan sistem ekonomi pasar. IniIah yang sering merugikan perekonomian negara penerima bantuan. Oleh sebab itu, sejak reformasi 1998 Indonesia bertekad untuk mengurangi ketergantungan kepada IMF.

Tujuan IMF

Tujuan dari IMF awalnya untuk dapat menata alat pembayaran (uang) yang nilai standarnya rusak akibat perang dunia ke-II. Namun, seiring perkembangannya yang semakin maju serta juga semakin kompleks permasalahan perekonomian dunia, tujuan utama dari organisasi IMF pun juga bertambah.Tujuan utama berdirinya IMF terdiri dari, diantaranya:

  1. Membantu dalam memperlancar kerja sama dengan melalui perundingan-perundingan dalam bidang keuangan.
  2. Membantu dalam memperlancar perdagangan intemasional.
  3. Membantu dalam memecahkan permasalahan perekonomian negara anggota sehingga bisa memperluas kesempatan kerja.
  4. Membantu negara anggota untuk dapat memperbaiki serta juga mengatasi kesulitan pembayaran luar negeri dengan melalui pemberian pinjaman.
  5. Mengusahakan tercapainya stabilitas nilai mata uang (valuta) serta juga mewujudkan sistem pembayaran internasional sehingga dapat mengurangi hambatan perdagangan antarnegara.
  6. Membantu dalam mengatasi ketidakseimbangan struktur neraca pembayaran negara-negara anggota.

Fungsi IMF

Menurut DMI sendiri, organisasi ini berusaha untuk mendorong pertumbuhan serta juga  kestabilan ekonomi global dengan mengeluarkan kebijakan, saran, dan juga dana kepada anggota dan juga bekerja sama dengan negara berkembang dalam membantu mereka mencapai kestabilan ekonomi makro serta juga mengurangi tingkat kemiskinan. Alasannya ialah pasar modal swasta internasional tidak sempurna serta juga banyak negara yang tidak mampu untuk mengakses pasar keuangan. Ketidaksempurnaan pasar serta juga pendanaan neraca pembayaran menjadi salah satu alasan pendanaan resmi. Tanpa pendanaan resmi, negara tersebut akan menerapkan suatu kebijakan ekonomi yang buruk demi menutupi ketidakseimbangan neraca pembayarannya. DMI tersebut menyediakan berbagai sumber alternatif dalam masalah keuangan.

Setelah IMF didirikan, terdapat tiga fungsi utamanya yakni sebagai berikut

  • mengawasi kesepakatan nilai tukar tetap antarnegara,
  • membantu pemerintah dalam mengelola nilai tukarnya sehingga akan memungkinkan pertumbuhan ekonomi,
  • serta juga menyediakan modal jangka pendek untuk dapat membantu neraca pembayaran.

Negara anggota IMF

Tidak semua negara anggota dari IMF ini berdaulat, artinya tidak semua “negara anggota” IMF merupakan anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Karena ada pula “negara anggota” DMI non-PBB yang merupakan daerah istimewa di bawah kedaulatan negara anggota PBB, yakni Aruba, Curaçao, Hong Kong, dan Makau, serta Kosovo. Para anggota menunjuk ex-officio anggota berhak suara. Semua anggota IMF meruapakan anggota Bank Rekonstruksi serta juga Pembangunan Internasional (IBRD).

Bekas anggota DMI melingkupi Kuba (keluar tahun 1964) dan Republik Cina yang dikeluarkan dari PBB tahun 1980 setelah Presiden Jimmy Carter itu mencabut dukungannya serta digantikan oleh Republik Rakyat Cina. Namun demikian, “Provinsi Taiwan Cina” masih terdaftar di indeks resmi IMF.

Selain dari Kuba, negara PBB lainnya yang bukan anggota DMI yakni Andorra, Liechtenstein, Monako, Nauru, serta juga Korea Utara.

Bekas Cekoslowakia dikeluarkan pada tahun 1954 karena “tidak menyediakan data yang diperlukan” serta diterima kembali pada tahun 1990 setelah Revolusi Beludru. Polandia juga keluar tahun 1950 konon karena di bawah tekanan Uni Soviet serta juga diterima kembali tahun 1986.

Nah itulah penjelasan mengenai Pengertian IMF, Tujuan, Anggota dan Fungsinya , semoga apa yang dijelaskan dapat bermanfaat untuk anda.

Lihat Juga  √ Pengertian Negara Berkembang, Ciri, Indikator, dan Contohnya
Lihat Juga  √ Pengertian Mitosis, Ciri dan Tahap Pembelahan
Lihat Juga  √ Pengertian Sumber Hukum, Macam dan Contohnya