√ Vektor: Pengertian, Gambar, Notasi, Macam, Sifat dan Nilai atau Besarnya

Diposting pada

Pendidikan.Co.Id – Pada artikel sebelumnya sudah dijelaskan mengenai pengertian dari besaran dan satuan didalam besaran terdapat sub besaran yakni besaran vektor, pada artikel ini maka akan dijelaskan mengenai pengertian vektor, berikut ini ulasannya :

Pengertian Vektor

Besaran vektor merupakan suatu besaranyang memiliki atau mempunyai nilai (besar) dan arah. Besaran Vektor atau sering disebut juga dengan Vektor ini merupakan suatu besaran fisika yang memiliki besar dan arah. untuk dapat lebih mudah dimengerti mari liat ilustrasi berikut ini :

Vektor: Pengertian, Gambar, Notasi, Macam, Sifat dan Nilai atau Besarnya
Pada gambar ilustrasi di atas, kecepatan adalah suatu besaran vektor sedangkan pada kelajuan merupakan besaran skalar.

Motor A dan motro B bergerak dalam menuju arah yang berlawanan, dengan kecepatan seperti ditunjukkan ialah pada kecepatan 120 km/h. Meskipun angka kelajuan pada 2 motor diatas sama, namun kecepatan kedua motor tersebut berbeda, untuk dapat membedakan kedua jenis besaran tersebut (kecepatan dan kelajuan), maka diperlukanlah konsep dari vektor dan juga konsep dari skalar untuk membedakannya.

 Cara Menggambarkan Vektor

Sebuah vektor itu digambarkan dengan sebuah anak panah (→) yang terdiri atas pangkal, panjang dan arah anak panah. Perhatikan gambar contoh vektor berikut ini:
Vektor: Pengertian, Gambar, Notasi, Macam, Sifat dan Nilai atau Besarnya
Seperti anak panah pada gambar diatas, pangkal anah panah tersebut menunjukkan titik tangkap (titik awal) dari sebuah vektor, panjang anak panah tersebut mewakili besar atau suatu nilai vektor (semakin panjang anak panah maka akan semakin besar juga nilai atau harga vektor, begitu juga sebaliknya), sedangkan pada arah anak panah menunjukkan arah vektor.

Untuk dapat lebih jelas tentang cara menggambarkan vektor, silahkan kamu perhatikan contoh gambar vektor di bawah ini.
Vektor: Pengertian, Gambar, Notasi, Macam, Sifat dan Nilai atau Besarnya

  1. (a) menunjukkan vektor gaya F dengan sebesar 5 N ke arah kanan
  2. (b) menunjukkan vektor gaya F dengan sebesar 10 N ke arah kiri.

Cara Menuliskan Notasi Vektor

Penulisan simbol atau lambang vektor tersebut juga dapat dilakukan dengan 2 cara antara lain sebagai berikut:
1. Vektor tersebut disimbolkan dengan dua huruf besar atau dengan satu huruf namun di atasnya diberi tanda anak panah.
Vektor: Pengertian, Gambar, Notasi, Macam, Sifat dan Nilai atau Besarnya
2. Vektor tersebut disimbolkan dengan dua huruf besar atau juga  satu huruf yang ditebalkan
Vektor: Pengertian, Gambar, Notasi, Macam, Sifat dan Nilai atau Besarnya
Apabila kamu menggunakan dua huruf, maka pada huruf pertama (A) merupakan titik asal vektor, atau disebut juga dengan sebutan pangkal vektor. Huruf di belakang (B) ialah arah vektor atau titik terminal atau disebut juga dengan sebutan ujung vektor.

Macam-Macam Vektor

Di dalam fisika, macam-jenis vektor itu terdapat dua macam, yaitu vektor sejajar serta juga vektor berlawanan. Untuk lebih jelas  mengenai kedua macam vektor tersebut, silahkan perhatikan gambar berikut:
Vektor: Pengertian, Gambar, Notasi, Macam, Sifat dan Nilai atau Besarnya

1. Vektor Sejajar

Vektor sejajar merupakan dua vektor atau lebih yang memiliki arah serta juga besar yang sama. Pada gambar di atas, contoh vektor sejajar ialah pada vektor b dan c.

2. Vektor Berlawanan

Vektor berlawanan merupakan dua atau lebih vektor yang mempunyai atau memiliki besar yang sama namun arahnya berlawanan. Jika dilihat pada gambar di atas, maka contoh vektor berlawanan ialah pada vektor c dan d.

Sifat-Sifat Vektor

Vektor mempunyai atau memiliki sifat-sifat antara lain ialah sebagai berikut :

  • Dapat dipindahkan dengan syarat nilai atau besar serta arahnya itu tidak berubah
  • Dapat dijumlahkan
  • Dapat dikurangkan
  • Dapat diuraikan
  • Dapat dikalikan

Besar Vektor

Dari penjelasan diatas , kita sudah mengetahu bahwa selain memiliki arah, vektor tersebut juga memiliki besar yang dinyatakan ialah sebagai besar vektor. Besar vektor tersebut menyatakan nilai dari suatu vektor. Besar vektor dinyatakan dengan cara melalui simbol huruf yang ditulis miring tanpa ditebalkan serta juga tanpa tanda anak panah (→) di atasnya, atau dituliskan dengan sebagai harga mutlak (| |) vektor tersebut.
Vektor: Pengertian, Gambar, Notasi, Macam, Sifat dan Nilai atau Besarnya
Dengan berdasarkan definisinya, besar vektor ialah besaran skalar serta nilainya itu selalu positif (+).

Penjumlahan Vektor

Operasi penjumlahan vektor merupakan mencari sebuah vektor yang komponen – komponennya itu adalah jumlah dari kedua komponen-komponen vektor pembentuknya, sederhanya berarti mencari resultan dari 2 vektor.

  • Vektor Segaris
    Untuk vektor segaris, resultannya antara lain ialah : R = A + B + C + n dst
  • Vektor Tidak Segaris
    Jika sobat menemukan penjumlahan vektor tidak segaris seperti pada gambar dibawah ini

Vektor: Pengertian, Gambar, Notasi, Macam, Sifat dan Nilai atau Besarnya

Jika anda menemukan soal penjumlahan vektor seperti pada gambar diatas , maka berikut ini merupakan bentuk rumus dan penyelesaiannya : (Perhatikan gambar dibawah)

Vektor: Pengertian, Gambar, Notasi, Macam, Sifat dan Nilai atau Besarnya

Menurut aturan cosinus dalam segitiga,

(OR) 2 = (OP) 2 + (PR) 2 – 2 (OP)(PR) cos (180o – α)
(OR) 2 = (OP) 2 + (PR) 2 – 2 (OP)(PR) -(cos α)
(OR) 2 = (OP) 2 + (PR )2 + 2 (OP)(PR) cos α
Apabila OP = A, PR = B, dan Resultan ‘R’ = OR
Maka didapat persamaan
R2 = A2 + B2 + 2AB cos α
Rumus menghitung resultan vektornya
R2 = A2 + B2 – 2AB cos α

Pengurangan Vektor

Pengurangan vektor pada prinsipnya sama dengan dengan penjumlahan vektor namun yang membedakannya ialah salah satu vektor yang mempunyai atau memiliki arah yang berlawanan.

Contoh Pengurangan Vektor
Vektor A bergerak ke arah selatan dan B bergerak ke arah utara maka resultannya adalah R = A + (-B) = A – B.

Rumus Cepat Vektor
Untuk dapat mengerjakan vektor dengan mudah serta juga cepat maka berikut merupakan Rumus Cepatnya !

Apabila α = 00 maka R = V1 + V2
Apabila α = 900 maka R = √(V12 + V22)
Apabila α = 1800 maka R = | V1 + V2 | –> nilai mutlak
Apabila α = 1200 dan V1 = V2 = V maka R = V

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai Vektor: Pengertian, Gambar, Notasi, Macam, Sifat dan Nilai atau Besarnya, Semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Lihat Juga  √ Pengertian Karbonasi, Manfaat, Kerugian, dan Tujuan
Lihat Juga  √ Pengertian Pantun Berkait, Ciri dan Contohnya
Lihat Juga  √ Pengertian Majas Hiperbola, Ciri, Beserta 22 Contohnya